Sebagai orangtua, membesarkan anak dengan penerapan nilai-nilai tertentu merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Hal ini juga berkaitan dengan memberi Si Kecil tanggung jawab, sehingga ia memahami kewajiban yang perlu dilaksanakan. Tentu saja, hal tersebut juga berkaitan dengan kewajiban anak di rumah, moms.

Mengenalkan soal kewajiban anak di rumah juga membuatnya mengenali hubungan antara hak dengan keharusan yang perlu ia jalani, lho. Menurut, pakar pengasuhan anak, menanamkan tanggung jawab dalam bentuk kewajiban anak di rumah bisa membuatnya merasa dibutuhkan, lho.

Dengan cara melibatkan anak dalam melakukan kewajiban, hal ini juga sudah membuatnya merasa telah berkontribusi terhadap hal-hal penting di dalam urusan keluarga. Jadi, mengenalkan kewajiban anak di rumah sejak ia berusia dini – merupakan tugas utama yang tak boleh dilewatkan setiap orangtua.

Berkaitan dengan kewajiban anak di rumah, apa saja sih hal yang harus diperkenalkan dan dilakukan sejak usia dini? Yuk, simak ulasannya di bawah ini, moms.

 

 

Menghabiskan Waktu Bersama Orangtua

Credit Image - happinest.id

Kewajiban anak di rumah yang pertama, yakni meluangkan waktu untuk menghabiskan waktu bersama orangtua. Memasuki usia remaja, mungkin anak lebih senang bermain dengan teman-teman sebayanya. Untuk itu, orangtua perlu mengingatkan kewajiban anak di rumah yang satu ini, ya. Menghabiskan waktu bersama keluarga penting adanya, lho.

Setidaknya, kamu bisa meminta waktu 15 sampai 30 menit setiap harinya untuk mengobrol dengan anak. Di momen tersebut kamu dan anak bisa membahas berbagai macam topik, seperti menanyakan harinya. Cara ini bisa membuat anak lebih terhubung dengan orangtua, serta ia pun menjadi terbiasa membicarakan masalah yang tengah dihadapi.

Yang juga tidak kalah penting, anak juga memiliki kewajiban untuk mengasihi dan menunjukkan cinta kepada setiap anggota keluarga, lho. Ini sejalan dengan hak anak untuk mendapat kasih sayang dari orangtuanya.

 

Meminta Izin Setiap Hendak Melakukan Sesuatu

Perlu diketahui bahwa anak masih tetap berada di bawah pengawasan orangtua hingga ia beranjak dewasa. Jadi, kewajiban anak di rumah berikutnya berkaitan dengan meminta izin orangtua sebelum melakukan apa pun. Ajari anak untuk selalu terbuka, sehingga ia tidak segan dalam meminta izin ya, moms.

Hal ini juga berkaitan dengan bersikap sopan, lho. Ketika hendak meminta izin, atau melakukan hal lainnya, ajari pula anak untuk mengatakan kata tolong, maaf, dan terima kasih. Kata-kata tersebut akan membantunya sampai ia tumbuh dewasa nanti.

 

Membantu Pekerjaan Rumah

Credit Image - kumparan.com

Yang menjadi kewajiban anak dirumah berikutnya, yaitu melakukan tugas-tugas di rumah, karena anak juga merupakan bagian dari keluarga. Tidak hanya mengajarkan soal tanggung jawab dan kerja sama, namun mandiri, dan baik hati.

Selain itu, minta pula Si Kecil untuk bertanggung jawab atas kerapian dan kebersihan rumah, ya. Sejak dini, anak perlu diberi tahu untuk melakukan hal yang satu ini. Moms bisa memulai meminta anak untuk membereskan mainan sendiri, merapikan tempat tidur, dan membuang sampah pada tempatnya.

 

Mengembangkan Keterampilan Hidup

Masih berkaitan dengan pekerjaan rumah, ternyata hal ini bukan hanya bisa membuat anak menjadi pribadi mandiri dan bertanggung jawab saja, melainkan ada manfaat lain yang bisa diperoleh dari kewajiban anak di rumah yang satu ini. Ya, cara ini bisa membantu anak mengembangkan keterampilan hidup – alias life skill.

Penting sekali bagi anak-anak untuk mempelajari berbagai keterampilan dasar dalam hidup, seperti mencuci, memasak, memperbaiki barang yang rusak, hingga berbelanja. Keterampilan ini sangat diperlukan ketika nanti ia sudah beranjak dewasa dan harus tinggal sendiri.

 

Menerima Kekecewaan dan Kegagalan

Credit Image - berkeluarga.id

Setiap orang pasti pernah merasakan kekecewaan dan kegagalan, tak terkecuali anak-anak. Dalam hal ini, kewajiban anak di rumah juga berkaitan dengan kedua poin tersebut, lho. Anak perlu mesti bisa menerima rasa kecewa dan kegagalan. Dengan demikian, ia bisa bangkit dari pengalaman yang tidak menyenangkan – dan, menjadi lebih kuat dalam menjalani hidup.

Jika orangtua terlalu melindungi anak dari kegagalan, maka ia pun cenderung lebih rentan terhadap stres dan kecemasan. Bahkan, hal ini bisa membuatnya sulit berdamai dengan konflik, moms. Dalam hal ini, kamu bisa mengajarinya untuk mendengar, menghargai, dan memahami opini dari orang lain. Sehingga, ia pun mau berkompromi dari setiap masalah yang dihadapi.

Yang tak kalah penting, dalam proses mengajari kewajiban anak di rumah, pastikan Si Kecil sudah memenuhi kebutuhan nutrisi, sehingga tubuhnya pun memiliki energi yang cukup – untuk melakukan berbagai aktivitas.

Berikan buah dan sayuran untuk mencukupi nutrisi, termasuk vitamin. Sebagai pelengkap, moms juga dapat berikan multivitamin dengan kandungan lengkap untuk Si Kecil. Namun, multivitamin apa yang direkomendasikan?

Berikan Enervon-C Plus Sirup yang mengandung Vitamin A, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Vitamin C, dan Vitamin D – yang penting untuk dukung perkembangan kecerdasan anak.

Tak hanya itu, Enervon-C Plus Sirup pun dapat bantu optimalkan tumbuh kembang Si Kecil, membuat anak tetap aktif di masa pertumbuhannya, meningkatkan napsu makan, membantu pembentukan tulang dan gigi, serta bantu pelihara daya tahan tubuhnya biar tidak mudah sakit.

 

Wah, itulah kelima kewajiban anak di rumah yang perlu dikenalkan sejak ia berusia dini, moms. Jadi, sudahkah kamu menerapkan berbagai kewajiban tersebut?

 

 

Featured Image - klikdokter.com