Sudah Kembali Ke Kantor, Berikut 5 Tips Percaya Diri Saat Meeting Dengan Klien

Sudah Kembali Ke Kantor, Berikut 5 Tips Percaya Diri Saat Meeting Dengan Klien

font size A Ǎ

Di fase new normal ini, perkantoran sudah banyak yang buka dan tentunya mengutamakan protokol kesehatan untuk diterapkan. Buat kamu yang sebelumnya sedang WFH, apakah sudah kembali ke kantor? Apakah sudah siap untuk bertemu dengan klien lagi?

Klien terkadang memang bikin bingung, canggung, atau bahkan grogi. Untuk mengatasi semua hal tersebut, perlu tubuh yang sehat terlebih dahulu nih. Biar daya ingat dan daya konsentrasi mu tetap terjaga walau aktivitas yang banyak, kamu bisa minum Enervon Active dulu ya!

 

 

Multivitamin seperti Enervon Active mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks dan Zinc yang bisa bantu kamu jaga daya tahan tubuh dan tetap aktif sepanjang hari. Jadi kalau ketemu klien, tentu kamu jadi makin pede, nih!

Selain persiapan dari dalam tubuh, ada beberapa persiapan lain yang bisa kamu terapkan agar makin enak dan akrab nih sama klien. Penasaran apa saja persiapan-persiapan tersebut? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan di bawah ini sampai habis ya!

 

5 Tips Meeting Dengan Klien Supaya Lancar

Sudah Kembali Ke Kantor, Berikut 5 Tips Percaya Diri Saat Meeting Dengan Klien

credit image: fastwork.id

 

Kamu Datang Terlebih Dahulu

Di mana pun janjiannya, baik di kantor kamu, atau di kantor klien, atau bahkan di kedai kopi populer, usahakan jika kamu ada janji untuk meeting dengan klien, kamu mesti datang terlebih dahulu, atau datang lebih awal nih.

Percaya atau tidak, datang lebih awal bisa membuat kamu membaca situasi yang nantinya akan terjadi. Selain itu, datang lebih awal memberi kamu kesempatan untuk memeriksa kembali materi-materi apa saja yang akan kamu bawakan ke klien.

Secara singkat, datang lebih awal bisa membuat kamu menguasai keadaan nih. Jadi, tidak ada ruginya datang lebih awal dan memang lebih baik menunggu sejenak daripada kamu yang terlambat. Kebayangkan bagaimana kalau kamu malah terlambat?

 

Pastikan Pakaian Rapi

Walau di dunia pekerjaan sekarang ini cukup fleksibel soal berpakaian, tapi satu hal yang penting mesti kamu ingat dan terapkan adalah kerapihan dari pakaian yang kamu kenakan. Tidak mungkin kamu ketemu klien dengan pakai kaos biasa dan celana pendek, kan?

Oleh karena itu, pastikan minimal kamu bisa tampil secara kasual dan rapi. Mengenakan celana panjang dan tidak robek-robek, kenakan sepatu dan minimal kemeja kasual yang warnanya tidak terlalu kontras. Klien terkadang bisa menilai diri dan kantor kamu hanya dari pakaiannya saja, lho!

 

Tarik Napas, Buang, Rileks

Begitu ketemu dengan klien, dan mulai mengobrol atau diskusi dengan mereka, tidak perlu sampai keringat dingin ya. Ingat, klien juga manusia yang sama-sama makanannya sama dengan mu. Jadi tidak perlu grogi sampai begitunya, ya.

Tarik napas, buang dan rileks – ajak klien mengobrol layaknya kamu mengobrol dengan teman – tapi tentu dengan etika yang baik ya. Senyum adalah salah satu pencair suasana. Jika kamu merasa klien sudah mulai canggung, kamu bisa melempar senyum untuk memulihkan keadaan.

 

Ada Rasa Antusias Saat Bertemu

Biar grogi atau nervous kamu tidak berlebihan dan tidak berkepanjangan, salah satu tips untuk menghilangkannya adalah menanamkan rasa antusias untuk bertemu dengan klien. Ingat, kamu akan pegang proyek besar dan klien yang akan kamu temui ini adalah salah pintu gerbang menuju kesuksesan.

Jadi tidak ada salahnya kamu punya rasa antusias untuk bertemu mereka. Dari rasa antusias ini, kamu dengan sendirinya akan bisa menguasai keadaan dan tetap tenang dalam menghadapi atau berdiskusi dengan klien.

 

 

 

Paham Dengan Materi yang Akan Diberikan

Satu hal lagi yang penting untuk kamu ingat dan bisa kamu terapkan adalah kamu sudah mesti paham dengan materi yang akan kamu tawarkan atau berikan kepada klien. Tentu klien akan menanyakan penawaran tersebut kepada kamu, dan sebaiknya kamu bisa menjawab segala pertanyaan yang dilempar oleh mereka.

Oleh karena itu, pastikan jika memang ada brief dari klien, kamu bisa berdiskusi dulu sampai matang dengan rekan kerja sehingga begitu dibawa ke klien, kamu siap untuk menjawab segala pertanyaan yang akan mereka layangkan ke kamu terkait materi yang kamu tawarkan.

 

 

Wah bagaimana nih? Dari lima cara di atas – apakah kamu sudah paham dan siap menerapkannya? Ingat, pede dan jangan grogi ya!

 

Feature Image – jurnal.id


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!