Sudah bukan rahasia lagi kalau olahraga teratur merupakan salah satu bagian dari gaya hidup sehat. Aktivitas yang satu ini pun punya banyak manfaat – asalkan kamu sudah melakukannya secara tepat. Dari sini, tak sedikit orang yang bertanya-tanya, berapa banyak olahraga yang dibutuhkan dalam seminggu agar manfaatnya bisa maksimal?

Dilansir dari American College of Sports Medicine, olahraga yang ideal harus menyeimbangkan antara kerja kardiovaskular dan kekuatan tubuh. Untuk itu, direkomendasikan berolahraga minimal 150 menit aktivitas fisik aerobik intensitas sedang.

Selain itu, kamu juga direkomendasikan melakukan aktivitas aerobik intensitas tinggi selama minimal 20 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu. Dan melakukan latihan kekuatan sebanyak dua kali dalam satu minggu.

 

 

Intensitas Olahraga yang Direkomendasikan

Credit Image - cnnindonesia.com

Menurut American Heart Association mendefinisikan aktivitas fisik intensitas sedang sebagai aktivitas yang meningkatkan detak jantungmu 50 persen hingga 70 persen dari detak maksimumnya. Sementara itu, aktivitas fisik yang kuat adalah sekitar 70 persen hingga 85 persen dari kecepatan maksimum.

Namun, kebutuhan olahraga manusia di setiap usia berbeda-beda karena detak jantung juga berubah seiring bertambahnya usia. Idealnya, orang usia dua puluh tahunan memiliki detak jantung ideal 100 hingga 170 denyut per menit.

Sementara itu, mereka yang berusia 50 tahun ke atas memiliki detak jantung ideal 85 hingga 145 denyut per menit. Seiring bertambahnya usia, latihan kekuatan juga menjadi lebih penting untuk kesehatan tulang karena kita rentan kehilangan massa otot seiring bertambahnya usia.

 

Jenis Olahraga

Credit Image - popbela.com

Saat ini, sudah ada banyak sekali jenis olahraga yang dapat dipilih. Namun, tak sedikit orang yang masih sering melakukan olahraga jalan kaki. Namun, apakah aktivitas fisik ini cukup untuk menjaga kesehatan tubuh?

Sebenarnya, olahraga jalan kaki itu bagus untuk kesehatan jantung, tetapi tidak banyak berpengaruh pada kekuatan. Latihan kekuatan, latihan beban dan joging adalah aktivitas berdampak yang meningkatkan kesehatan tulang dan menurunkan risiko patah tulang.

Memang, rutin berolahraga penting sekali karena dapat membantu membangun kekuatan, serta memperkuat area tubuh tertentu, misalnya tulang dan jantung. Kesehatan kardiovaskular yang lebih baik pun dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan, lho.

Selain itu, olahraga juga membantu menguatkan tulang, mencegah osteoporosis, sekaligus bermanfaat bagi kesehatan otak.

 

Olahraga Dapat Menjaga Daya Tahan Tubuh

Credit Image - dktindonesia.org

Perlu diketahui, dalam kehidupan sehari-hari, tentu ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang rentan stres. Beban pikiran maupun psikologis sangat berisiko terhadap menurunnya daya tahan tubuh. Dengan olahraga, maka kamu dapat mengurangi beban pikiran dan masalah psikologis tersebut.

Misalnya, ketika sedang bekerja, sebagian besar orang memang gampang stres. Hal inilah bisa membuat daya tahan tubuh lemah dan jadi rentan terkena penyakit.

Selain dengan berolahraga, menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa juga mesti diimbangi dengan hidup sehat lainnya, seperti tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

Dan memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral selama puasa juga tak boleh ketinggalan, lho. Kedua nutrisi ini bisa kamu peroleh dengan mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon Active.

Multivitamin Enervon-C memiliki kandungan lengkap, yaitu Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat ini dapat membantumu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Nah, kamu bisa minum Enervon-C Effervescent — dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk berikan perlindungan ekstra dan sensasi rasa segar sepanjang hari.

Namun, jika kamu memiliki masalah lambung yang cukup sensitif, maka direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active – dengan kandungan non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc dapat menjaga stamina tubuh, sekalius mengoptimalkan kinerja sistem imun.

Kedua multivitamin andalamu ini dapat membantu proses metabolisme, sehingga makanan yang dikonsumsi bisa diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Nah, kalau yang ini berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya, ya.

Dan yang pasti kandungan vitamin C di dalam Enervon-C dan Enervon Active dapat menjaga daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit.

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia, ya!

 

Jadi, sudahkah menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian? Kalau belum, coba biasakan untuk melakukan aktivitas fisik yang satu ini agar kesehatan makin terjaga, ya!

 

 

Featured Image – klikdokter.com

Source – kompas.com