Walaupun tidak semua orang pandai dalam matematika, namun berhitung merupakan kemampuan dasar yang harus dikuasai oleh anak. Agar anak belajar berhitung dengan benar, orangtua harus mengajari mereka sama ketika mengajari anak membaca dan menulis.

Berikut ini 4 cara jitu agar anak belajar berhitung dengan benar, yang bisa kamu terapkan

1. Kenalkan dan kuatkan dasar dari konsep berhitung

Credit: Medcom.id

Ajarkan anak konsep berhitung yang tepat sejak mereka usia dini. Hal ini akan menghindarkan anak dari kasus menghapal. Berhitung dengan cara mengingat atau bahkan menghapal justru akan menimbulkan masalah pada anak nantinya.

Mengenalkan konsep berhitung bisa dimulai dengan menghitung jumlah kancing baju anak, menghitung jari- jari tangannya ketika mandi, menghitung jumlah mobil yang ada di parkiran, dan lain sebagainya. Kamu bisa membuat kegiatan belajar menghitung menjadi sesuatu yang menyenangkan.

2. Gunakan contoh yang konkrit atau pasti

Credit: Dreamstime.com

Daripada sekedar menulis atau hanya menunjukkan angka- angka pada anak, lebih baik tunjukkan objek asli sesuai dengan jumlah yang diinginkan. Misalnya, ketika kamu ingin mengajarkan konsep 3 tambah 2, gunakan lima buah apel atau keping lego, atau kamu bisa menggunakan benda- benda apapun yang sudah lebih dikenal oleh anak.

Ambil 3 benda yang kamu gunakan di atas meja, kemudian minta anak untuk menghitungnya. Lalu ambil 2 benda lainnya, dan letakkan di samping 3 benda yang sudah kamu taruh lebih awal. Kemudian, minta anak untuk menghitung jumlahnya secara keseluruhan. Cara ini membuat anak belajar berhitung dengan mudah.

3. Buat progress secara berkala

Credit: Pop Mama

Setelah anak belajar tambah- tambahan menggunakan benda yang ada di sekelilingnya, sekarang saatnya kamu untuk mengenalkan konsep hitung pengurangan. Kamu bisa menggunakan metode yang sama dengan tambah- tambahan, dengan menggunakan benda- benda yang ada di sekitarnya.

Kamu bisa menggunakan buah apel lagi, susun 5 apel secara menyamping. Lalu, tanyakan terlebih dahulu pada anak, ada berapa buah apel yang ada di hadapannya. Jika anak berhasil menghitungnya, minta ia untuk ambil 2 buah apel. Kemudian, letakkan kedua buah apel tersebut di meja lainnya.

Tanyakan kembali, ada berapa buah apel yang tersisa. Sambil kamu melakukan hal ini, coba tuliskan angka 5 di atas kertas saat anak berhasil menghitung buah apel. Lalu, tuliskan angka 2 setelah ia mengambil 2 buah apel. Dan tuliskan angka 3 ketika anak berhasil menjawab berapa buah apel yang tersisa.

Anak akan belajar dua hal dari kegiatan ini yaitu mengenal metode hitung pengurangan beserta symbol angkanya. Pada intinya, saat anak menguasai suatu konsep berhitung, kamu bisa mengulang lalu menambahkan lagi dengan konsep yang baru.

4. Hindari memaksa anak belajar berhitung terlalu cepat

Credit: Parenting Dream

Ajarkan anak sesuai dengan tahap perkembangan dan tahap belajarnya. Jangan terburu- buru mengajarinya berhitung, karena yang cepat belum tentu selalu tepat.

Amati dan nilai kemampuan serta pemahaman si kecil. Jika diperlukan, kamu bisa mengulangnya kembali ke tahap awal. Meski hal ini terlihat buang- buang waktu, tetapi ini tidak apa- apa. Kamu harus tetap focus pada si kecil yang nantinya akan memiliki kemampuan berhitung yang baik.

Kemampuan berhitung memang penting, tapi ini bukanlah segalanya. Masih ada banyak lagi kemampuan anak yang perlu diasah, misalnya kemampuan berbahasa, bersosialisasi, dan lain sebagainya. 

 

Featured Image - Orami Parenting