Dunia Pariwisata Mulai Kembali Buka. Kenali Apa itu Travel Bubble di Tengah Pandemi

Dunia Pariwisata Mulai Kembali Buka. Kenali Apa itu Travel Bubble di Tengah Pandemi

font size A Ǎ

Fase new normal yang sekarang sudah bergulir ini tentu jadi harapan tersendiri untuk tiap industri agar roda perekonomiannya bergerak kembali. Termasuk untuk industri pariwisata yang sudah mulai berbenah, menyiapkan protokol kesehatan yang sesuai dengan kegiatan di dalam industri tersebut.

Belum lama ini, industri pariwisata Indonesia, khususnya – tengah menggodok salah satu sistem baru yang bernama Travel Bubble. Pemerintah khususnya bagian yang mengurusi pariwisata, tengah berencana untuk membuka travel bubble untuk empat negara.

Empat negara yang dimaksud adalah Tiongkok, Korea Selatan, Jepang dan Australia. Lalu pertanyaan lanjutannya adalah apa itu travel bubble? Apakah istilah ini cocok untuk digunakan dan diterapkan selagi pandemi virus corona belum berakhir? Apakah nanti tidak ada klaster baru dari hal ini?

 

 

Untuk menjawab segala pertanyaan yang ada di atas – jika kamu punya rasa penasaran dan pertanyaan yang sama, tenang – di bahasan kali ini akan diulas apa itu travel bubble dan mengapa istilah ini akan cocok dengan kondisi yang seperti sekarang ini. Untuk selengkapnya, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Dunia Pariwisata Mulai Kembali Buka. Kenali Apa itu Travel Bubble di Tengah Pandemi

Dunia Pariwisata Mulai Kembali Buka. Kenali Apa itu Travel Bubble di Tengah Pandemi. credit image: foreignpolicy.com

 

Apa Itu Travel Bubble?

Beberapa negara selain Indonesia juga sudah memulai persiapannya untuk membuka diri menerima wisatawan yang datang dari travel bubble. Setidaknya, secara global – ada beberapa negara yang sudah siap dengan travel bubble.

Sebut saja seperti Australia, Selandia Baru, Estonia, Latvia sampai Lithuania – siap untuk melakukan travel bubble. Lalu sebenarnya, apa itu travel bubble? Mengapa ia begitu diperhitungkan untuk dilakukan dan diterapkan oleh banyak negara?

Dilansir dari kompas.com – travel bubble adalah koridor perjalanan antar negara di tengah pandemi. Apakah kamu masih bingung? Begini, dilansir dari Forbes – travel bubble adalah ketika dua atau lebih negara yang sudah berhasil mengendalikan virus corona, sepakat untuk menciptakan sebuah gelembung atau koridor perjalanan.

Gelembung ini akan memudahkan penduduk di dalamnya untuk melakukan perjalanan bebas dan bisa menghindari kewajiban karantina mandiri. Masih dari situs yang sama, koridor ini juga akan memudahkan banyak traveler untuk melintasi berbagai perbatasan tanpa kerumitan yang ada.

 

Dunia Pariwisata Mulai Kembali Buka. Kenali Apa itu Travel Bubble di Tengah Pandemi

Dunia Pariwisata Mulai Kembali Buka. Kenali Apa itu Travel Bubble di Tengah Pandemi. credit image: 9news.com.au

 

Apakah Aman dan Bisa Jadi Peluang Baru?

Masih dari situs kompas.com – Perdana Menteri Lithuania, Saulius Skvernelis menyatakan kalau travel bubble bisa jadi peluang bagi bisnis-bisnis untuk memutar kembali roda perekonomiannya. Travel bubble juga jadi harapan tersendiri bagi orang-orang yang ingin hidup normal kembali.

Dari VOA News, travel bubble dapat menunjukan apakah pergerakan ini kembali aman untuk dilakukan oleh banyak orang. Masih dari VOA news, travel bubble bisa memberi rasa aman untuk orang-orang banyak.

 

Jadi Tantangan Tersendiri

Australia dan Selandia Baru jadi dua negara yang sepertinya jadi yang paling siap untuk menerapkan travel bubble. Ada kemungkinan dua negara ini akan jadi rujukan untuk negara-negara lainnya di seluruh dunia untuk menggerakan kembali industri pariwisatanya.

Dua negara itu juga merupakan negara yang sudah mampu untuk mengendalikan virus corona sehingga cukup aman untuk menerapkan travel bubble ini.

 

 

Feature Image – kompas.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!