Siapa di sini yang tengah memiliki keinginan untuk mengundurkan diri dari tempat kerja yang sekarang? Wah, kalau begitu, kamu perlu memberikan alasan resign yang masuk akal, lho! Memang, kegalauan saat ingin keluar dari pekerjaan, pasti tidak jauh dari membuat sebuah alasan yang akan diberikan kepada atasan.

Mungkin tidak semua orang bisa secara gamblang mengungkapkan perasaan sesungguhnya. Belum lagi, kalau manajemen kantor mungkin saja tidak menerima alasan resign apapun – kemudian, menyulitkan pegawainya untuk keluar dari pekerjaan tersebut.

Nah, untuk itu, jangan terburu-buru membuat alasan resign ya. Namun, pikirkan dengan matang terlebih dahulu – dan pastinya berikan alasan yang masuk akal. Untuk memudahkanmu, berikut ini ada 5 alasan yang bisa digunakan, lho.

Apa saja? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

 

 

Mendapatkan Penawaran yang Lebih Baik

Credit Image - lifepal.co.id

Alasan resign yang satu ini sepertinya cukup klasik – dan sering digunakan oleh para pekerja. Apakah kamu juga pernah memakai alasan yang satu ini? Dalam bekerja di perusahaan, tentunya kamu perlu memprioritaskan kelanjutan dari karir ya.

Jika kamu masih bekerja dalam sebuah perusahaan, kemudian mendapat tawaran yang lebih baik, seperti gaji lebih besar, atau bekerja di perusahaan ternama dengan tunjangan yang tinggi – maka sebaiknya jujur saja. Untuk mendapatkan karier dan pengalaman yang lebih baik kamu juga butuh meninggalkan sesuatu – tapi ini bukan berarti melupakan.

 

Terjebak Dalam Lingkungan yang Toxic

Ternyata, tidak sedikit orang yang terjebak dalam lingkungan kerja tidak baik – alias toxic environment, lho. Bahkan, banyak orang yang bertahan semampunya, demi pekerjaan yang dimiliki walaupun sudah tidak tahan dengan lingkungan kerja.

Lingkungan bekerja yang buruk tersebut dapat berarti rekan-rekan kerja ‘rumpi’, manajemen yang tidak menghargai pekerjaanmu, atau jam kerja yang sudah merusak pola hidupmu. Jadi, sah-sah saja untuk memberikan alasan resign seperti demikian, sebab kamu juga berhak untuk keluar dari lingkungan yang buruk.

 

Buruknya Pembagian Waktu Bekerja

Credit Image - talenta.co

Setiap orang pasti punya kesibukan lain di luar kerja. Sayangnya, beberapa perusahaan memiliki work life balance yang buruk, sehingga membuat pekerjanya terpaksa bekerja melampaui jam yang sudah ditentukan.

Selain itu, tak sedikit pula pekerja yang masih harus bekerja di hari libur. Kondisi tersebut pastinya tidak baik untuk kesehatan diri, baik mental maupun fisik. Jadi, kalau kamu merasa waktu bekerja dan kehidupan pribadi sudah tak lagi seimbang – boleh lho mengajikan ini sebagai alasan resign.

Kesehatan tetap perlu diperhatikan seberat apapun pekerjaan, kamu berhak mendapatkan pekerjaan yang mendukung kehidupan sosial pribadi juga.

 

Tidak Dapat Berkembang? Saatnya Untuk Mencari Pekerjaan Lain!

Apakah kamu pernah merasa stuck di dalam satu pekerjaan? Atau merasa bosan dan tidak bisa berkembang? Mungkin, sudah saatnya kamu untuk resign, kemudian carilah pekerjaan lain yang lebih baik lagi!

Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, seperti merasa tak berkembang, sudah bekerja terlalu lama, atau jenis pekerjaan yang templates sehingga kekampuan tidak bisa lagi terasah melalui pembelajaran yang baru.

Kalau kamu merasa seperti ini, apalagi sampai menganggap bekerja sebuah beban berat, maka taka da salahnya untuk memberi tahukan kondisi tersebut sebagai alasan resign ya.

 

Gaji yang Tidak Sesuai

Credit Image - lifepal.co.id

Masalah gaji merupakan hal yang paling umum digunakan sebagai alasan resign. Beberapa pegawai merasa bahwa gaji underpaid, atau malah tidak sesuai dengan tanggung jawab yang dikerjakan, lho. Tapi sayangnya, tidak semua orang berani mengungkapkan hal tersebut ke manajemen – dan memilih untuk mempertahankan pekerjaan karena adanya rasa takut.

Jika hal ini terjadi kepadamu, yuk cobalah usir rasa takut – dan cobalah untuk menyampaikannya ya! Ingatlah bahwa gaji merupakan hal dari seorang pegawai, maka kamu juga memiliki hal dalam mendapatkannya.

Namun, kalau kamu sudah menyampaikan keluhan tersebut, kemudian negosiasi antara manajemen tidak berhasil, maka ini waktunya untuk mencari pekerjaan yang lain. Carilah perusahaan yang mampu membayarmu sesuai kemampuan dan tanggung jawab yang kamu berikan.

 

Nah, itulah kelima alasan resign terbaik dan masuk akal – yang pastinya bisa digunakan ketika hendak keluar dari perusahaan tempat bekerja. Tapi ingat, kalau kamu punya alasan personal lainnya, bisa juga disampaikan, lho. Yang penting, selalu ikuti kata hati ya!

 

 

Featured Image - talenta.co