Selama puasa, asupan vitamin penting sekali untuk dipenuhi sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga dan tidak gampang lemas. Nah, ini termasuk vitamin C yang memiliki peran besar terhadap seluruh fungsi organ tubuhmu.

Ingat, vitamin C termasuk jenis nutrisi yang tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuhmu, lho. Untuk itu, memenuhi kebutuhannya dengan mengonsumsi sumber makanan kaya akan vitamin C – dan meminum suplemen sangat direkomendasikan.

Biar penyerapan vitamin C di bulan puasa semakin maksimal, ada deretan tips penting yang mesti diterapkan. Apa saja? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

 

 

Hindari Memasak Sayur Vitamin C Terlalu Lama

Credit Image - lifestyle.kompas.com

Perlu diketahui, vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air, berarti kandungannya mudah hilang, apalagi jika terkena panas. Jadi, untukmu yang ingin mengonsumsi sumber makanan kaya vitamin C, pastikan tetap perhatikan proses pengolahannya ya.

Agar kandungan vitamin C tetap utuh, hindari memasak dengan cara dipanggang atau direbus terlalu lama. Kedua cara tersebut dapat mengurangi kadar vitamin dalam makanan, lho. Semakin baik kualitas nutrisi makanan, maka semakin optimal pula tubuh dapat menyerapnya.

 

Batasi Konsumsi Minuman Berkafein

Minuman yang mengandung kafein memiliki sifat diuretik, yaitu, membuat tubuh memproduksi urin lebih banyak. Ketika kamu minum kafein, vitamin C yang sudah kamu konsumsi sebelumnya menjadi sangat mudah larut, bahkan gampang terbuang bersama urin.

Selain itu, kafein juga dapat memengaruhi fungsi sel lambung dan usus, sehingga vitamin C menjadi lebih sulit untuk masuk ke aliran darah. Jadi, coba kurangi asupan kafein, ya. Agar selama puasa, tubuh mampu menyerap nutrisi secara maksimal.

 

Kurangi Konsumsi Makanan Tinggi Gula

Credit Image - sunlife.co.id

Vitamin C yang kamu konsumsi akan diproses melewati dinding usus, kemudian penyerapannya dilakukan di usus kecil. Nantinya, vitamin C akan dibawa bersama glukosa. Nah, ketika kamu terlalu banyak mengonsumsi gula, maka vitamin C yang mampu diserap tubuh pun menjadi berkurang.

Untuk itu, hindari konsumsi makanan tinggi gula. Atau, kamu juga bisa memberikan jarak makan di antara keduanya. Misalnya, kamu berbuka dengan makanan manis, maka berikan jeda selama 30-60 menit – sebelum mengonsumsi makanan kaya vitamin C, maupun suplemen.

 

Kelola Stres dengan Baik

Stres dapat memberikan efek buruk terhadap pencernaan. Ini disebabkan hormon kortisol yang muncul ketika stres meningkat akan memperlambat kinerja sistem pencernaan tubuh. Dengan begitu, makanan pun sulit dicerna, dan penyerapan nutrisi akan terhambat.

Sebaiknya, atasi rasa stres dengan melakukan berbagai aktivitas positif, berkumpul bersama keluarga, atau sekedar melakukan olahraga ringan yang bersifat relaksasi – seperti yoga maupun meditasi. Cara ini bisa membantu kamu merasa lebih tenang, lho.

 

Sumber Terbaik Vitamin C Selama Berpuasa

Credit Image - medicalnewstoday.com

Memenuhi kebutuhan vitamin C di bulan Ramadan dapat kamu lakukan dengan mengonsumsi berbagai sumber makanan sehat, seperti jeruk, pepaya, jambu biji, mangga, paprika merah dan hijau, brokoli, kembang kol, bayam, dan kubis.

Tetapi, mengonsumsi sejumlah sumber makanan tersebut belum tentu dapat memenuhi kebutuhan vitamin C per hari, lho. Jadi, kamu bisa maksimalkan dengan mengonsumsi multivitamin – direkomendasikan minum Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C 1000 mg.

Kandungan Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat dalam Enervon-C dapat membantu jaga daya tahan tubuh, agar kamu tidak mudah sakit.

Untuk kamu yang memiliki masalah lambung sensitif, maka direkomendasikan mengonsumsi Enervon Active – yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc untuk menjaga stamina agar tetap aktif seharian meski sedang berpuasa – sekaligus menjaga kekebalan tubuh!

Ditambah Enervon-C dan Enervon Active bermanfaat untuk optimalkan proses metabolisme. Sehingga, tubuh kamu bisa memperoleh energi yang lebih tahan lama untuk beraktivitas. Manfaat ini berkaitan dengan kandungan vitamin B kompleks dalam kedua multivitamin tersebut, ya.

 

Sejumlah tips memaksimalkan penyerapan vitamin C selama puasa di atas cukup mudah untuk dilakukan, ya? Jangan lewatkan sejumlah cara tersebut biar asupan vitamin bisa diperoleh tubuh secara optimal!

 

 

Featured Image – refinery29.com