Terkuak! Ini Gejala Tak Biasa dari Varian Omicron, Wajib Waspada

Terkuak! Ini Gejala Tak Biasa dari Varian Omicron, Wajib Waspada

font size A Ǎ

Belum lama ini, virus corona penyebab Covid-19 kembali memunculkan varian terbaru, yaitu B.1.1.519 – atau disebut juga sebagai Omicron. Tentu saja, varian terbaru tersebut kembali menggemparkan, hingga menyebabkan kekhawatiran bagi seluruh masyarakat di dunia.

Dilansir dari Detik, varian terbaru ini diduga memiliki penularan yang lebih cepat, sampai mampu memicu kondisi reinfeksi Covid-19. Meski demikian, seorang dokter asal Afrika Selatan, Angelique Coetzee, salah satu dokter yang pertama kali mendeteksi varian Omicron menyebut bahwa gejala yang ditimbulkan masih cenderung ringan, namun tidak biasa.

Lantas, apa saja sejumlah gejala yang dapat ditimbulkan dari varian Omicron tersebut? Berikut ini informasi lengkapnya.

 

 

Omicron, Varian Baru yang Mesti Diwaspadai!

Terkuak! Ini Gejala Tak Biasa dari Varian Omicron, Wajib Waspada

Credit Image - dw.com

Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan bahwa varian Omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan – tepatnya tanggal 9 November silam. Dengan teridentifikasinya varian tersebut, maka WHO pun memasukan Omicron ke dalam variant of concern.

Disebut juga sebagai VoC, ini merupakan varian yang menjadi perhatian karena memiliki tingkat penularan yang tinggi, virulensi tinggi, serta disebut bisa menurunkan efektivitas diagnosis, serta vaksin yang tersedia.

Berdasarkan informasi dari CDC di Eropa, varian Omicron berpotensi dapat lolos dari kekebalan vaksin, bahkan disebut lebih mudah menular dibanding varian Delta – yang sebelumnya sempat mendominasi kasus Covid-19 di dunia.

Saat ini, kasus Covid-19 akibat Omicron di Afrika Selatan sudah meningkat hampir di setiap provinsi. Selain itu, varian ini sudah menyebar setidaknya ke delapan negara, seperti Inggris, Jerman, Belgia, dan Hong Kong.

Sampai saat ini, para ilmuwan masih terus melakukan penelitian, sehingga belum dapat memastikan apakah varian tersebut mampu mengurangi efikasi vaksin Covid-19 yang telah tersedia. Namun, yang memicu kekhawatiran, yaitu varian Omicron memiliki jumlah mutasi yang sangat tinggi, hingga melebihi 30 sel kunci protein spike.

Jumlah mutasi tersebut tidak biasa, apalagi kalau dibandingkan dengan varian Covid-19 lainnya yang sudah bermunculan. Dengan tingginya jumlah mutasi, para ilmuwan pun khawatir bahwa Omicron bisa mudah menular – dan mengurangi kekebalan imun.

Dengan adanya mutasi dan varian virus yang terus bermunculan, termasuk Omicron, hal ini patut menjadi perhatian, serta mesti diwaspadai oleh dunia.

 

Bagaimana Dengan Gejala yang Ditimbulkan?

Terkuak! Ini Gejala Tak Biasa dari Varian Omicron, Wajib Waspada

Credit Image - halodoc.com

Ada pun sejumlah gejala tidak biasa, namun masih tergolong ringan yang dialami oleh pasien, yaitu:

  • Nyeri otot
  • Kelelahan ekstrem
  • Tidak enak badan
  • Sakit kepala

Deretan gejala tersebut terbilang berbeda, meskipun masih tergolong ringan jika dibandingkan dengan kasus yang sebelumnya. Sementara itu, WHO memastikan bahwa varian ini dapat memicu reinfeksi – artinya, bagi yang sudah pernah terpapar, maka ada risiko terjangkit kembali.

Risiko reinfeksi pun lebih tinggi pada varian Omicron dibandingkan varian yang lainnya. Infeksi varian ini juga diduga lebih tinggi pada usia muda – dan bagi mereka yang belum memperoleh dosis vaksinasi Covid-19.

 

Langkah Mencegah Varian Omicron

Terkuak! Ini Gejala Tak Biasa dari Varian Omicron, Wajib Waspada

Credit Image - idxchannel.com

Langkah paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, yaitu:

  • Menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain
  • Memakai masker yang sesuai
  • Membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi
  • Hindari ruang yang berventilasi buruk atau ramai
  • Menjaga tangan tetap bersih
  • Mendapatkan vaksin segera

Untuk penggunaan masker, disarankan menghindari pemakaian masker katup. Sebab jenis masker ini memungkinkan udara di dalam masker yang mungkin saja terdapat virus di dalamnya, terhembus keluar melalui lubang katup.

Para ahli paru juga sepakat bahwa penggunaan masker katup tidak efektif dalam pencegahan virus, karena pmakaiannya justru bisa membahayakan orang lain.

Biar perlindungan diri semakin optimal, kamu disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup. Hidup sehat – dapat bantu jaga imunitas tubuh tetap kuat. Dan, lengkapi hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C.

Multivitamin andalanmu yang satu ini memiliki kandungan lengkap, mulai dari Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Konsumsi Enervon-C dalam bentuk tablet yang memiliki kandungan vitamin C 500 mg, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan vitamin C lebih tinggi, yakni 1000 mg untuk memberikan perlindungan ekstra, serta mampu membuat tubuhmu terasa lebih segar.

Dengan rutin mengonsumsi multivitamin Enervon-C, imunitas tubuh bakal lebih kuat, sehingga tidak mudah terjangkit penyakit, termasuk Covid-19. Selain itu, kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga makanan yang kamu konsumsi dapat diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama, lho!

Untuk mendapatkan sejumlah produk multivitamin Enervon-C, pastikan kamu membelinya dari official store di Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Atau kunjungi drug store dan apotek terdekat di daerahmu.

 

Itulah informasi mengenai gejala yang mungkin ditimbulkan dari varian Omicron beserta langkah tepat menghindari paparan virusnya.

 

 

Featured Image – ft.com

Source – detik.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!