menggunakan masker – terlebih ketika sedang berada di ruang publik.

Ada sejumlah jenis masker yang sering digunakan, misalnya masker medis yang sering digunakan oleh para tenaga kesehatan. Ada pula masker kain untuk penggunaan sehari-hari. Selain itu, ada masker berkatup yang belum lama ini sedang populer di kalangan masyarakat.

Meski demikian, masker berkatup dianggap kurang efektif dalam mencegah penularan Covid-19. Mengapa demikian?

 

 

 

Masker Berkatup Tidak Efektif Mencegah Penularan Covid-19

Masker Berkatup Kurang Efektif Cegah Penularan Virus, Ini Penjelasannya / Credit: popsci.com

Berkaitan dengan hal tersebut – ini dikarenakan masker berkatup memungkinkan partikel droplets yang tak terlihat tersebar ke area sekitar, ketika penggunanya bersin atau batuk.

Dilansir dari CNN Indonesia, hal ini disampaikan dalam laporan yang diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids. Dalam penelitian tersebut, para peneliti dari Florida Atlantic University menggunakan lembaran laser vertikal dan horizontal untuk melacar tetesan air yang menyebar dari kepala manekin yang dipakaikan masker berkatup.

Hasilnya? Para peneliti menemukan droplets dapat melewati dan tembus melalui katup tanpa filter. Padahal, mulanya katup dipasang untuk memudahkan pengguna masker ketika bernapas.

Sehingga, disimpulkan bahwa terlepas dari kenyamanan yang dapat diberikan masker berkatup, peneliti menyarankan untuk menggunakan masker kain dengan kualitas baik atau masker medis. Keduanya, dianggap lebih efektif dalam mencegah penularan virus.

 

Lalu, Siapa Saja yang Boleh Menggunakan Masker Berkatup?

Masker Berkatup Kurang Efektif Cegah Penularan Virus, Ini Penjelasannya / Credit: nytimes.com

Untuk masker berkatup – lebih cocok digunakan oleh para pekerja konstruksi. Karena, masker ini memungkinkan pekerja untuk menghirup udara yang disaring dan menghembuskan udara melalui katup.

Selain itu, katup juga bermanfaat untuk mengurangi panas dan kelembapan di dalam masker. Sehingga, terasa lebih nyaman ketika digunakan dalam waktu yang lama.

Sebelumnya, Center for Disease and Prevention Control (CDC) sudah menghimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jenis masker ini. Saat masker berkatup digunakan, tetesan pernapasan dari penggunanya akan dikeluarkan ke udara, sehingga tidak efektif dalam mencegah penularan Covid-19.

Hingga saat ini, CDC masih merekomendasikan untuk menggunakan masker kain. Sementara, masker medis dan masker N95 lebih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

 

 

 

Featured Image - lifesavvy.com

Source - cnnindonesia.com