Asupan Zinc Sangat Diperlukan Tubuh Saat Puasa, Mengapa Demikian?
Mencukupi kebutuhan zinc setiap harinya termasuk salah satu kunci utama untuk menjaga kekebalan tubuh, termasuk ketika menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan nanti.
Dari sekian banyaknya jenis mineral, zinc dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Dilansir dari Medical News Today, tubuh manusia membutuhkan zinc untuk mengaktifkan sebuah sel bernama sel T.
Jika tubuh kekurangan zinc, maka lebih rentan terserang penyakit, dibandingkan dengan orang yang memiliki cukup zinc di dalam tubuhnya. Tapi, mengapa tubuh memerlukan zinc terutama di bulan puasa? Kalau begitu, informasi di bawah ini tak boleh dilewatkan, ya. Yuk, di simak sampai habis!
Mengapa Tubuh Butuh Zinc Terutama Selama Berpuasa?

Credit Image - news.abplive.com
Saat puasa, tubuh memiliki lebih sedikit waktu untuk bisa makan dan minum. Semua pola makan sehari-hari akan berubah. Waktu makan dan minum yang relatif sedikit ini bisa membuat tubuh cenderung lebih mudah kekurangan nutrisi.
Apalagi, jika saat waktu sahur dan berbuka tidak diatur dengan pemilihan makanan yang tepat. Kalau sudah kekurangan nutrisi, sistem kekebalan tubuh akan melemah. Maka itu, keberadaan zinc semakin dibutuhkan saat bulan puasa agar tubuh dapat beradaptasi dengan baik dengan perubahan yang terjadi selama puasa.
Dengan zinc yang cukup dalam tubuh, kekebalan tubuh pun akan kuat. Kamu tidak mudah jatuh sakit. Ibadah puasa pun dapat dijalankan dengan optimal tanpa adanya gangguan, seperti flu dan batuk, yang membuat mudah lemas serta tak bertenaga.
Zinc akan Bekerja Optimal jika Dibarengi dengan Asupan Vitamin C

Credit Image - everydayhealth.com
Selain zinc, ada mikronutrien lain yang diperlukan tubuh yakni vitamin C. Ini karena sel darah putih yang berfungsi sebagai pertahanan kekebalan tubuh mengandung vitamin C yang sangat tinggi dalam komposisinya. Jadi, tingginya vitamin C dalam sel darah putih dapat melindungi sel sehat di tubuh terhadap kerusakan akibat serangan bakteri atau virus.
Vitamin C ini juga mengandung antioksidan tinggi yang mampu menghalangi kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas terbentuk ketika tubuh memecah makanan atau ketika kamu terpapar asap tembakau, polusi, atau radiasi.
Maka itu, vitamin C juga sangat dibutuhkan saat puasa untuk membuat pertahanan tubuh semakin kuat, sama seperti tubuh membutuhkan zinc.
Bagaimana Cara Memenuhi Kebutuhan Zinc?

Credit Image - alodokter.com
Zinc merupakan makronutien penting yang dapat mendukung imunitas selama bulan puasa. Untuk mendapatkan asupan yang satu ini juga tidaklah sulit. Zinc terkandung dalam berbagai sumber makanan yang mudah ditemui, seperti:
- Daging sapi tanpa lemak
- Kerang
- Tiram
- Kepiting
- Udang
- Telur
- Kentang
- Susu dan produk olahannya
- Sayuran berwarna hijau, seperti kangkung
- Biji-bijian utuh
Namun, untuk kamu yang sibuk dan lebih menyukai hal yang praktis bisa memenuhi kebutuhan zinc harian dengan mengonsumsi multivitamin seperti Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 gram, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc.
Berbagai vitamin tersebut dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, serta mengoptimalkan proses metabolisme untuk mengubah makanan menjadi energi yang lebih tahan lama, sehingga kamu tak mudah lelah saat beraktivitas.
Tapi, apakah mengonsumsi multivitamin Enervon Active setiap hari aman dilakukan? Tenang saja, ini aman dilakukan. Karena kandungannya yang termasuk dalam jenis vitamin larut air, jadi mudah diserap tubuh dan sisa zat yang tidak diperlukan akan di keluarkan melalui urin.
Selain itu, kandungan non-acidic vitamin C juga aman dikonsumsi bagi kamu yang memiliki perut sensitif. Jadi, tak perlu khawatir lambung terasa nyeri.
Kini, kamu sudah tahu ya mengapa kebutuhan mineral zinc penting dipenuhi apalagi di bulan Ramadan. Pastikan kamu telah mendapat asupannya secara rutin, termasuk ketika berpuasa!
Featured Image – klikdokter.com
Source – hellosehat.com





