Kesehatan itu mahal harganya. Namun, untuk memiliki kesehatan tubuh yang maksimal, tidak memerlukan biaya besar – dan usaha yang repot, lho. Buktinya, hanya dengan rajin berjalan kaki, maka kondisi tubuh pun dapat tetap bugar. Lagi pula, siapa sih yang tidak ingin sehat hingga tua nanti?

Dilansir dari Prevention, menurut Melina B. Jampolis, M.D., pengarang buku The Doctor on Demand Diet, menyarankan setiap individu untuk meluangkan waktu setidaknya 30 menit dengan berjalan kaki setiap harinya.

Nah, lebih dari itu, ternyata berjalan kaki juga bisa memberikan beragam manfaat baik lainnya. Yuk, cari tahu di ulasan berikut ini!

 

 

Memperbaiki Suasana Hati

Credit Image - healthline.com

Ada sebagian orang yang melampiaskan suasana hati mereka yang buruk dengan banyak makan, makan-makanan tinggi gula dan lemak, minum-minuman beralkohol, bahkan menggunakan obat-obatan terlarang. Padahal, ada cara yang jauh lebih sehat, yakni jalan kaki. Bahkan, cara ini tidak melibatkan tambahan kalori yang masuk ke dalam tubuh, lho.

Berdasarkan studi, jalan kaki akan memodifikasi sistem saraf yang kemudian mampu meredakan rasa marah serta permusuhan. Apalagi jika aktivitas ini dilakukan di tengah pemandangan alam dengan sinar matahari menyinari, sangat membantu memperbaiki suasana hati kamu saat suasana hati sedang buruk.

 

Membantu Membakar Kalori

Kalori sebenarnya dibutuhkan sebagai sumber energi, sehingga tubuh bisa menjalankan fungsinya dengan normal. Sayangnya, sering kali asupan kalori tidak seimbang; lebih banyak kalori yang masuk daripada yang dibakar. Gaya hidup mager alias sedenter turut berpengaruh terhadap surplus kalori dalam tubuh, menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas.

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Sports Medicine mengungkap berbagai manfaat jalan kaki. Di antaranya adalah membakar kalori, sehingga dapat membantu menurunkan berat badan, serta menguatkan tulang.

 

Mengurangi Risiko Stroke

Credit Image - mayapadahospital.com

Mengutip laman resmi Kementerian Kesehatan RI, menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, dr. Cut Putri Arianie, MHKes, 1 dari 4 orang di dunia menderita stroke. Padahal, menurutnya penyakit berbahaya ini bisa dicegah.

Melansir Prevention, berdasarkan studi yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Boulder Colorado dan University of Tennessee, Amerika Serikat, rutin jalan kaki mampu menurunkan tekanan darah. Efek tersebut dapat menurunkan risiko terkena stroke hingga 20-40 persen.

Selain itu, penelitian dalam jurnal The New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa perempuan yang jalan kaki setidaknya 2,5 jam per minggu memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah 30 persen, dibanding mereka yang tidak rutin berjalan kaki.

 

Meningkatkan Angka Harapan Hidup

Siapa pun pastinya ingin berumur panjang. Nah, salah satu bentuk invetasi yang bisa kamu dilakukan sejak muda adalah memperbanyak aktivitas fisik. Salah satunya adalah dengan jalan kaki secara teratur. Terbilang mudah, kan?

Sebuah penelitian dalam Journal of the American Geriatrics Society tahun 2019 menunjukkan bahwa lansia berusia 70-90 tahun yang rutin ke luar rumah dan melakukan aktivitas fisik bisa hidup lebih lama dibanding mereka yang kurang aktif.

 

Menjaga Daya Tahan Tubuh

Credit Image - klikdokter.com

Yang terakhir, rutin berjalan kaki juga dapat menjaga daya tahan tubuh. Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Arthritis Research & Therapy melibatkan partisipan lansia dengan kondisi artritis reumatoid, yakni peradangan pada sendi. Hasilnya, setelah 10 minggu melakukan latihan interval jalan kaki dengan intensitas tinggi, didapat hasil peningkatan daya tahan tubuh.

Penelitian lain dalam jurnal Chronic Respiratory Disease menunjukkan bahwa olahraga berupa jalan kaki bisa membantu para penderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dalam mengurangi risiko kematian.

Kesulitan bernapas yang umum dialami oleh para pasien PPOK cenderung membuat mereka jarang bergerak dan berisiko mengalami obesitas. Jalan kaki, selain dapat meningkatkan kondisi kesehatan mereka, juga mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular serta sindrom metabolik.

Nah, guna mengoptimalkan sistem imunitas kamu juga memerlukan asupan vitamin dan mineral lengkap setiap harinya, lho. Selain dari sumber makanan, kedua nutrisi ini bisa diperoleh dengan rutin mengonsumsi multivitamin. Kamu direkomendasikan minum Enervon-C dan Enervon Active.

Konsumsi Enervon-C yang memiliki kandungan lengkap, yaitu Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C Effervescent — dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk berikan perlindungan ekstra, terutama kamu yang sudah sering beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, bagi yang memiliki masalah lambung sensitif, direkomendasikan mengonsumsi Enervon Active – dengan kandungan non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc dapat menjaga stamina tubuh, sekalius mengoptimalkan kinerja sistem imun.

Kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon Active juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga tubuh bisa mengolah makanan yang dikonsumsi, kemudian diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini tentunya bisa membuat makin produktif dalam melakukan aktivitas harian.

Untuk mendapatkan sejumlah produk multivitamin Enervon yang asli, pastikan kamu membelinya dari official store di Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Atau, bisa kunjungi drug store dan apotek terdekat di daerahmu.

 

Wah, itulah kelima manfaat rutin berjalan kaki, termasuk mampu meningkatkan sistem imunitas. Sudahkah kamu rajin melakukannya?

 

 

Featured Image – klikdokter.com

Source – cnnindonesia.com