3 Fase Covid-19 Yang Dialami Pasien Ketika Terinfeksi Virus
Selain perawatan secara medis, pasien Covid-19 membutuhkan sebuah keyakinan dalam menghadapi penyakit tersebut, sekaligus dalam proses penyembuhan. Keyakinan tersebut dianggap memiliki kontribusi besar dalam menjaga pikiran pasien tetap positif. Secara umum, fase keyakinan ini terjadi dalam tiga fase.
Hal tersebut diungkapan oleh seorang Dokter Kepala Instalasi Gawat Darurat, di salah satu rumah sakit di Jakarta, Gia Pratama Putra. Ia menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga fase yang mesti dihadapi pasien Covid-19.
Apa saja fase tersebut?
Umumnya, Pasien Covid-19 Akan Melewati 3 Fase

3 Fase Covid-19 Yang Dialami Pasien Ketika Terinfeksi Virus / Credit: republika.co.id
Lebih lanjut mengenai fase tersebut – fase pertama yang akan dilewati oleh pasien, yaitu berusaha yakin bahwa dirinya dapat melalui penyakit ini. Yakin akan sembuh, merupakan 50 persen kesembuhan. Karena sejatinya, virus corona dapat kalah dengan daya tahan tubuh yang baik. Jadi, pasien diminta untuk tidak terlalu fokus pada penyakitnya – melainkan mesti menjaga diri dan kesehatan.
Fase kedua – ketika pasien harus diisolasi, tentu tidak boleh bertemu keluarga maupun teman. Sehingga, tenaga kesehatan pun harus terus berkunjung dan memberi semangat, sekaligus berperan sebagai keluarga kedua pasien.
Dan yang terakhir, fase ketiga. Pada fase ini terdapat dua kemungkinan – yang pertama, yaitu kesembuhan pasien. Sementara, kemungkinan kedua merupakan hasil akhir yang tidak diinginkan, yaitu pasien menghembuskan napas terakhir.
Jadi, dalam kasus Covid-19 ini mencegah memang lebih baik daripada mengobati. Menerapkan protokol kesehatan – merupakan cara penting untuk menurunkan risiko infeksi virus.
Menerapkan Protokol Kesehatan Dan Jaga Imunitas Penting Dilakukan

3 Fase Covid-19 Yang Dialami Pasien Ketika Terinfeksi Virus / Credit: cnnindonesia.com
Seperti yang diketahui, 3M merupakan protokol kesehatan yang sangat dianjurkan untuk diterapkan. Ini meliputi mencuci tangan dengan air mengalir serta sabun.
Lalu, yang juga tak boleh dilupakan menjaga kesehatan – agar imunitas tetap optimal. Ketika kekebalan tubuh sudah kuat, maka virus pun tak mudah menyerang tubuh.
Setidaknya, ada tiga poin penting dalam menjaga imunitas tubuh, yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan baik – artinya sayur dan buah harus dikonsumsi setiap hari. Kemudian, istirahat yang cukup. Dan, rutin berolahraga.
Untuk hasil yang lebih maksimal, masyarakat juga disarankan mengonsumsi multivitamin, terutama yang mengandung vitamin C dan vitamin B kompleks. Kamu direkomendasikan untuk minum Enervon-C dua kali sehari.
Enervon-C mengandung Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.
Kamu dapat minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung Vitamin C 500 mg, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C 1000 mg dengan rasa yang segar dan berkhasiat untuk memelihara daya tahan tubuh.
Selama pandemi, masyarakat juga diimbau untuk tetap melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit Covid-19. Langkah ini akan membantu pasien mendapat penanganan yang tepat, sehingga kondisi tidak semakin parah.
Featured Image - liputan6.com
Source - cnnindonesia.com





