6 Dampak Malnutrisi Bagi Orang Dewasa, Bisa Sebabkan Risiko Bahaya Lho!

6 Dampak Malnutrisi Bagi Orang Dewasa, Bisa Sebabkan Risiko Bahaya Lho!

Tahukah kamu bahwa malnutrisi adalah suatu kondisi yang bisa dialami oleh siapa saja? Meskipun anak-anak lebih rentan mengalami malnutrisi, namun tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa kekurangan gizi, lho.

Malnutrisi adalah sebuah gangguan kesehatan yang terjadi ketika tubuh tidak memperoleh asupan nutrisi yang cukup. Hal ini bisa terjadi karena tubuh kekurangan gizi dalam jangka waktu lama, sehingga akhirnya tubuh pun tidak mampu menjalani fungsi dengan baik.

Dikutip dari Healthline, seseorang tetap bisa mengalami malnutrisi meski sudah mengonsumsi banyak makanan. Ini disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi tidak mengandung gizi seimbang, seperti protein, karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral.

Nah, kalau seseorang mengalami malnutrisi, maka bisa menimbulkan berbagai macam penyakit – dan risiko yang berbahaya. Apa saja?

Yuk, simak informasi lengkapnya berikut ini.

 

 

Penyakit Beri-Beri

6 Dampak Malnutrisi Bagi Orang Dewasa, Bisa Sebabkan Risiko Bahaya Lho!

Credit Image - hellosehat.com

Memang, malnutrisi adalah hal yang berbahaya – dan buruk bagi kesehatan. Kalau seseorang mengalaminya, bukan tidak mungkin penyakit beri-beri bisa muncul, lho. Masalah kesehatan tersebut diakibatkan tubuh kekurangan vitamin B1. Ada dua jenis beri-beri, yaitu beri-beri kering dan basah.

Beri-beri kering ditandai dengan susah berjalan, tangan dan kaki kesemutan, nyeri, fungsi otot kaki bagian bawah menurun, hingga kesulitan kesulitan bicara. Sementara itu ciri-ciri beri-beri basah yaitu denyut jantung meningkat, kaki bawah bengkak hingga mengalami sesak napas berat saat beraktivitas.

Dilansir dari laman Healthline, beri-beri kering dapat mempengaruhi sistem saraf. Sedangkan beri-beri basah dapat mempengaruhi jantung dan pembuluh darah. Untuk mencegah kekurangan gizi ini, sebaiknya mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan vitamin B1, seperti daging sapi, buah jeruk, susu, gandum dan kacang-kacangan.

 

Anemia

Salah satu dampak malnutrisi berikutnya ialah dapat menimbulkan penyakit anemia. Hal tersebut bisa terjadi karena tubuh kekurangan zat besi, sehingga menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah dengan baik, akibatnya organ dan jaringan tidak mendapatkan oksigen yang cukup.

Anemia dapat ditandai dengan beberapa gejala, seperti merasa sangat lemah lesu, denyut jantung cepat, nafsu makan berkurang, infeksi, insomnia hingga pusing dan sakit kepala. Kondisi seperti ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, diantaranya telur, daging, tahu, beras merah, ikan hingga kacang-kacangan.

 

Penyakit Kwashiorkor

6 Dampak Malnutrisi Bagi Orang Dewasa, Bisa Sebabkan Risiko Bahaya Lho!

Credit Image - tribunnews.com

Pernahkah kamu mendengar penyakit yang satu ini? Ya, kwashiorkor merupakan salah satu masalah kesehatan yang juga bisa ditimbulkan akibat malnutrisi, lho. Kwashiorkor merupakan salah satu penyakit yang ditandai dengan beberapa gejala, seperti sering merasa kelelahan, hilangnya massa otot, pembengkakan di bawah kulit hingga menyebabkan sistem kekebalan tubuh rusak. Hal bisa terjadi karena tubuh kekurangan asupan protein.

