Saat ini, seluruh umat Muslim di berbagai penjuru dunia tengah menjalani ibadah puasa. Hal ini merupakan sebuah kewajiban yang mesti dijalani, baik orang dewasa, maupun anak-anak yang sudah mengalami akil baligh. Meski demikian, ada pula anak yang justru sudah diajari puasa sejak kecil, lho.

Idealnya, anak sudah dapat mulai berpuasa sejak ia berusia 4 tahun. Tetapi, mengenalkan dan mengajari anak melakukan puasa – bukanlah perkara mudah. Mungkin sebagian besar orangtua – juga mengalami kesulitan dalam melakukan hal tersebut. Apakah Si Kecil juga sulit diajari puasa, moms?

Tak perlu khawatir, karena ada beberapa cara yang bisa diterapkan – untuk bantu mengajari anak berpuasa. Biar tidak penasaran – yuk langsung simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

 

 

Kenalkan Dahulu Konsep Berpuasa

Credit Image - halodoc.com

Hal pertama yang perlu dilakukan orangtua, yaitu mengenalkan konsep puasa pada anak. Sebenarnya, tahap ini juga sudah bisa dijalani – bahkan, sebelum memasuki bulan Ramadhan, lho. Tapi, tidak apa-apa kok kalau baru dilakukan sekarang, moms.

Orangtua dapat menjelaskan bahwa saat puasa, seseorang diharuskan untuk menahan napsu makan, minum, dan amarah. Beri tahu juga Si Kecil mengenai kegiatan dan aktivitas yang perlu dilakukan selama Ramadhan – seperti shalat Tarawih, sahur, dan berbuka puasa.

 

Berikan Motivasi Agar Makin Semangat

Biar Si Kecil tetap semangat dalam belajar berpuasa – orangtua perlu memberikan motivasi ya. Selain menambah semangat anak, motivasi juga diperlukan agar anak tetap yakin pada dirinya sendiri. Ketika mengenalkan konsep puasa – pastikan moms juga memberi dukungan penuh agar Si Kecil lebih percaya diri.

Dengan demikian, anak pun lebih mudah menjalani ibadah puasa – bahkan, ia tidak merasa terbebani akan kewajiban tersebut. Kalau tips yan satu ini, apakah kamu sudah menerapkannya pada Si Kecil, moms?

 

Hindari Memaksa!

Credit Image - halodoc.com

Dikutip dari CNN Indonesia – banyak orangtua yang sudah mengajak anak berpuasa sejak usia 4 tahun. Meski demikian, sebaiknya hindari melakukan pemaksaan – apalagi, memaksakan anak harus berpuasa secara penuh, atau memaksanya ikut puasa di usia 4 tahun. Ingat, orangtua juga perlu memperhatikan kondisi Si Kecil, lho.

Ada kalanya anak tidak sanggup berpuasa selama seharian penuh dan meminta buka puasa di awal. Ini sangat wajar dialami kok. Bisa saja, anak terlalu lelah – atau mengalami dehidrasi. Nah, orangtua wajib memberi kelonggaran berpuasa ya.

 

Jadikan Momen Berpuasa Terasa Menyenangkan

Ketika mengajak anak berpuasa, orangtua harus membiarkan anak melakukan apa yang biasa mereka lakukan – misalnya, bermain. Moms, tak perlu melarangnya melakukan berbagai aktivitas – hanya karena takut ia menjadi lapar. Sebab, jika terlalu banyak larangan, anak justru menanggap puasa bukanlah aktivitas yang menyenangkan, lho.

Sebaiknya, tetap biarkan anak melakukan kegiatan ya. Sebab, dengan aktivitas ringan – anak justru bisa melupakan rasa haus dan laparnya, sehingga tidak meminta berbuka puasa lebih awal. Yang penting, jadikan momen berpuasa – terasa menyenangkan bagi Si Kecil.

 

Ciptakan Suasana Sahur yang Mengasyikkan

Credit Image - lifestyle.kompas.com

Anak memang cenderung lebih sulit bangun untuk sahur, karena belum terbiasa. Di momen ini, orangtua dianjurkan mengajak anak untuk sahur – sejak sebelum ia pergi tidur. Ingatkan anak untuk bangun saat waktu sahur tiba. Hal ini ditujukan agar anak terstimulasi, sehingga ia mau bangun di tengah malam.

Selain itu, orangtua juga bisa meminta pendapat anak mengenai menu sahur favoritnya. Dengan demikian, Si Kecil lebih bersemangat mengikuti sahur.

Atau, kamu juga bisa mengajak anak memasak sahur bersama – yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya. Ketika masakannya dimakan dengan anggota keluarga dan mendapat apresiasi, maka anak pun merasa semakin percaya diri akan kemampuannya.

 

Anak Sudah Mulai Jalani Puasa? Terapkan Pula Tips Ini

Kalau Si Kecil sudah siap untuk menjalani ibadah puasa pertamanya – perhatikan pula sejumlah tips ini, agar ia mampu berpuasa dengan baik. Apa saja yang mesti dilakukan?

  • Pastikan kebutuhan cairan anak terpenuhi
  • Hindari anak makan sembarangan
  • Atur pola makan anak dengan baik – jangan sampai ia makan berlebihan ya!
  • Anak perlu waktu istirahat yang cukup, jadi perhatikan pula pola tidurnya selama bulan puasa
  • Pastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi ya

Terkait dengan kebutuhan nutrisi Si Kecil selama berpuasa – hal ini juga akan memengaruhi perkembangan anak, lho. Pastikan kebutuhan kalori harian anak sudah cukup – melalui menu saat sahur dan berbuka puasa.

Berikan ia menu makanan kaya akan karbohidrat sehat, protein, serat – dan juga vitamin yang dapat bantu anak tetap sehat dalam menjalani ibadah puasa. Untuk vitamin, moms bisa berikan melalui sumber makanan, seperti sayur dan buah – maupun dari multivitamin untuk bantu penuhi kebutuhan vitaminnya, lho.

Untuk multivitamin, disarankan memberi Enervon-C Plus Sirup anak – yang mengandung Vitamin A, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Vitamin C, dan Vitamin D untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, sekaligus menjaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah sakit.

 

Wah, bagaimana nih? Cukup jelas ya ulasan mengenai cara mengajari anak untuk berpuasa. Apakah Si Kecil sudah mulai menjalani ibadah puasa pertamanya, moms?

 

 

Featured Image - sayangianak.com 

Source - cnnindonesia.com