3 Tips Memasak Sayur, Biar Tetap Segar dan Kaya Nutrisi

3 Tips Memasak Sayur, Biar Tetap Segar dan Kaya Nutrisi

font size A Ǎ

Perlu diketahui, mengolah sayuran untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi sehari-hari memang tidak boleh sembarangan, lho. Sayur mesti diolah sedemikian rupa, sehingga kandungan gizi, termasuk vitamin dan mineralnya tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, kebaikan nutrisi sayuran juga harus dipertahankan dengan baik, karena dapat memengaruhi proses penyerapan ke dalam tubuh, lho. Untuk itu, pastikan kamu sudah mengetahui cara memasak sayuran, apalagi kamu sedang menjalani program penurunan berat badan.

Dilansir dari CNN Indonesia, ada metode memasak sayur yang tepat, serta dapat membantu meningkatkan jumlah mineral bagi tubuh. Sebaliknya, jika cara memasak sayur salah, maka nutrisi di dalamnya pun bisa hilang begitu saja.

Lalu, bagaimana cara mengolah sayuran yang tepat? Setidaknya ada 3 tips yang direkomendasikan. Yuk, simak selengkapnya berikut ini!

 

 

#1 – Steam atau Kukus

3 Tips Memasak Sayur, Biar Tetap Segar dan Kaya Nutrisi

Credit Image - simplyrecipes.com

Cara pertama yang bisa dilakukan dalam mengolah sayur, yaitu dengan stream – alias mengukus sayuran. Nah, metode yang satu ini tentu berbeda dengan merebus, ya. Khususnya pada brokoli, peneliti menemukan bahwa mengukus dapat meningkatkan kualitas nutrisi pada sayuran.

Apabila direbus, vitamin dalam sayuran justru akan larut ke dalam air seperti vitamin C, B1 dan folat. Alhasil air tidak tidak akan dikonsumsi, melainkan dibuang. Begitu juga dengan wortel yang dikukus, kadar beta karotennya akan tetap terjaga. Namun, disarankan tidak dipotong-potong dan biarkan utuh saat dikukus.
 

#2 – Tumis

3 Tips Memasak Sayur, Biar Tetap Segar dan Kaya Nutrisi

Credit Image - weightandwellness.com

Cara memasak sayuran untuk diet berikutnya adalah menggunakan metode tumis, bukan digoreng. Menumis sayuran seperti mengolah capcay atau sekadar memakai minyak zaitun sangat disarankan karena tidak akan memecah kandungan nutrisi.

Selain itu, minyak zaitun yang dicampur ke dalam tumisan juga bermanfaat dalam meningkatkan antioksidan. Tapi, perlu diingat bahwa minyak zaitun memiliki titik asap yang lebih rendah daripada minyak canola. Sebaiknya, gunakan api kecil cenderung sedang saat memasak.

 

#3 – Panggang

3 Tips Memasak Sayur, Biar Tetap Segar dan Kaya Nutrisi

Credit Image - lurpak.com

Memanggang sayur tak sama seperti memanggang daging yang membutuhkan suhu tinggi. Kamu cukup melakukan metode griddling di atas wajan dengan api kecil atau sedang. Panggang sayuran dengan minyak zaitun, canola, minyak kelapa – atau light butter yang rendah lemak untuk menonjolkan rasa yang lebih kuat.

Menurut studi, sayuran asparagus, brokoli, seledri, terong, kacang hijau, bawang bombay dan bayam, justru lebih bagus jika dipanggang agar kandungan antioksidannya tetap utuh. Selain griddling, sayuran juga bisa dipanggang dalam oven dengan metode roasted memakai suhu sedang yang menyesuaikan jenis alatnya.

Mengolah sayuran dengan baik memang penting, sehingga vitamin dan mineral di dalamnya tidak terbuang sia-sia. Kalau vitamin dan mineral sudah tercukupi dengan baik, maka hal ini pun bakal membantu menjaga kekebalan tubuhmu juga, lho.

Selain menerapkan metode memasak sayur di atas, pastikan juga kamu sudah menjaga kesehatan tubuh dengan rutin mengonsumsi suplemen multivitamin yang punya kandungan lengkap. Hal ini bisa membantu meningkatkan kekebalan, sehingga tubuh semakin kuat dalam melawan virus yang menyerang tubuh.

Kamu direkomendasikan mengonsumsi multivitamin Enervon-C maupun Enervon Active, ya. Kedua multivitamin tersebut dianjurkan dikonsumsi dua kali sehari.

Konsumsi Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung Vitamin C 500 mg, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C 1000 mg untuk perlindungan ekstra.

Dan, bagi yang memiliki lambung sensitif, direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C dan Enervon Active juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga tubuh bisa mengolah makanan yang dikonsumsi, kemudian diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini tentunya bisa membuat makin produktif dalam melakukan aktivitas harian.

Untuk mendapatkan sejumlah produk multivitamin Enervon yang asli, pastikan kamu membelinya dari official store di Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Atau, bisa kunjungi drug store dan apotek terdekat di daerahmu.

 

Nah, itulah ketiga metode memasak sayur yang direkomendasikan. Mulai sekarang, yuk terapkan sejumlah cara tersebut, ya. Selamat mencoba!





Featured Image – nbcnews.com

Source – cnnindonesia.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!