Jangan Malu Buat Menangis di Tengah Pandemi Virus Corona Ini

Jangan Malu Buat Menangis di Tengah Pandemi Virus Corona Ini

font size A Ǎ

Mungkin untuk sebagian orang, menangis adala sebuah simbol dari kelemahan, bahkan memalukan. Namun, menangis sebenarnya adalah ungkapan alami dari tubuh dan pikiran kamu yang sama sekali tidak ada masalah jika kamu melakukannya. Percaya atau tidak, sebenarnya dampaknya positif.

Banyak sekali hal yang bisa membuat kamu menangis tanpa sadar. Untuk saat ini, pandemi Covid-19 adalah hal terburuk yang mungkin kamu alami dan ini membuat kamu sedih dan rasa lainnya. Wajar jika tetiba air mata kamu turun karena memikirkan pandemi virus corona ini.

 

 

Tidak apa-apa. Sangat wajar hal ini jika terjadi juga dengan kamu. Dilansir dari CNN Indonesia, Kirsty Lilley, seseorang spesialis kesehatan mental – menyatakan kalau menangis adalah respon alami terhadap emosi yang sudah membumbung tinggi.

 

Menangis Adalah Hal Wajar

Kirsty menyatakan kalau menangis mempunyai efek penyembuhan yang unik untuk emosi serta mental. Oleh karena itu, ia juga menambahkan jika air mata kamu keluar – jangan pernah untuk menahan atau bahkan melawannya.

Menangis itu adalah hal yang wajar dan normal. Percaya atau tidak, menangis bahkan bisa melepaskan stress. Air mata yang keluar mempunyai fungsi sedatif sehingga bisa menurunkan emosi – setidaknya itu penjelasan tambahan dari Kirsty.

Hal ini diperkuat lagi oleh sebuah studi pada tahun 2014 yang menemukan kalau menangis ternyata mempunyai efek langsung yaitu memberikan rasa lega yang luar biasa. Hal ini terkait dengan aktifnya sistem saraf parasimpatik yang membantuk seseorang untuk rileks.

Oleh karena itu, saat menangis – tubuh kamu membantu lepasnya hormone oksitosin dan endorfin. Kedua hormon tersebut membantu kamu mengurangi rasa sakit dan mendorong pikiran yang positif.

***

3 Jenis Air Mata Manusia

Nah, perlu kamu ketahui juga nih kalau ternyata mempunyai tiga jenis air mata yang berbeda-beda. Pertama adalah basal, kedua adalah refleks dan ketiga adalah emosional.

Yang pertama, basal – adalah air mata yang dikeluarkan saluran mata yang ternyata mengandung antibakteri ditambah protein yang fungsinya membantu mata untuk tetap lembap ketika berkedip.

Lalu kedua, refleks adalah air mata yang keluar karena acuan iritasi. Misalnya kamu sedang berkendara dengan kecepatan tinggi sehingga angin membuat mata kamu perih, lalu ketika kamu sedang mengiris bawang, bisa seperti itu.

Dan yang ketiga atau terakhir – air mata sebagai emosional adalah air mata dalam konteks perlindungan. Hal ini terkait dengan hormon stress yang dilepaskan ketika kamu mulai menangis.

***

 

 

Terlepas dari penjelasan di atas – tentu bisa dirangkum kalau menangis adalah hal yang wajar dan bisa saja dilakukan oleh semua orang. Menangis bukan bentuk dari sebuah kelemahan melainkan penyembuhan. Oleh karena itu, tidak apa kok kalau kamu menangis terlebih karena memikirkan pandemi yang belum berakhir ini.

 

Feature Image – republika.co.id


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!