Seperti diketahui, protein berperan penting dalam memperbaiki sel, membuat sel baru dan menjaga kesehatan kehamilan, sehingga mengonsumsi makanan yang kaya akan protein, seperti susu, keju, ikan dan daging dapat mencegah terjadinya kekurangan gizi.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa malnutrisi adalah hal yang berbahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan hingga mampu menimbulkan penyakit yang satu ini!

 

Marasmus

Marasmus merupakan salah satu penyakit yang disebabkan karena kekurangan asupan gizi baik. Hal ini bisa terjadi karena tubuh kekurangan asupan nutrisi dan kalori. Penyakit ini dapat menimpa anak-anak dan dewasa, bahkan apabila tidak segera diatasi dapat menyebabkan kematian.

Beberapa ciri-ciri seseorang yang mengalami penyakit marasmus, di antaranya tulang iga dan bahu mononjol dan tubuh kurus kering. Cara untuk mencegah terjadinya kekurangan gizi seperti ini, sebaiknya banyak mengonsumsi makanan yang mengandung nutrusi dan kalori, ya.

 

Penyakit Scurvy

6 Dampak Malnutrisi Bagi Orang Dewasa, Bisa Sebabkan Risiko Bahaya Lho!

Credit Image - sciencealert.com

Tak berhenti sampai situ saja, malnutrisi juga bisa menyebabkan dampak buruk lainnya, seperti penyakit scurvy. Pernahkah kamu mendengar masalah kesehatan tersebut? Nah, penyakit ini bisa timbul karena kekurangan vitamin C – yang punya peran penting dalam pembentukan kolagen pada tubuh.

Penyakit scurvy ditandai dengan beberapa gejala, seperti munculnya titik-titik merah di kulit, kelelahan, nafsu makan menurun, diare hingga pembengkakan pada gusi. Salah satu cara dalam mencegah dampak kekurangan gizi ini dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan secara rutin dan teratur.

 

Osteoporosis

Malnutrisi adalah kondisi yang mesti diperhatikan, pasalnya kekurangan gizi dapat menyebabkan dampak buruk yang bisa dirasakan hingga menjelang tua, lho. Salah satunya menyebabkan osteoporosis. Hal ini disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin D, sehingga dapat menyebabkan pembentukan tulang terganggu.

Cara mencegah penyakit tersebut, yakni dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, seperti kangkung, ikan salmon, keju dan kacang-kacangan. Apabila beberapa makanan tersebut dikonsumsi secara rutin dan teratur maka dapat berfungsi efektif dalam mencegah kekurangan gizi.

Karena malnutrisi adalah kondisi yang cukup membahayakan kesehatan, dibandingkan harus mengobati, tentunya ada baiknya kamu mencegah terlebih dahulu, ya. Untuk menghindari kekurangan gizi, kamu dianjurkan menerapkan pola makan dengan gizi seimbang, sama seperti yang sudah disebutkan di atas.

Hal tersebut bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan, seperti vitamin dan mineral – yang diperoleh dari buah-buahan, maupun sayuran. Lalu, konsumsi pula karbohidrat – dari nasi, kentang, roti, dan pasta. Produk susu juga penting dikonsumsi, sekaligus protein dan lemak yang bisa kamu dapatkan dari daging, telur, ikan, dan kacang-kacangan.

Selain itu, penuhi juga kebutuhan vitamin dan mineral dengan rutin mengonsumsi multivitamin dengan kandungan lengkap, seperti Enervon-C.

Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah sakit.

Minum Enervon-C secara rutin, baik dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, maupun Enervon-C Effervescent – yang satu ini punya kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg.

Untuk memperoleh produk Enervon-C yang tepat kamu bisa membelinya di official store Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Atau, temukan produk Enervon di drug store terdekat.

 

Wah, malnutrisi adalah kondisi yang wajib kamu waspadai – dan tentunya dihindari. Untuk itu, pastikan sudah mendapatkan asupan gizi seimbang agar sejumlah dampak buruk di atas bisa dihindari, ya!

 

 

Featured Image – jovee.id


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!