Manusia bisa memang bisa bertahan hidup selama berhari- hari tanpa makanan. Tapi sayangnya hal tersebut tidak berlaku bagi kebutuhan air di dalam tubuh, karena sebanyak 50% tubuh manusia terdiri dari air.

Banyak fungsi tubuh yang bergantung pada kehadiran air. Disisi lain, aktivitas yang kamu lakukan sehari- hari sering membuat tubuh kehilangan cairan, di antaranya melalui urin, keringat, hingga sekedar bernapas. Seperti yang telah diketahui, akan berbahaya jika tubuh tidak bisa memenuhi kebutuhan cairan hariannya.

Untuk itu, kamu perlu mengetahui beberapa risiko yang ditimbulkan apabila tubuh kekurangan cairan. Seperti:

1. Dehidrasi

Credit: Jawapos

Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh tidak selalu ditandai dengan rasa haus atau dahaga. Tetapi, juga bisa ditandai dengan mulut kering, mudah lelah, urin berwarna kuning gelap hingga mata yang cekung. Dalam jangka panjang, dehidrasi akan mengakibatkan tekanan darah rendah, kulit kehilangan elastisitas, hingga sakit kepala atau migrain.

Jika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dengan baik, aliran darah dan oksigen ke otak menjadi tidak lancar. Bahkan, ketika kamu mengalami dehidrasi berat tubuhmu akan bisa mengalami syok, koma, bahkan hingga kematian.

2. Menganggu kekuatan otot, sendi dan temperatur tubuh

Credit: Hipwee

Apabila tubuh kekurangan cairan walaupun hanya sebanyak 5% dari kebutuhan hariannya, maka akan kekuatan otot pun dapat terganggu. Karena, air berfungsi untuk melumaskan sendi agar gerakan tubuh tetap lancar dan mencegah kekauan. Selain mengalirkan oksigen ke otak, air juga berfungsi mengalirkan oksigen ke otot, terutama ketika otot digunakan untuk berolahraga.

3. Menganggu sistem kekebalan tubuh

Credit: Suara

Air berfungsi melembabkan kotoran di dalam tubuh termasuk pada urine manusia. Kekurangan urin menyebabkan terbangunnya limbah pada tubuh, dan membuat sistem kekebalan tubuh menjadi terganggu.dan akibatnya tubuh menjadi mudah terserang penyakit.

4. Sembelit atau konstipasi

Credit: Detik Food

Air dapat membantu usus besar untuk mencerna makanan dan membantuk tinja. Tetapi, jika usus besar tidak berkontraksi dengan baik, maka usus dapat menyerap terlalu banyak air sehingga menyebabkan sembelit.

Menurut Ohio State University Wexner Medical Center, tidak cukup minum air putih adalah salah satu penyebab sembelit yang paling umum. Selain itu, sembelit atau konstipasi juga dapat menyebabkan wasir dan pendarahan rektum.

 

Featured Image - Detik Health