4 Kesalahan Umum Pembukaan Presentasi yang Harus Dihindari

4 Kesalahan Umum Pembukaan Presentasi yang Harus Dihindari

Dalam melakukan presentasi, bagian pembukaan presentasi merupakan hal yang tidak kalah pentingnya dari materi yang akan kamu bawakan, lho. Bahkan, pembukaan presentasi menjadi penentu, karena biasanya audiens akan tertarik pada bagian ini.

Namun sayangnya, tidak sedikit yang kerap melakukan kesalahan dalam pembukaan presentasi. Meski wajar dilakukan, tapi guna menghindari mengulangi kesalahan yang sama, maka ada baiknya kamu mengetahui deretan hal yang perlu dihindari.

Lalu, apa saja kesalahan dalam pembukaan presentasi? Ini informasi lengkapnya!

 

 

Tidak Melakukan Persiapan Matang

4 Kesalahan Umum Pembukaan Presentasi yang Harus Dihindari

Credit Image - sis.binus.ac.id

Sering kali kamu sering terlalu percaya diri untuk membawakan materi yang kita kira cukup dikuasai. Hal tersebut akhirnya membuatmu tidak melakukan persiapan secara matang. Mungkin saja ada dari kamu yang tidak melakukan latihan atau tidak membawa catatan saat presentasi sehingga akhirnya mendadak lupa saat melakukan presentasi. Hal ini salah besar dan harus dihindari.

Menguasai materi presentasi juga akan meningkatkan rasa percaya diri. Dengan begitu, kamu tidak akan terlalu gugup dan tampil lebih rileks.

Sikap rileks kamu ini akan berpengaruh kepada para audiens, lho! Mereka akan menikmati penampilan kamu, sehingga secara tidak langsung juga akan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang kamu sampaikan.

 

Komunikasi yang Hanya Satu Arah

Saking semangatnya menyampaikan materi, terkadang pembicara tidak menyadari bahwa dirinya hanya melakukan komunikasi satu arah. Tidak ada interaksi dengan audiens sehingga pembicara terkesan seperti menggurui.

Lemparkan beberapa pertanyaan singkat ataupun menunjuk audiens secara acak untuk dimintai pendapat. Mengabaikan audiens juga bisa terjadi jika kamu tidak melakukan kontak mata dengan mereka.

Gaya presentasi dengan mengabaikan para audiens seperti ini dapat membuat audiens merasa bosan walaupun materi yang kamu bawakan menarik.

 

Terlalu Bertele-tele dalam Presentasi

4 Kesalahan Umum Pembukaan Presentasi yang Harus Dihindari

Credit Image - blog.clickmeeting.com

Menyampaikan pembukaan presentasi yang memukau adalah menyampaikan materi presentasi dengan lugas dan dapat dimengerti oleh para audiens. Jadi, hindari menggunakan kata-kata atau kalimat yang terlalu panjang atau terlalu banyak menggunakan istilah-istilah asing.

Dilansir dari Harvard Business Review, terlalu banyak berbicara dengan jargon yang kurang familiar memang tergolong ke dalam kesalahan umum saat presentasi.Oleh karena itu, gunakan istilah-istilah yang familiar dengan audiens agar materi yang disampaikan dapat lebih dimengerti.

Dengan kata-kata atau istilah yang sulit dimengerti, kamu malah membuat audiens bingung dan mengaburkan maksud dari inti yang ingin disampaikan. Hal ini juga menyebabkan audiens bosan dan malas untuk mendengar kelanjutan dari presentasi kamu. Usahakan juga untuk melakukan presentasi 20-50 menit agar durasi tidak terlalu panjang.

 

Berbicara dengan Berbisik

Secara tidak sadar, sering kali kamu berbicara kurang keras bahkan condong berbisik walaupun sudah menggunakan mikrofon. Hal tersebut bisa mengganggu jalannya presentasi karena audiens tidak mendengar dengan baik materi apa yang kamu sampaikan.

Selalu ingat bahwa kamu akan menyampaikan materi kepada banyak orang yang pastinya memerlukan suara yang jelas dan mudah dicerna. Sampaikan kata-kata kamu secara jelas dengan intonasi pada kalimat-kalimat utama yang ingin dipertegas.

Agar kegiatan presentasi makin maksimal, pastikan kamu sudah menjaga energi, sehingga kamu bisa membawakan materi secara maksimal. Hal ini bisa dilakukan dengan rutin mengonsumsi vitamin dan mineral – yang bisa diperoleh dari suplemen multivitamin Enervon Active.

Enervon Active mengandung non-acidic 500 mg Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuhmu agar tidak mudah lelah.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon Active dapat membantu proses metabolisme, sehingga tubuh bisa memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa membuat kamu makin produktif, serta bisa mempertahankan tingkat fokus selama bekerja, ya.

Tak hanya baik untuk menjaga stamina tubuh, namun kombinasi kandungan vitamin di dalam Enervon Active juga ampuh dalam menjaga sistem kekebalan agar tidak mudah terserang berbagai macam penyakit. Manfaat yang satu ini bisa membuatmu tetap aktif, tanpa harus takut mudah jatuh sakit!

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia.

 

Kesalahan dalam pembukaan presentasi di atas memang mesti dihindari agar audiens tertarik mendengarkan materimu hingga selesai. Perhatikan hal di atas, ya!

 

 

Featured Image – thebalancesmb.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!