Gunakan Masker Di Bawah Hidung Dapat Berisiko. Ini Alasannya

Gunakan Masker Di Bawah Hidung Dapat Berisiko. Ini Alasannya

font size A Ǎ

Selama pandemi Covid-19, masyarakat diharuskan untuk menerapkan sejumlah protokol kesehatan, meliputi jaga jarak minimal 1,5 meter antar individu, rutin cuci tangan, menerapkan pola hidup sehat, serta yang tak kalah efektif adalah menggunakan masker.

Masker – alat perlindungan yang wajib digunakan ketika pergi ke luar rumah. Bahkan, menggunakan masker juga termasuk adaptasi kehidupan baru, yang mungkin akan terus berlanjut hingga beberapa waktu kedepan.

Umumnya, masker digunakan dengan menutup bagian hidung sampai dagu, dan dipastikan tertutup dengan baik. Meski demikian, masih banyak orang yang “bandel” ketika menggunakan masker, salah satunya memakainya di bawah hidung.

Padahal, kebiasaan ini justru berbahaya dan dapat meningkatkan risiko penularan Covid-19! Mengapa demikian?

 

 

 

Bahaya Menggunakan Masker Di Bawah Hidung

Gunakan Masker Di Bawah Hidung Dapat Berisiko. Ini Alasannya

Gunakan Masker Di Bawah Hidung Dapat Berisiko. Ini Alasannya / Credit: wowkeren.com

Menurut studi dan beberapa ahli, memakai masker di bawah hidung atau half-masking, dapat memberikan kesempatan Covid-19 masuk ke dalam hidung. Tentu saja, kesalahan ini dapat meningkatkan risiko tertular virus corona.

Lebih lanjut – sebuah studi dari University of North Carolina menunjukkan bahwa virus corona akan menginfeksi rongga hidung, setelah virus masuk ke salah satu bagian tubuh. Kemudian, virus tersebut akan masuk ke paru- paru, dan berkembang menjadi Pneumonia.

Dalam penelitian tersebut, tercatat bahwa Covid-19 paling banyak menginfeksi saluran hidung, menurunkan infiltrasi saat berkembang ke saluran pernapasan, seperti tenggorokan dan paru- paru.

Hasilnya, virus sudah menargetkan reseptor sel ACE 2 (Angiotensin-Converting Enzyme-2) sebagai perantara untuk masuk ke dalam tubuh. Berdasarkan penelitian, reseptor ACE 2 terdapat di jaringan lapisan hidung, dan lebih sedikit di saluran pernapasan bagian bawah.

Virus yang sudah masuk melalui hidung, kemudian akan berkembang ke jaringan penciuman di atap hidung – ini lah yang menyebabkan penderita mengalami indera penciuman. Lalu, virus akan bereaksi ke mulut, menginfeksi kelenjar ludah, dan menyebabkan gejala mulut kering.

Kemudian, virus menyebar ke paru- paru, tempat di mana Pneumonia akan terjadi, yang berujung pada kondisi sesak napas, hingga kematian.

Sehingga, ditegaskan bahwa menggunakan masker dengan tepat, termasuk menutupi hidung dan mulut wajib untuk dilakukan. Langkah ini dapat membantu mengurangi risiko penyebaran virus corona, maupun berbagai penyakit lainnya.

 

 

 

Featured Image - klikdokter.com

Source - detik.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

user photo
Deasy Ferayanti - September 20, 2020 at 8:39 AM

thanks ya