Mengenal Kewajiban dan Hak Anak di Sekolah, Bikin Prestasi Terus Meningkat

Mengenal Kewajiban dan Hak Anak di Sekolah, Bikin Prestasi Terus Meningkat

Seperti diketahui, setiap manusia memiliki kewajiban dan hak masing-masing dalam kehidupan. Setiap peran yang dijalani pastinya punya kedua aspek tersebut, ya. Hal ini pun termasuk kewajiban dan hak anak di sekolah, lho.

Yang perlu moms ketahui, kewajiban dan hak anak di sekolah – dan di rumah memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan tersebut timbul karena adanya tempat berbeda serta peran yang sedang dilakukan Si Kecil. Kalau di sekolah anak adalah pelajar.

Masih bingung dengan kewajiban dan hak anak di sekolah, moms? Tak perlu khawatir, kamu bisa menyimak informasi di bawah ini agar memahaminya. Yuk, simak sampai habis, ya!

 

 

Apa Itu Hak dan Kewajiban?

Mengenal Kewajiban dan Hak Anak di Sekolah, Bikin Prestasi Terus Meningkat

Credit Image - haibunda.com

Sebelum mengetahui apa saja hak dan kewajiban yang didapatkan oleh siswa di sekolah, mari kita pelajari terlebih dahulu tentang pengertian keduanya. Yang pertama, hak merupakan sesuatu yang dimiliki – atau kepunyaan.

Maka, dapat disimpulkan hak adalah segala sesuatu yang harus dimiliki atau didapatkan oleh seseorang. Jadi, hak anak di sekolah adalah sesuatu yang berhak diterima atau didapatkan oleh anak selaku pelajar di sekolah tersebut. 

Sementara itu, kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan. Dengan begitu, kewajiban di sekolah adalah hal-hal yang harus dilakukan di sekolah oleh anak-anak selaku siswa. Keduanya cukup mudah untuk dipahami kan, moms?

 

Berbagai Hak Anak di Sekolah

Kalau moms sudah memahami definisi dari hak dan kewajiban, sekarang beralih ke berbagai hak anak di sekolah – yang wajib ia peroleh. Berikut ini di antaranya.

1. Mendapat materi pelajaran 

Sekolah merupakan tempat untuk menuntut ilmu. Jadi, salah satu hak anak di sekolah yakni mendapat materi pelajaran. 

Untuk itu, setiap guru perlu memberikan materi dan menjelaskannya kepada anak-anak didiknya. Hal tersebut agar siswa mendapatkan ilmu dan kegiatan pembelajaran berjalan dengan lancar. Sebab, tak semua materi yang ada di buku dapat dimengerti oleh anak. 

Jadi, jika suatu ketika di sebuah kelas tidak ada guru yang mengajarkan padahal seharusnya ada jadwal pelajaran, siswa berhak menanyakan keberadaan guru tersebut ke petugas yang menjaga absen guru. Siswa juga bisa izin untuk meminta guru pengganti.

 

2. Bertanya dan berpendapat 

Setiap siswa berhak untuk bertanya kepada guru tentang materi-materi yang belum ia mengerti. Selain itu, siswa pun berhak untuk mengemukakan pendapatnya, baik tentang materi ajar, sistem belajar dan lainnya. 

Dengan begitu, siswa diajarkan untuk mengemukakan isi hatinya dan tidak dibungkam sehingga menjadi orang yang hanya mengiyakan segala sesuatu. 

Namun, dalam hal ini, penting sekali untuk para guru dan orangtua mengingatkan kepada anak perihal sopan santun. Seperti:

  • Bertanya dan berpendapat lah jika tidak ada seseorang yang sedang berbicara. Jadi, jika guru sedang menerangkan, alangkah baiknya tulis terlebih dahulu tentang pertanyaan dan pendapat di kertas, lalu ketika guru selesai menjelaskan barulah kamu bertanya. 
  • Angkat tangan dan berbicaralah ketika sudah dipersilakan. Sebelum mengemukakan pendapat, angkat tangan terlebih dahulu. Jika guru di kelas sudah mempersilahkan, barulah kamu dapat berbicara. 
  • Gunakan bahasa yang sopan dan nada bicara yang tenang. Ketika bertanya dan berpendapat, seorang siswa harus menggunakan bahasa yang sopan dan janganlah meninggikan suaranya ketika sedang berbicara. 

 

3. Menggunakan fasilitas yang ada 

Ketika seorang siswa sudah bersekolah di suatu instansi, maka ia berhak menggunakan fasilitas yang tersedia di sana. Misalnya, kamar mandi, masjid dan perpustakaan. 

