Cara Mengatur Waktu Makan untuk Menjaga Kesehatan

Cara Mengatur Waktu Makan untuk Menjaga Kesehatan

font size A Ǎ

Memulai hidup sehat dapat diawali dengan menerapkan pola makan sehat. Tidak hanya berkaitan dengan jenis makanan, cara mengolah, dan porsi makan saja – namun, kamu juga harus memerhatikan waktu makan yang baik, lho.

Perlu diketahui bahwa jam makan yang baik akan berpengaruh terhadap berat badan. Hal ini pun sudah dibuktikan dalam beberapa penelitian yang menyatakan kalau orang yang menerapkan jam makan baik, maka cenderung memiliki berat badan terkendali dan terhindar dari risiko obesitas.

Lantas, seperti apa jam makan yang baik? Yuk, simak informasinya di bawah ini!

 

 

Sarapan Sebelum Jam Sembilan

Cara Mengatur Waktu Makan untuk Menjaga Kesehatan

Credit Image - kompas.com

Tahukah kamu bahwa tubuh membutuhkan makanan setelah hampir 7 jam kosong ketika kamu tidur di malam hari? Ya, hal inilah yang membuatmu harus segera mengisi perut kembali untuk mengembalikan energi sebelum pergi beraktivitas.

Untuk itu, tidak heran kalau sarapan pagi merupakan waktu makan yang tidak boleh dilewatkan, ya. Kadar gula dalam darah akan turun sekitar satu sampai dua jam setelah kamu bangun tidur. Jadi, sarapan sebelum pukul 9 pagi merupakan waktu yang ideal untuk memberikan otak dan tubuh asupan makanan.

 

Camilan Empat Jam Setelah Sarapan

Selanjutnya, camilan juga menjadi bagian dari pola makan sehat yang tidak boleh terlupakan. Meski sering dianggap negatif – karena, umumnya camilan bersifat kurang sehat, tapi mengonsumsi makanan ringan justru bisa membantumu tidak kalap ketika makan.

Pada dasarnya, tubuh perlu untuk selalu diisi setiap 4 -5 jam sekali. Jadi, jangan heran jika kamu sudah merasakan lapar atau perut berbunyi ketika empat jam setelah sarapan. Nah, ini dapat disiasati dengan ngemil camilan yang sehat, untuk mengganjal perutmu yang lapar.

 

Makan Siang pada Waktu Istirahat

Cara Mengatur Waktu Makan untuk Menjaga Kesehatan

Credit Image - republika.co.id

Sebagian besar orang akan makan siang di waktu istirahat kerja tiba, biasanya sekitar pukul 12 siang. Sebenarnya, tidak ada masalah dengan waktu makan siang yang satu ini, bahkan sangat dianjurkan untuk makan di waktu istirahat, lho.

Apabila kamu sudah makan camilan sebelumnya, hal itu akan mencegahmu untuk tidak makan terlalu banyak pada siang hari. Makan yang terlalu banyak pada siang hari akan membuat kamu cepat mengantuk.

 

Camilan Sore Hari

Hampir sama dengan jadwal ngemil sebelumnya yang sebaiknya dilakukan sekitar empat jam setelah makan siang. Ketika waktu makan siang sudah lewat, biasanya perut akan kembali keroncongan dalam 3 sampai 4 jam kemudian.

Jika kamu makan siang pada pukul 12 siang, maka selanjutnya kamu harus mengisi perut pada pukul 3 atau 4 sore. Hal ini membantumu tidak mengambil porsi makan yang banyak saat makan malam. Jangan lupa lupa untuk ngemil yang sehat, ya!

 

Makan Malam Sebelum Pukul Delapan Malam

Cara Mengatur Waktu Makan untuk Menjaga Kesehatan

Credit Image - alodokter.com

Sebaiknya, makan malam sebelum pukul 8 malam. Sebab, kamu harus memberikan waktu untuk tubuh mencerna makanan yang masuk sebelum pergi tidur. Tidur dalam keadaan perut penuh tentu tidak baik untuk kesehatan.

Jadi, biasakanlah untuk tidak makan makanan yang berat setelah pukul 8 malam. Apabila kamu malah merasa lapar, sebagai alternatif, kamu bisa mengemil camilan sehat yang tidak mengandung banyak kalori, lemak, dan gula.

 

Tetap Penuhi Kebutuhan Vitamin dan Mineral

Dalam penerapan pola makan yang sehat, pastikan pula kamu juga sudah memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, sehingga kekebalan tetap kuat – dan tubuh tidak gampang lemas ketika melakukan aktivitas harian.

Selain dari asupan makanan bergizi, termasuk sayur dan buah-buahan, kamu dapat memenuhi kebutuhan vitamin selama berpuasa dengan rutin mengonsumsi multivitamin seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Multivitamin Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat  yang berperan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent – dengan kandungan vitamin C yang lebih tinggi, serta mampu memberikan perlidungan ekstra terhadap tubuh!

Atau, kamu juga dapat mengonsumsi Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuh agar tak mudah lelah – dan pastinya menjaga imunitas tubuh tetap optimal.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C dan Enervon Active juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga tubuh bisa mengolah makanan yang dikonsumsi, kemudian diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini tentunya bisa membuat makin produktif dalam melakukan aktivitas harian.

Untuk memperoleh produk Enervon yang asli, kamu bisa segera mengunjungi kunjungi official store-nya di Tokopedia, ya.

 

Sudahkah kamu menerapkan pola makan yang tepat? Selain jenis asupan, tentu kamu harus memerhatikan waktu makan yang baik, ya. Hal ini berperan besar dalam menjaga kesehatan, termasuk berat badanmu, lho!

 

 

Featured Image – klikdokter.com

Source – hellosehat.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!