Sudah banyak disetujui bahwa penyakit kardiovaskular merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling berbahaya. Kondisi tersebut pun bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk sering mengonsumsi makanan tinggi kolestrol.

Seperti diketahui, makanan tinggi kolesterol jahat dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit jantung – dan juga pembuluh darah, lho. Hal ini berkaitan erat dengan serangan jantung dan stroke.

Kolesterol jahat – disebut juga sebagai LDL kerap dikaitkan dengan keberadaan plak yang terdapat di pembuluh arteri. Semakin banyak plak tersebut, maka akan semakin berbahaya pula buat kesehatan tubuh. Plak dalam pembuluh darah bisa menyebabkan penyumbatan, memengaruhi tekanan darah, dan membuat pembuluh darah menjadi pecah.

Untuk menghindari sejumlah risiko berbahaya tersebut, setidaknya ada 5 jenis makanan tinggi kolesterol yang wajib kamu ketahui. Apa saja?

Simak selengkapnya di bawah ini!

 

 

#1 – Daging Merah

Credit Image - alodokter.com

Jenis makanan yang mengandung kolesterol jahat, yakni daging merah. Jenis makanan ini memiliki kandungan lemak trans – yang sering dikaitkan dengan peningkatan LDL, serta penurunan HDL alias kolesterol baik.

Dilansir dari Medical News Today, studi menunjukkan kenaikan konsumsi lemak trans 2 persen saja sudah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, bahkan mencapai 25 persen – dan risiko kematian dari segala kondisi sebanyak 31 persen, lho.

Untuk itu, sebaiknya kurangi konsumsi jenis makanan yang satu ini, ya. Selain itu, hindari pula konsumsi daging olahan karena sudah melewati proses yang panjang, sehingga kandungan lemak trans pun semakin bertambah.

 

#2 – Susu Berlemak

Berikutnya, susu dengan kandungan lemak juga sebaiknya kamu kurangi konsumsinya, ya. Pasalnya, jenis asupan tersebut, termasuk butter, yogurt, dan juga keju memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, lho.

Tak hanya itu saja, produk olahan susu, seperti keju juga tinggi akan sodium, yakni kandungan-kandungan yang turut berkontribusi dalam peningkatan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Sebagai alternatif, sebaiknya pilih jenis susu yang rendah lemak untuk mencegah kenaikan kolesterol.

 

#3 – Makanan Manis

Credit Image - wallpaperflare.com

Siapa yang tak gemar mengonsumsi makanan manis? Sepertinya, setiap orang menyukai jenis kudapan yang satu ini, ya. Mulai dari kue, cookies, sampai donut – makanan manis tersebut memang terdengar nikmat dan menggoda.

Namun, hati-hati dalam mengonsumsi sejumlah makanan tersebut karena tinggi kolesterol jahat. Beberapa jenis makanan manis ini mengandung gula yang tinggi sehingga meningkatkan kadar trigliserida dalam darah – merupakan lemak darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
 

#4 – Makanan yang Digoreng

Berikutnya, jenis makanan yang satu ini pun mesti dikurangi, bahkan dihindari asupannya, karena dapat menyebabkan risiko berbahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk menjadi penyebab utama terjadinya penyakit jantung.

Makanan yang digoreng dalam minyak yang banyak dan dalam waktu yang lama juga mengandung lemak jenuh yang tinggi. Nah, jenis lemak tersebut nantinya akan meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh dalam waktu yang cepat, lho.

 

#5 – Makanan Cepat Saji

Credit Image - cewekbanget.grid.id

Seperti diketahui, makanan cepat saji telah melewati pengolahan makanan yang tinggi sehingga mengurangi nilai gizi yang terkandung di dalamnya. Selain itu, jenis makanan ini juga mengandung kadar garam dan kolesterol yang tinggi.

Dikutip dari Healthline, studi menunjukkan orang yang sering makan makanan cepat saji memiliki kolesterol yang tinggi, lemak perut yang berlemak, dan inflamasi yang tinggi. Berbahaya bagi kesehatan tubuh, kan?

Menghindari asupan makanan di atas penting untuk menjaga kesehatan tubuh, teermasuk jantung. Selain itu, jantung juga dapat dipelihara kesehatannya dengan rutin mengonsumsi vitamin C, lho. Vitamin tersebut memang punya kaitan erat dengan penurunan kadar lipoprotein yang umumnya dapat memicu stroke. Sehingga, secara tidak langsung manfaat ini juga turut menjaga kesehatan jantung.

Bahkan, vitamin C pun dapat membantu mencegah terjadinya lonjakan tekanan darah, melindungi tubuh dari risiko penggumpalan dalam pembuluh darah, menurunkan kadar kolesterol, serta membantu proses penyembuhan dinding arteri yang rusak, sehingga mencegah penimbunan kolesterol di dalam tubuh.

Kandungan antioksidan di dalamnya pun dapat menangkal radikal bebas yang juga bisa menyebabkan terjadinya penyakit kardiovaskular, nih. Untuk memperoleh manfaat tersebut, pastikan kamu sudah memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

Vitamin C merupakan jenis vitamin yang mudah ditemukan di berbagai sumber makanan, seperti buah jeruk, berries, kiwi, pepaya, jambu biji, maupun mangga. Atau, kamu pun bisa menemukannya pada berbagai jenis sayur, seperti kale, bayam, kembang kol, brokoli, maupun kubis. Sejumlah sayur dan buah tersebut tentu sering digunakan sebagai bahan menu makanan sehari-hari, kan?

Namun, untuk memudahkanmu, sangat disarankan untuk mendapat asupan vitamin C dengan mengonsumsi suplemen multivitamin – yang punya kandungan lengkap untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kinerja jantung, nih.

Untuk suplemen multivitamin, kamu direkomendasikan untuk meminum Enervon Active yang pastinya punya kandungan kombinasi vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah sakit.

Minum Enervon-C secara rutin, baik dalam Enervon-C Effervescent – yang satu ini punya kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg.

Kamu punya masalah lambung sensitif? Direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active yang punya kandungan non-acidic 500 mg Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuhmu agar tidak mudah lelah, sekaligus menjaga daya tahan tubuhmu.



Nah, itulah kelima jenis makanan tinggi kolesterol yang sebaiknya dikurangi, atau dihindari asupannya. Agar kesehatan makin terjaga, tetap imbangi dengan kebiasaan sehat lainnya ya, Enervoners!

 

 

Featured Image – eatthis.com

Source – cnnindonesia.com