WHO Beberkan Bakal Ada Pandemi Baru, Apa Itu?
Pandemi Covid-19 belum juga usai, kini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mewanti-wanti soal ancaman pandemi baru. Waduh, kapan selesainya kalau begini?
WHO menyebutkan bahwa ada ‘anggota’ baru yang masuk ke dalam sepuluh ancaman kesehatan masyarakat global, yaitu resistansi anti-mikroba. Jika tidak diatasi, ancaman tersebut bisa membahayakan jutaan nyawa di seluruh dunia.
Dilansir dari CNBC Indonesia, bahkan menurut dr. Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan RI menyebut kalau ini merupakan ‘pandemi senyap’. Lantas, akankah hal tersebut mencari ancaman serius bagi kesehatan dunia?
Apa itu Pandemi?

Credit Image - suara.com
Dalam istilah kesehatan, pandemi berarti terjadinya wabah suatu penyakit yang menyerang banyak korban, serempak di berbagai negara. Misalnya, dalam kasus Covid-19 badan kesehatan dunia WHO menetapkan penyakit ini sebagai pandemi karena seluruh warga dunia berpotensi terkena infeksi penyakit tersebut.
Jadi, pandemi sendiri merupakan sebuah epidemi yang telah menyebar ke berbagai benua dan negara, umumnya menyerang banyak orang. Sementara epidemi sendiri adalah sebuah istilah yang telah digunakan untuk mengetahui peningkatan jumlah kasus penyakit secara tiba-tiba pada suatu populasi area tertentu.
Nah, sebelum pandemi Covid-19 menyerang, pada tahun 2009 yang lalu pernah merebak virus yang bernama flu babi. Penyakit ini bisa terjadi ketika strain influenza baru atau H1N1 menyebar ke seluruh belahan dunia, termasuk Indonesia.
Resistansi Anti-Mikroba Menjadi Ancaman Serius Kesehatan Dunia

Credit Image - ugm.ac.id
Menurut WHO, resistansi anti-mikroba atau antimicrobial resistance (AMR) adalah kondisi ketika bakteri, virus, jamur, dan parasit mengalami perubahan sehingga memiliki daya tahan atau kekebalan yang tinggi terhadap obat-obatan anti-mikroba dan/atau antibiotik. WHO menyebutkan bahwa ini adalah ancaman serius bagi dunia.
WHO pun sudah menetapkan bahwa resistansi anti-mikroba adalah salah satu dalam sepuluh besar masalah kesehatan global yang sangat serius – ungkap Technical Officer WHO Indonesia, Mukta Sharma.
Lebih lanjut, ditegaskan penyalahgunaan dan penggunaan antimikroba yang berlebihan pada manusia, hewan, dan tumbuhan mampu mempercepat perkembangan serta penyebaran AMR di seluruh dunia. Salah satu studi global memperkirakan, lebih dari 4,9 juta orang meninggal di 204 negara pada tahun 2019 akibat infeksi bakteri yang resistan terhadap antibiotik.
Selain itu, WHO juga menyebutkan, seseorang yang mengidap AMR akan menghadapi penyakit dalam jangka waktu yang panjang sehingga harus melakukan pengobatan lebih lama.
Namun, hingga saat ini, belum ada data yang mencatat jumlah kasus AMR di Indonesia
Kemenkes menyebutkan bahwa ada sejumlah penyebab terjadinya resistansi antimikroba, yaitu tidak adanya indikasi dalam penggunaan anti-mikroba dan/atau antibiotik, indikasi tidak sesuai, pemilihan antimikroba dan/atau antibiotik yang tidak tepat, dan dosis yang tidak sesuai.
Untuk Menghindari Berbagai Macam Penyakit, Yuk, Kuatkan Imunitasmu!

Credit Image - spondylitis.org
Untuk menghindari risiko penyakit berbahaya, maka kamu perlu menguatkan kembali daya tahan tubuh. Ingat, sistem imunitas merupakan ‘tameng’ utama dalam melawan berbagai macam penyakit yang akan menyerang tubuh.
Dalam menjaga imunitas, kamu disarankan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup.
Lengkapi hidup sehatmu dengan mendapatkan asupan vitamin dan mineral yang berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Selain dari makanan bergizi yang dikonsumsi sehari-hari, kedua nutrisi tersebut bisa diperoleh dari multivitamin kandungan lengkap, seperti Enervon Active.
Enervon Active mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – kandungan vitamin C yang ramah di lambung akan membantu menjaga imunitas, dan vitamin B kompleksnya dapat mengoptimalkan energi tubuh agar tidak mudah lelah.
Multivitamin Enervon Active pun dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa dirasakan berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya.
Yuk, segera dapatkan multivitamin andalan satu ini dengan mengunjungi official store Enervon!
Itulah informasi mengenai adanya risiko pandemi baru, yang bahkan disebut sebagai ‘pandemi senyap’. Pastikan kamu terus menjaga kesehatan tubuh biar penyakit tak mudah menyerang!
Featured Image – health.detik.com
Source – cnbcindonesia.com





