Menghadapi perasaan tidak yakin ketika menjalani karier dapat membuat kamu merasa jenuh. Keraguan seperti ini bahkan akan membuat kamu harus mempertimbangkan untuk tetap bertahan dengan job yang digeluti atau segera resign dan mencari pekerjaan baru.

Bukan hanya faktor dari luar, seperti semakin sulitnya tugas yang diterima juga menjadi penyebab timbulnya perasaan ragu dengan karier yang dijalani. Bosan dengan rutinitas kerja, tidak yakin dengan kemampuan diri, dan perasaan negatif dari dalam diri lainnya juga merupakan faktor timbulnya masalah tersebut.

Jika kamu sedang merasa tidak yakin dengan karier saat ini, mungkin hal berikut ini yang jadi alasannya.

1. Tidak Menjalani Pekerjaan dengan Sepenuh Hati

Credit: Hipwee

Tidak menjalani pekerjaan dengan sepenuh hati merupakan kesalahan yang umum dijumpai. Jika dibiarkan, keadaan seperti itu dapat memicu timbulnya perasaan ragu yang kemudian mengarah pada keputusan akankah kamu tetap mempertahankan pekerjaan sekarang atau tidak.

Apabila merasa bahwa pekerjaan saat ini tidak membuat kamu bersemangat untuk melakukannya, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk menyerah. Jika kamu selalu berkeinginan untuk resign tiap menghadapi kesulitan dalam pekerjaan, maka ini adalah pemikiran yang harus dihindari.

Salah satu tindakan yang bisa dilakukan yaitu mencoba sedikit demi sedikit untuk mencintai kariermu sepenuh hati. Jika biasanya kamu sedikit merasa malas ketika mengerjakan tugas, maka mulailah untuk lebih bersemangat dan tanamkan dalam pikiran Anda bahwa ini adalah tantangan agar bisa meraih jenjang karier lebih tinggi.

2. Belum Mengetahui Tujuan Karier

Credit: Fimela

Jalannya karier dan juga perkembangannya merupakan hal yang harus direncanakan oleh diri sendiri. Tanpa arah atau target yang jelas, sudah pasti kamu akan menemukan kesulitan untuk menjalani pekerjaan dengan fokus. Satu-satunya cara untuk mengakhiri perasaan ragu tersebut dengan segera membuat rencana untuk karier kamu kedepannya, baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Tentukan target-target yang harus kamu capai, agar pekerjaan menjadi lebih menantang. Kamu juga perlu melakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan-kekurangan diri, kemudian memperbaikinya.

3. Enggan Menerima Kritik dan Masukan

Credit: Hipwee

Meski sudah berusaha menyelesaikan tugas dengan semaksimal mungkin, kadang  hasil tersebut masih perlu direvisi. Nah, yang menjadi masalah terkadang beberapa orang menyampaikan pendapat bukan dalam bentuk masukan, tapi menjurus ke bentuk kritik.

Sebagian orang mungkin meragukan kemampuan diri mereka sendiri dalam bekerja, hanya karena telah menerima kritik dari orang lain. Jika kamu adalah salah satunya, maka ketahuilah bahwa meski cara penyampaiannya kurang baik, kritik dapat membantu untuk mengetahui letak kekurangan pada hasil kerjamu.

Selain itu, kritik juga bisa membuat mental kamu menjadi lebih kuat. Jadi, jangan jadikan kritik sebagai alasan untuk meragukan keahlian Anda dalam menyelesaikan pekerjaan.

4. Khawatir Pekerjaan akan Semakin Sulit

Credit: Jawapos

Semakin ketatnya kompetisi di dunia kerja, tentu membuat karier menjadi lebih menantang. Meski tugas yang dibebankan menjadi lebih sulit, agar bisa tetap mempertahankan pekerjaan yang dimiliki, seseorang tentu harus mampu memiliki daya saing agar posisi yang ditempati tetap aman.

Kamu mungkin tiba-tiba merasa tidak yakin apakah mampu atau tidak untuk menghadapi beban pekerjaan yang semakin berat. Jika kamu sedang menghadapi situasi seperti itu, cobalah untuk mengingat alasan mengapa kamu memilih untuk terjun dalam pekerjaan tersebut.

Hal yang perlu kamu pahami saat ragu dalam bekerja adalah kesulitan yang dihadapi tidak akan membuat kamu menjadi lemah atau bahkan menyerah. Tanamkan pola pikir bahwa hal tersebut merupakan tantangan yang menuntutmu untuk menjadi kuat dan berkembang dalam kerasnya dunia kerja.

 

Featured Image - Liputan 6