Gorengan kerap kali dijadikan sebagai hidangan wajib ketika berbuka puasa. Sayangnya, kamu perlu mengetahui bahwa ada bahaya yang mengintai di balik kebiasaan terlalu sering mengonsumsi gorengan.

Selain tinggi kalori, gorengan juga mengandung lemak jenuh yang didapat dari minyak goreng untuk mengolah jenis makanan tersebut. Dibanding dengan cara memasak lainnya, menggoreng makanan bisa menambahkan banyak kalori dalam makanan.

Lebih dari itu, ada deretan bahaya yang turut mengintai ketika kamu sering mengonsumsi gorengan. Berikut ulasannya.

 

 

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Credit Image - halodoc.com

Makan gorengan dapat meningkatkan tekanan darah, kolesterol, dan penyakit jantung.

Sebuah studi menemukan, perempuan yang mengonsumsi satu atau lebih ikan goreng per minggu memiliki risiko gagal jantung 48 persen lebih tinggi daripada mereka yang hanya mengonsumsi 1-3 ikan goreng per bulan.
 

Risiko Diabetes Turut Meningkat

Sejumlah penelitian menemukan bahwa asupan gorengan dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2. Sebuah studi mencatat, orang yang mengonsumsi makanan cepat saji dua kali per minggu ditemukan dua kali lebih mungkin untuk mengalami resistensi insulin.

Studi lain menemukan, konsumsi 4-6 porsi gorengan per minggu membuat seseorang 39 persen lebih mungkin terkena diabetes tipe-2.

 

Adanya Risiko Obesitas

Credit Image - miskawaanhealth.com

Sebagaimana telah dijelaskan di atas, makanan yang digoreng mengandung lebih banyak kalori daripada makanan yang diracik dengan metode lain. Dengan demikian, makan gorengan dapat meningkatkan asupan kalori secara signifikan. Hal ini jelas membuat seseorang berisiko mengalami kenaikan berat badan.

Hal yang sama juga dipicu oleh kadar lemak jenuh yang tinggi pada gorengan. Lemak jenuh dapat memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak, yang kemudian membuat seseorang mengalami kelebihan berat badan.

 

Mengandung Senyawa Berbahaya

Bahaya banyak makan gorengan selanjutnya disebabkan oleh akrilamida, senyawa berbahaya yang terdapat di dalam makanan yang digoreng.

Akrilamida merupakan zat beracun yang dapat terbentuk dalam makanan yang dimasak dalam suhu tinggi seperti menggoreng dan memanggang. Akrilamida dibentuk oleh reaksi kimia antara gula dan asam amino.

Makanan bertepung dan makanan yang dipanggang biasanya memiliki konsentrasi akrilamida yang tinggi. Penelitian pada hewan menemukan bahwa akrilamida berpotensi meningkatkan risiko kanker.

 

Jaga Kesehatan Selama Puasa, Terapkan Pola Hidup Sehat!

Credit Image - realfood.co.id

Selain memilih menu berbuka yang bernutrisi tinggi – sekaligus menghindar makanan gorengan, kamu juga disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat agar kondisi tubuh tetap fit. Hal ini juga akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh, lho.

Pastikan kamu sudah mencukupi kebutuhan cairan tubuh, istirahat selama 7-8 jam setiap malamnya, rajin berolahraga, serta mengelola stres. Dan lengkapi hidup sehatmu dengan rutin mengonsumsi multivitamin.

Kamu direkomendasikan mengonsumsi suplemen multivitamin dari Enervon yang punya beragam kandungan vitamin dan mineral.

Minum Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Konsumsi Enervon-C Effervescent yang mengandung Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg – yang satu ini dapat berikan perlindungan ekstra, serta dapat memberikan rasa segar sepanjang hari, lho.

Dan, untuk kamu yang punya lambung sensitif, sangat direkomendasikan mengonsumsi Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Pastinya, kandungan vitamin C dan vitamin B kompleks di dalamnya dapat membantu mengoptimalkan kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan vitamin B kompleks pada  membantu mengoptimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama. Hal ini tentu dapat membuat kamu semakin produktif.

 

Itulah deretan bahaya terlalu sering mengonsumsi gorengan ketika berbuka puasa. Jika kamu masih sering menerapkan kebiasaan ini, sebaiknya segera dikurangi, ya!

 


Featured Image – klikdokter.com

Source – cnnindonesia.com