Adapun ruangan lainnya seperti ruang musik, ruang komputer, laboratorium dan ruang belajar lainnya. Untuk beberapa ruang yang biasanya digunakan untuk praktik biasanya tak bisa bebas untuk digunakan. Seorang siswa harus meminta izin terlebih dahulu jika ingin memakai ruang tersebut. 

 

4. Mendapat waktu istirahat yang cukup 

Tak dapat dipungkiri, terkadang belajar dengan waktu yang cukup lama membuat anak penat dan lelah. Maka sekolah harus memberikan waktu istirahat yang cukup. 

Misanya, waktu istirahat pagi sekitar 10 menit untuk sekadar meregangkan tubuh. Kemudian istirahat di siang hari dengan durasi yang lebih lama agar siswa dapat mengisi perutnya untuk mengembalikan energinya. 

 

5. Mendapatkan perlakuan yang adil 

Semua siswa sama. Tidak ada yang berbeda. Apapun latar belakang siswa, semua berhak mendapat perlakukan yang adil, baik dari guru maupun sekolah, ya.

 

Bagaimana Dengan Kewajiban Anak di Sekolah?

Mengenal Kewajiban dan Hak Anak di Sekolah, Bikin Prestasi Terus Meningkat

Credit Image - id.theasianparent.com

Selain mendapatkan haknya, siswa pun harus menjalani kewajibannya sebagai pelajar, yaitu:

1. Belajar serta mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas tepat waktu 

Sebagai seorang pelajar, siswa memiliki kewajiban yaitu belajar. Siswa harus mempelajari apa saja materi pembelajaran yang diberikan oleh guru berdasarkan silabus pembelajaran. Selain belajar, siswa juga harus mengerjakan tugas yang diberikan dan mengumpulkannya tepat waktu. 

 

2. Mematuhi peraturan dan tata tertib sekolah 

Setiap tempat pasti memiliki aturan, begitupun dengan sekolah. Ada beberapa peraturan dan tata tertib yang harus ditaati oleh siswa di sekolah. Misalnya, datang ke sekolah sebelum pukul 7.00 pagi, tidak boleh membuang sampah sembarangan, tidak boleh makan di jam pelajaran dan peraturan lainnya. 

 

3. Saling menghargai dan menghormati

Di dalam sebuah sekolah tentunya banyak sekali orang. Semuanya pasti tidak memiliki umur yang sama. Misalnya, guru, petugas kebersihan dan penjaga kantin yang memiliki usia lebih tua. Adapun kakak kelas atau adik kelas. 

Perbedaan umur satu dengan lainnya membuat siswa harus saling menghormati dan menghargai. Bersikaplah sopan dan santun terhadap semua orang yang lebih tua. Bersikaplah ramah kepada semua orang yang lebih muda. 

 

4. Menjaga fasilitas sekolah 

Banyak fasilitas sekolah yang boleh digunakan dengan bebas. Hal tersebut bertujuan untuk menunjang pembelajaran siswa di sekolah. Misalnya, siswa membutuhkan buku pelajaran sebagai referensi, maka ia dapat mengunjungi perpustakaan. Atau siswa ingin buang air kecil, dapat menggunakan toilet. 

Dari beragam fasilitas yang telah disediakan dan boleh digunakan, siswa wajib untuk merawat dan menjaganya agar tempat tersebut terjaga dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. 

 

Maksimalkan Proses Belajar Anak, Penuhi Kebutuhan Nutrisinya

Untuk memaksimalkan kegiatan belajar anak di sekolah, moms perlu memastikan kebutuhan nutrisinya sudah terpenuhi dengan baik. Dalam hal ini, ada beragam komponen yang harus ada dalam menu makanannya, seperti karbohidrat, lemak, protein hewani dan ikan, buah dan sayur, makanan dengan kandungan susu, serta kacang-kacangan.

Untuk memaksimalkan proses pertumbuhan anak dengan memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisinya, pastikan moms sudah memberikan asupan vitamin dan mineral – yang bisa dioptimalkan dengan memberi Si Kecil asupan multivitamin dengan kandungan lengkap.

Kamu direkomendasikan untuk memberikan Enervon-C Plus Sirup yang mengandung Vitamin A, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Vitamin C, dan Vitamin D.

Sejumlah kandungan vitamin tersebut berperan penting untuk mendukung perkembangan anak, membantu optimalkan tumbuh kembang Si Kecil, membuatnya tetap aktif di masa pertumbuhan, meningkatkan napsu makan, membantu pembentukan tulang dan gigi, serta bantu pelihara daya tahan tubuhnya biar tidak mudah sakit.

 

Itulah ulasan mengenai kewajiban dan hak anak di sekolah yang perlu moms ketahui dan pahami.

 

 

Featured Image – kuykampus.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!