Sakit Tenggorokan Biasa Vs Akibat Omicron, Apa Perbedaannya?

Sakit Tenggorokan Biasa Vs Akibat Omicron, Apa Perbedaannya?

font size A Ǎ

Sakit tenggorokan menjadi salah satu gejala Covid-19 varian Omicron yang seringkali dialami. Namun yang terkadang membingungan, sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh hal lainnya, seperti ketika pilek dan batuk biasa. Jadi, bagaimana cara membedakannya?

Radang – atau sakit tenggorokan biasanya ditandai dengan rasa nyeri, seperti ada sensasi tersayat, kering, panas, gatal, hingga tercekat di daerah tenggorokan. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk varian Omicron.

Untuk membedakan sakit tenggorokan akibat Omicron dan penyebab lainnya, berikut ini ciri-ciri yang mesti diperhatikan.

 

 

Ciri-Ciri Sakit Tenggorokan

Sakit Tenggorokan Biasa Vs Akibat Omicron, Apa Perbedaannya?

Credit Image - halodoc.com

Dilansir dari CNN Indonesia, menurut dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Marlinda Adham menjelaskan bahwa penyebab sakit tenggorokan bisa terjadi karena berbagai hal, termasuk infeksi varian Omicron.

Sakit tenggorokan juga dapat terjadi, karena inflamasi, infeksi saluran napas – atau ISPA, bakteri dan virus, alergi, udara kering, atau akibat bahan kimia serta iritan lainnya. Namun, secara umum, dijelaskan bahwa sakit tenggorokan memiliki ciri-ciri, seperti:

  • Nyeri, seperti tersayat
  • Tenggorokan terasa panas dan kering
  • Tercekat dan memberat waktu menelan dan berbicara
  • Kesulitan menelan
  • Pembesaran kelenjar getah bening di leher atau bawah rahang
  • Demam atau meriang
  • Hidung tersumbat

 

Perbedaan Sakit Tenggorokan Biasa Vs Infeksi Omicron

Sementara itu, sakit tenggorokan pada Covid-19, terutama akibat varian Omicron juga seringkali disertai dengan gejala lainnya, seperti hidung meler, sakit kepala, kelelahan, dan bersin-bersin. Perlu diketahui, Omicron lebih dahulu menginfeksi tenggorokan, kemudian disusul dengan gejala lainnya.

Jika diperhatikan, sakit tenggorokan biasa dengan yang menjadi gejala Omicron memang sulit dibedakan tanpa melakukan tes.

Oleh karena itu, untuk memastikan penyebab sakit tenggorokan di masa pandemi ini, disarankan setiap orang yang mengalami gejala sakit tenggorokan untuk melakukan pemeriksaan swab antigen atau swab PCR, apalagi jika ada kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

 

Gejala Varian Omicron

Sakit Tenggorokan Biasa Vs Akibat Omicron, Apa Perbedaannya?

Credit Image - indozone.id

Sebenarnya gejala Omicron terbilang umum dan bisa dialami oleh siapa saja. Dikutip dari University of California Davis Health, varian Omicron memiliki gejala yang mirip dengan varian Covid-19 lainnya, termasuk Delta. Ini termasuk batuk, demam, dan kelelahan.

Namun, meskipun gejalanya mirip, dikatakan bahwa gejala varian Omicron ini jauh lebih ringan dan jarang menyebabkan gejala berat, dengan catatan bagi orang yang sudah divaksinasi dan booster, gejalanya cenderung lebih ringan. Sebaliknya, kalau belum divaksin, maka gejalanya bisa parah, menyebabkan rawat inap, dan risiko kematian.

Sementara itu, Lorena Garcia, ahli epidemiologi dan profesor di Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, juga mengungkapkan bahwa gejala Omicron hampir mirip dengan varian lainnya. Namun, perbedaan gejala dan tingkat keparahan yang dirasakan setiap orang berbeda-beda tergantung dari mereka sudah divaksinasi atau belum.

Gejala Omicron paling umum yang kerap dirasakan, seperti demam, batuk, kelelahan, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri di bagian tubuh, hingga diare dan ruam kulit.

 

Yuk, Terus Lakukan Langkah Pencegahan!

Langkah paling efektif yang dapat dilakukan individu untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, yaitu dengan menjaga jarak, memakai masker, rutin membuka jendela untuk memperbaiki sirkulasi udara, menghindari keramaian, rutin mencuci tangan, dan segera divaksinasi.

Selain itu, kamu juga sangat disarankan menjaga kekebalan tubuh yang bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup. Hidup sehat – dapat bantu jaga imunitas tubuh tetap kuat. Dan, lengkapi hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Multivitamin Enervon-C memiliki berbagai kandungan, yaitu Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat ini dapat membantumu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Nah, kamu bisa minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent — dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk berikan perlindungan ekstra dan sensasi rasa segar sepanjang hari.

Namun, jika kamu memiliki masalah lambung yang cukup sensitif, maka direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active – dengan kandungan non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc dapat menjaga stamina tubuh, sekalius mengoptimalkan kinerja sistem imun.

 

Sakit tenggorokan biasa dan akibat varian Omicron mungkin cukup sulit dibedakan. Untuk menghindari risiko berbahayanya, terus lakukan langkah pencegahan dan jaga selalu imunitas tubuh!

 

 

Featured Image – yesdok.com

Source – cnnindonesia.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!