Masih cukup berisiko untuk sering mendatangi pasar untuk mencukupi kebutuhan makanan sehari-hari. Seperti yang diketahui bersama, pasar menjadi salah satu titik klaster yang berpotensi tinggi menjadi tempat penularan virus corona.

Hal ini terkait dengan banyaknya kalangan yang ada di sana kurang memperhatikan protokol kesehatan. Seperti masih sering ditemukan mereka yang tidak tidak memerhatikan kebersihan tangan, dan tidak saling menjaga jarak yang aman.

Oleh karena itu, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, disarankan buat kamu untuk membeli bahan-bahan makanan seperti buah dan sayuran untuk satu minggu. Namun, pertanyaan selanjutnya adalah apakah sayuran dan buah yang kamu beli mampu bertahan sampai satu minggu?

Seperti yang diketahui bersama juga kalau buah dan sayuran cukup mudah busuk jika disimpan berlama-lama meski sudah disimpan di lemari pendingin seperti kulkas. Oleh karena itu, kamu mesti mengetahui beberapa tips untuk menyimpan buah dan sayuran lebih lama.

 

 

Tenang, kamu sudah berada di halaman artikel yang tepat karena di bawah ini, setidaknya ada lima tips mudah untuk membuat buah dan sayuran yang kamu beli mampu bertahan minimal satu minggu. Penasaran apa saja tipsnya? Sila simak bahasan kali ini untuk selengkapnya ya.

Tips Mudah Menyimpan Buah dan Sayuran

Lebih Lama di Lemari Pendingin

 

Tips Menjaga Sayur dan Buah Tetap Segar Selama Pandemi Covid-19. credit image: parentalk.id

 

Dikeringkan Terlebih Dahulu

Berdasarkan rekomendasi dari WHO sebagai Organisasi Kesehatan Dunia, mencuci buah dan sayuran yang baru saja dibeli dari pasar atau supermarket adalah sebuah keharusan yang mesti kamu terapkan. Terlebih pada masa seperti ini, kamu mesti memastikan semua bahan makanan yang kamu beli tetap bersih.

Untuk memastikan kebersihan buah dan sayuran, sebelum kamu simpan – tentu kamu akan mencucinya terlebih dahulu. Nah, untuk ketahanan yang lebih lama, sebelum kamu simpan di dalam kulkas, kamu bisa mengeringkannya terlebih dahulu.

Buah dan sayuran yang sudah dikeringkan bisa bertahan lebih lama di dalam lemari pendingin. Kamu bisa gunakan tisu makanan atau lap khusus yang memang digunakan untuk makanan.

 

Pisahkan Beberapa Buah

Perlu kamu ketahui kalau beberapa buah memiliki kemampuan mempercepat kematangan dengan organik. Seperti buah apel, pisang dan pir – buah-buah tersebut mempunyai zat yang bisa mempercepat kematangan.

Oleh karena itu, disarankan kalau kamu membeli dan mempunyai buah-buah di atas, untuk menyimpannya, bisa kamu pisahkan dalam wadah masing-masing, barulah disimpan di lemari pendingin.

 

Stroberi dan Air Cuka

Jika kamu kebetulan membeli buah stroberi, dan bingung bagaimana menyimpannya agar tahan lebih lama, kamu bisa merendam buah stroberi tersebut di wadah yang berisikan air cuka. Untuk membuat air cukanya, kamu bisa menggunakan skala 1:10 saja.

Buah stroberi yang sudah kamu rendam selama beberapa menit, bisa kamu keringkan dengan baik, barulah diberi wadah sendiri untuk disimpan di dalam kulkas.

 

Tips Menjaga Sayur dan Buah Tetap Segar Selama Pandemi Covid-19. credit image: honestdocs.id

 

Brokoli dan Kembang Kol – Kertas Alumunium

Brokoli dan kembang kol mudah sekali menjadi kuning dan layu jika terlalu lama disimpan di dalam lemari pendingin. Oleh karena itu, salah satu caranya agar sayuran ini tahan lama adalah membungkusnya dengan kertas aluminium.

Jika sudah dipotong-potong dan dicuci bersih serta dikeringkan, kamu bisa bungkus brokoli dan kembang kol dengan kertas aluminium. Hal ini terkait dengan terjaganya kelembapan sayuran tersebut sehingga tidak mudah layu selama disimpan di kulkas.

 

Sayuran Hijau Dengan Tisu

Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, sawi dan sejenisnya memang dikenal cepat layu ketika terlalu lama disimpan di dalam lemari pendingin. Oleh karena itu, kamu bisa membuatnya bertahan lebih lama dengan menggunakan tisu.

Dalam food prep – setelah semua sayuran bersih dan sudah dikeringkan, tentu kamu siap memasukannya ke dalam wadah. Nah di wadah tersebut bisa kamu berikan tisu sehingga sayuran hijau bisa segar lebih lama.

 

 

Setiap dua hari sekali, kamu bisa mengganti tisunya dan jangan kaget kalau tisunya bisa basah. Oleh karena itu, biar tahan lama, kamu bisa ganti dengan tisu kering lainnya.

Wah bagaimana nih? Dari kelima tips di atas – apakah kamu sudah paham semua? Jika iya, sudah bisa kamu terapkan dengan baik ya!

 

Feature Image – nutritionwhit.com