Diabetes tipe dua – kerap kali disebabkan karena faktor genetik dan gaya hidup yang kurang sehat. Kedua faktor tersebut dikenal sebagai penyebab utama diabetes tipe dua. Tapi, tahukah kamu bahwa kini kesepian pun dapat menyebabkan diabetes tipe dua?

Ya, timbulnya diabetes tipe dua.

Kesepian sebagai penyebab baru penyakit diabetes tipe dua – sudah dibuktikan melalui studi teranyar yang diterbitkan dalam jurnal Diabetologia. Berdasarkan studi tersebut – ditemukan bahwa komponen sosial ikut berkontribusi dalam peningkatkan risiko diabetes.

 

 

 

Kesepian, Penyebab Baru Diabetes Tipe Dua

Rentan Terjadi Selama Pandemi

Hasil Studi: Kesepian Selama Pandemi Dapat Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2 / Credit: lifespan.io

Lebih lanjut mengenai penelitian tersebut – secara khusus kesepian ditemukan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe dua.

Dalam studi, peneliti mengikutsertakan 4 ribu orang dewasa sehat. Kemudian, peneliti pun bertanya mengenai seberapa besar tingkat kesepian dari para peserta – dilihat dari keberadaan sahabatan, perasaan, atau perasaan terasingkan dari orang lain.

Beberapa waktu kemudian – sebanyak 264 orang peserta mengembangkan risiko diabetes tipe dua. Para peserta tersebut memiliki skor kesepian rata-rata 1,42. Dalam kata lain – peneliti menyimpulkan bahwa kesepian memiliki risiko 46 persen lebih besar sebagai penyebab diabetes tipe dua.

 

Langkah Tepat

Cegah Diabetes

Hasil Studi: Kesepian Selama Pandemi Dapat Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2 / Credit: healthdesigns.net

Seperti yang sudah diketahui, diabetes merupakan komorbid dari virus corona. Untuk itu, menjalani langkah pencegahannya pun sangat dianjurkan. Memang, lebih baik mencegah daripada mengobati.

Lalu, apa saja langkah tepat untuk mencegah diabetes yang rentan dialami karena kesepian di tengah pandemi? Kamu perlu menjalani pola hidup sehat, yang meliputi:

  • Menerapkan pola makan sehat. Batasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, kalori, dan lemak.
  • Sebagai gantinya, perbanyak konsumsi sayur, buah, kacang, dan biji-bijian yang kaya akan serat serta karbohidrat kompleks.
  • Jalani olahraga secara rutin.
  • Jaga berat badan ideal. Pasalnya, obesitas juga dapat meningkatkan risiko diabetes.
  • Kelola stres dengan baik.
  • Yang tak boleh dilupakan – jaga daya tahan tubuh.

Menjaga daya tahan tubuh dalam mencegah penyakit diabetes, tentu tak boleh dilupakan. Mudahnya – kamu disarankan menjalani pola hidup sehat, sama seperti yang sudah disebutkan di atas. Tapi, kamu masih perlu mengoptimalkannya dengan rutin mengonsumsi multivitamin.

Mengapa demikian?

Pasalnya, berbagai sumber makanan yang kamu konsumsi setiap hari belum tentu mencukupi kebutuhan vitamin harian kamu, terlebih soal vitamin C dan vitamin B kompleks – keduanya sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh.

Untuk itu, kamu perlu minum multivitamin secara rutin – kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon-C.

Enervon-C mengandung Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat membantu jaga daya tahan tubuhmu biar tidak mudah sakit.

Selain itu, Enervon-C dapat mengoptimalkan proses metabolsime, sehingga tubuh memiliki energi yang lebih tahan lama. Nah, kalau manfaat yang ini sudah pasti berkat kandungan vitamin B kompleks.

Kamu dapat mengonsumsi Enervon-C tablet dengan kandungan Vitamin C 500 mg, maupun Enervon-C Effervescent yang mengandung Vitamin C 1000 mg dan dapat memberi sensasi segar.

 

 

 

Selama pandemi – menjaga kesehatan tubuh tetap optimal merupakan cara tepat memelihara sistem kekebalan tubuh. Seperti yang diketahui, imunitas merupakan perlindungan utama bagi tubuh agar terhindar dari berbagai paparan virus penyebab penyakit.

 

Featured Image - nm.org

Source - cnnindonesia.com