Tahukah kamu bahwa durasi isolasi mandiri, kini dapat diketahui melalui aplikasi PeduliLindungi? Ya, status warna di aplikasi tersebut pun bakal otomatis berubah setelah dirimu melewati masa isolasi mandiri.

Menurut CNN Indonesia, Kementerian Kesehatan telah menyesuaikan menyesuaikan status warna kasus konfirmasi pada aplikasi PeduliLindungi berdasarkan kriteria selesai isolasi pada SE Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 Tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron.

Biasanya, pasien yang menjalani isolasi mandiri akan memiliki status berwarna hitam. Nantinya, setelah melalukan tes PCR, maka warna pun akan kembali hijau. Selain itu, masyarakat pun tak harus wajib tes PCR, karena nantinya status bisa kembali seperti semula.

Berikut informasi lengkapnya.

 

 

Status Warna di PeduliLindungi Dapat Berubah Secara Otomatis

Credit Image - pontas.id

Pada kasus konfirmasi, status hitam akan kembali seperti semula setelah tes PCR ulang satu kali dengan hasil negatif. Tes dapat dilakukan paling cepat pada hari kelima sejak positif Covid-19 dengan selang waktu pemeriksaan minimal 24 jam. Tanpa tes ulang, maka status pun bisa berubah kembali hijau setelah 10 hari isolasi mandiri.

Apakah kamu masih bingung? Berikut ini contoh perhitungan tanggal konfirmasi positif – dan juga tes ulang yang dapat dijadikan perkiraan.

  • 1 Februari hasil tes antigen/PCR keluar – dan dihitung sebagai hari pertama positif
  • 2 Februari: H+1 positif
  • 3 Februari: H+2 positif
  • 4 Februari: H+3 positif
  • 5 Februari: H+4 positif
  • 6 Februari: H+5 positif – tes ulang, jika negatif, maka status di aplikasi akan berganti.

Tes ulang harus dilakukan melalui pemeriksaan PCR. Hasil tes negatif dengan antigen tidak akan diakui. Apabila hasil kedua tes PCR ulang negatif, status hitam selesai dan otomatis kembali ke warna semula. Tanpa tes ulang menggunakan PCR atau saat hasil tes masih positif, isolasi mandiri wajib dilanjutkan sampai minimal 10 hari dan status hitam selesai pada H+10 sejak dinyatakan positif Covid-19.

 

Kriteria Pasien Isolasi Mandiri yang Sudah Sembuh

Credit Image - news.detik.com

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 Tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529) yang ditetapkan pada 17 Januari 2022, ada salah satu poin yang menyatakan kriteria pasien Omicron sembuh dan selesai isoman, yaitu:

  1. Pasien Covid-19 varian Omicron yang tidak bergejala, isolasi dilakukan selama minimal 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi.
  2. Pasien dengan gejala, isolasi mandiri dilakukan selama 10 hari sejak muncul gejala. Ditambah dengan sekurang-lurangnya 3 hari bebas gejala demam dan gangguan pernapasan. Dengan demikian untuk kasus-kasus yang mengalami gejala selama 10 hari atau kurang harus menjalani isolasi selama 13 hari. Apabila masih terdapat gejala setelah hari ke 10, isolasi mandiri masih tetap dilanjutkan sampai dengan hilangnya gejala tersebut ditambah 3 hari.
  3. Pasien Omicron yang telah mengalami perbaikan klinis pada saat isoman dapat dilakukan pemeriksaan NAAT termasuk pemeriksaan RT-PCR pada hari ke-5 dan ke-6 dengan selang waktu pemeriksaan 24 jam. Jika hasilnya negatif atau Ct> 35 2 kali berturut-turut, maka dapat dinyatakan selesai isolasi/sembuh. Pembiayaan untuk pemeriksaan ini dilakukan secara mandiri.
  4. Pasien Omicron yang sudah mengalami perbaikan klinis pada saat isolasi, namun tidak melakukan pemeriksaan NAAT termasuk RT-PCR pada hari ke-5 dan ke-6 dengan selang waktu 24 jam, maka pasien harus melakukan isolasi sebagai ketentuan kriteria selesai isolasi atau sembuh.

 

Hindari Paparan Virus Omicron, Yuk, Lakukan Sejumlah Hal Ini!

Credit Image - scientificamerican.com

Langkah paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, yaitu dengan menjaga jarak, memakai masker, rutin membuka jendela untuk memperbaiki sirkulasi udara, menghindari keramaian, rutin mencuci tangan, dan segera divaksinasi.

Selain itu, kamu juga sangat disarankan menjaga kekebalan tubuh yang bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup. Hidup sehat – dapat bantu jaga imunitas tubuh tetap kuat. Dan, lengkapi hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Multivitamin Enervon-C memiliki berbagai kandungan, yaitu Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat ini dapat membantumu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Nah, kamu bisa minum Enervon-C Effervescent — dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk berikan perlindungan ekstra dan sensasi rasa segar sepanjang hari.

Namun, jika kamu memiliki masalah lambung yang cukup sensitif, maka direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active – dengan kandungan non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc dapat menjaga stamina tubuh, sekalius mengoptimalkan kinerja sistem imunitas agar tak mudah terkena penyakit.

 

Itulah informasi mengenai status warna di PeduliLindungi yang dapat berubah secara otomatis setelah menjalani isolasi mandiri.

 

 

Featured Image – liputan6.com

Source – cnnindonesia.com