Dewasa ini, siapa sih yang tidak mengenal investasi? Ya, kegiatan yang satu ini memang kerap digandrungi oleh berbagai kalangan, apalagi kalau bukan karena keuntungan yang bakal diperoleh. Hasil dari investasi terbilang cukup menggiurkan, lho. Namun, jika kamu masih baru belajar investasi – pastikan sudah menghindari 5 kesalahan fatal berikut ini, ya.

Investasi merupakan suatu tindakan mengeluarkan uang dengan harapan mendapatkan keuntungan – atau hasil material dengan memasukkannya ke dalam berbagai instrument, seperti saham, emas, property, atau menggunakannya untuk mengembangkan usaha komersial.

Terkadang, orang tertarik belajar investasi karena tergiur akan keuntungan besar yang akan diterima. Alih-alih berhati-hati, sayangnya justru masih banyak orang yang melakukan berbagai kesalahan fatal dalam berinvestasi. Lantas, apa saja sih kesalahan tersebut?

Berikut ini 5 kesalahan dalam belajar investasi yang wajib kamu dihindari. Yuk, simak ulasannya sampai habis!

 

 

1. Beli Tinggi, Tapi Jual Rendah

Credit Image - economy.okezone.com

Dalam belajar investasi, hal yang satu ini sudah pasti membuatmu merugi, kan? Akan tetapi, masih banyak yang menerapkan kesalahan ini dengan alasan harga saham sudah terlalu rendah, atau sudah terlambat untuk menjual instrumen investasi yang dimilikinya. Nah, sebagai investor, cobalah mengambil sebuah keputusan yang bijak.

Hindari membeli instrumen investasi, misalnya saham, hanya karena mendengar suatu kabar baik mengenai saham tersebut. Sebaiknya, kamu tetap fokus pada analisa akan penilaian saham suatu perusahaan – atau tetap pada dana indeks saja.

Untuk menjadi seorang investor handal, kamu mesti belajar mengerti dalam membuat suatu keputusan, ya. Seperti, hindari menjual suatu instrumen hanya karena ada kabar menurunnya nilai jual, atau menjualnya di waktu harga sedang naik.

Intinya, pahamilah skema instrumen investasi yang kamu beli. Maka, proses belajar investasi bakal semakin mudah dilakukan.

 

2. Waktu Investasi Terlalu Pendek

Kalau tujuanmu belajar investasi adalah untuk menggunakannya di masa mendatang, misalnya untuk pensiun, maka apapun yang terjadi di tahun ini – atau beberapa tahun mendatang, seharusnya tidak menjadi masalah yang besar, ya.

Sedangkan, jika tujuan ivestasi yang kamu lakukan untuk membiayai pendidikan anak di perguruan tinggi, maka kamu juga memiliki waktu yang cukup lama, hingga ia menginjak jenjang pendidikan tersebut.

Yang pasti, kamu perlu mengetahui secara jelas waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan dari investasi. Dengan demikian, hal ini dapat membantumu menjadi seseorang yang bijak dalam berinvestasi, lho. Karena, masih banyak investor yang hanya fokus untuk tujuan jangka pendek saja. Jadi, hindari kesalahan dalam belajar investasi yang satu ini!

 

3. Terlalu Fokus Dengan Berita di Media Keuangan

Credit Image - tidbits.com

Memang, dalam belajar investasi, sesekali kamu mesti mengetahui berita yang beredar di media keuangan. Namun, bukan berarti boleh berlebihan, lho. Hindari hanya berfokus pada berita tersebut saja, ya. Karena, sejatinya berita keuangan tidak terlalu membantu untuk mencapai tujuan investasi kamu.

Melihatnya dari sisi logika, jika memang ada yang benar-benar memiliki tips saham yang menguntungkan – termasuk formula rahasia, apakah orang tersebut akan memberitakannya di media? Tentu tidak, ya. Alih-alih terlalu fokus terhadap berita keuangan, ada baiknya kamu luangkan waktu untuk turun langsung dan mempraktikannya.

Pengalaman yang akan diperoleh justru bisa menjadi guru terbaikmu. Jadikan setiap berita sebagai informasi tambahan, bukanlah sebuah acuan dalam belajar investasi.

 

4. Kurang Keberanian

Apalah arti belajar investasi tanpa adanya keberanian. Jangan salah, sikap berani merupakan aset penting dalam dunia investasi, lho. Tanpa adanya rasa berani, termasuk dalam menentukan investasi yang akan dipilih, tentunya hasil investasi yang kamu peroleh pun tidak dapat maksimal. Jadi, cobalah asah keberanianmu, misalnya dengan memahami berbagai informasi mengenai investasi.

Nantinya, kalau kamu sudah selesai dengan kegiatan research tersebut, kamu dapat segera terjun dan memulainya dengan keyakinan. Ingat, kamu perlu yakin dan optimis bahwa investasi yang dipilih merupakan jenis yang paling tepat, serta menguntungkan.

 

5. Menaruh Investasi Pada Satu Instrumen

Credit Image - avrist.com

Pernahkah kamu mendengar ungkapan “jangan meletakkan semua telur di dalam satu keranjang”? Nah, kalimat tersebut juga perlu diterapkan dalam proses belajar investasi, lho. Misalnya, ketika puluhan telur diletakkan dalam satu keranjang saja, maka ketika keranjang tersebut jatuh, maka seluruh telur di dalamnya akan ikut pecah.

Sama halnya dengan berinvestasi, jika kamu menaruh seluruh investasi dalam satu jenis instrumen saja, ada kemungkinan kegiatan investasi tersebut tidak bisa berjalan dengan baik, apalagi kalau sedang merugi. Jadi, disarankan melakukan diversifikasi sebelum menentukan investasi yang akan dipilih.

Untukmu yang tengah belajar investasi, cobalah hindari kelima kesalahan tersebut, ya. Tapi, ada yang tak kalah pentingnya, nih. Pastikan kamu sudah memenuhi kebutuhan vitamin aagar tetap fokus dalam proses belajar investasi.

Kamu direkomendasikan rutin mengonsumsi multivitamin yang punya sejumlah vitamin lengkap, seperti Enervon Active yang mengandung non-acidic 500 mg Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuh agar tidak mudah lelah, sekaligus menjaga daya tahan tubuhmu. Multivitamin tepat untuk menemani rutinitas harian – dan pastinya nyaman di lambung sensitif.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon Active dapat membantu proses metabolisme, sehingga tubuh bisa memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa membuat kamu makin produktif, serta bisa mempertahankan tingkat fokus selama berinvestasi, lho.

Tak hanya baik untuk menjaga stamina tubuh, namun kombinasi kandungan vitamin di dalam Enervon Active juga ampuh dalam menjaga sistem kekebalan agar tidak mudah terserang berbagai macam penyakit. Jadi, kamu dapat tetap aktif, tanpa harus takut mudah jatuh sakit.

Untuk mendapatkan sejumlah produk multivitamin Enervon Active, pastikan kamu mendapatkannya dari official store di Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Atau kunjungi drug store dan apotek terdekat di daerahmu.

 

Dari penjelasan di atas, menghindari kelima kesalahan dalam belajar investasi tersebut memang penting agar kamu bisa memperoleh keuntungan yang memuaskan, ya. Selamat mencoba!

 

 

Featured Image - blog.indohp.co.id