Selama New Normal, KAI Wajibkan Penumpang Gunakan Masker atau Face Shield

Selama New Normal, KAI Wajibkan Penumpang Gunakan Masker atau Face Shield

font size A Ǎ

Beberapa kota besar seperti DKI Jakarta sudah melonggarkan aturan PSBB yang sebelumnya diterapkan. Seperti yang sudah diketahui bersama kalau PSBB adalah salah satu langkah untuk menurunkan jumlah penularan Covid-19. Namun sekarang, karena berbagai faktor, PSBB dikendurkan dan masyarakat Indonesia diharapkan siap untuk memasuki fase new normal.

Apa sih perbedaan dari new normal dan kebiasaan hidup sebelumnya? Yang paling menonjol di new normal adalah protokol kesehatan yang mesti ditaati dan diterapkan di manapun kamu berada. Banyak aktivitas yang mengutamakan protokol kesehatan sebagai landasan untuk dilakukan.

 

 

Dari aktivitas seperti pergi ke kantor, sekolah, berbelanja dan bahkan sampai berolahraga, semuanya mesti menerapkan berbagai poin yang ada di protokol kesehatan. Seperti penggunaan masker, tetap menjaga jarak, sampai penggunaan hand sanitizer jika kamu jauh dari peralatan cuci tangan manual.

Tidak hanya itu, mematuhi protokol kesehatan juga diterapkan oleh berbagai pengelola transportasi, tidak terkecuali PT Kereta Api Indonesia yang sudah menyiapkan pedoman untuk para penumpang di perjalanan jarak jauh reguler.

 

Masker dan Face Shield

Selama New Normal, KAI Wajibkan Penumpang Gunakan Masker atau Face Shield

credit image: indozone.com

Joni Martinus, sebagai VP Public Relations dari KAI, mengatakan kalau para penumpang nantinya diwajibkan untuk menggunakan masker dan face shield. Face shield sendiri nantinya akan disediakan oleh KAI untuk dibagikan kepada para penumpang.

Menurut Joni, jika penumpang masih berada di kereta dan area stasiun, mereka semua wajib menggunakan masker terlebih dahulu, baru menggunakan face shield. Perlindungan ekstra ini tentu mengacu ke penekanan angka penularan Covid-19 di keramaian.

Mau tidak mau, stasiun kereta sebagai salah satu sarana transportasi umum pastinya akan dipenuhi oleh banyak orang. Selain menjaga jarak, perlindungan individual seperti penggunaan masker dan face shield mesti dioptimalkan.

Protokol kesehatan untuk menyambut new normal ini juga sampai kepada tahap di mana para penumpang yang baru tiba di stasiun, mesti menjalani pemeriksaan suhu tubuh. Jika suhu tubuh di atas 37,3 derajat celsius, maka orang tersebut diarahkan ke para petugas medis atau dipulangkan lagi.

 

Bagaimana Untuk Para Petugas?

Masih dari Joni, dilansir dari Kompas – selain penumpang yang diwajibkan menggunakan segala perlindungan individual seperti masker dan face shield, para petugas yang ada di kereta atau area stasiun juga dilengkapi dengan perlindungan khusus.

Perlindungan khusus tersebut termasuk APD, masker, sarung tangan dan juga face shield. Mereka yang akan menggunakan perlengkapan itu adalah petugas frontliner. Seperti petugas loket, customer service, petugas boarding, kondektur, polsuska, pramugari kereta sampai ke petugas kebersihan.

 

 

Wah bagaimana nih? Sudah cukupkah kesiapan dari PT KAI untuk menyambut new normal yang ada di Indonesia? Mudah-mudahan kesiapan ini cukup untuk memfasilitasi pergerakan banyak orang agar roda perekonomian bergerak aktif lagi.

 

Feature Image – tribunnews.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!