Angkasa Pura II Punya Prosedur Baru Untuk Sambut The New Normal

Angkasa Pura II Punya Prosedur Baru Untuk Sambut The New Normal

font size A Ǎ

Pandemi Covid-19 memang menyebabkan berbagai perubahan, termasuk dalam industri penerbangan. Sejak tanggal 15 Mei lalu, PT. Angkasa Pura II sudah memberlakukan prosedur penerbangan baru dalam rangka penerapan kebijakan pola hidup new normal di masa pandemi Covid-19.

Prosedur baru tersebut berupa pemeriksaan dokumen yang memiliki empat tahapan. Sejumlah dokumen yang dibutuhkan agar calon penumpang diperbolehkan melakukan perjalanan di tengah pandemi diantaranya adalah tiket pesawat, surat keterangan dinas, surat bebas Covid-19, dan lain sebagainya. Pemeriksaan ini sendiri dilakukan untuk memastikan calon penumpang sudah memenuhi persyaratan yang ada.

"Prosedur baru per 15 Mei ini guna membuat pemeriksaan syarat-syarat dokumen lebih fokus dan dilakukan oleh petugas dari berbagai unsur seperti maskapai, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan lain sebagainya guna memastikan calon penumpang pesawat memenuhi persyaratan atau tidak," ujar Muhammad Awaluddin, Presiden Direktur AP II, dikutip dari CNN Indonesia.

Angkasa Pura II Punya Prosedur Baru Untuk Sambut The New Normal

Credit: money.kompas.com

Saat ini, terdapat empat checkpoint dalam prosedur baru, yaitu checkpoint I untuk verifikasi dokumen perjalanan, checkpoint II pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kondisi kesehatan, checkpoint III validasi seluruh dokumen, dan checkpoint IV ketika penumpang sudah check in.

Melalui prosedur baru ini, proses keberangkatan rute domestik diharapkan dapat berjalan lancar dan tetap mengutamakan physical distancing. Selain itu, untuk calon penumpang yang akan melakukan proses keberangkatan diimbau untuk melakukannya secara disiplin, serta sudah mempersiapkan dokumen secara lengkap sebelum ke bandara.

 

Angkasa Pura II Punya Prosedur Baru Untuk Sambut The New Normal

Credit: kompas.com

Terkait dengan pemeriksaan dokumen, saat ini AP II sedang menyiapkan sistem agar pemeriksaan dapat dilakukan secara digital. Karena sejauh ini, proses pemeriksaan masih dilakukan secara petugas oleh petugas.

Prosedur keberangkatan ini kemungkinan menjadi new normal dalam industri penerbangan di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, AP II menyiapkan agar pelaksanaannya dapat sederhana namun tetap ketat melalui digitalisasi.

Keseluruhan protokol new normal  telah disiapkan oleh pihak AP II dan telah disampaikan kepada Kementerian BUMN pada 25 Mei 2020. Nantinya, penerapan protokol akan berdasarkan dari keputusan pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

 

Featured Image - medcom.id

Source - cnnindonesia.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!