5 Dampak Membiarkan Insomnia, Ternyata Berbahaya, Lho!

5 Dampak Membiarkan Insomnia, Ternyata Berbahaya, Lho!

font size A Ǎ

Sebagian besar darimu pasti pernah mengalami insomnia. Kondisi ini pun bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti stres, kebiasaan tidur yang buruk, atau faktor masalah kesehatan yang lainnya. Meski umum, namun insomnia tidak boleh diremehkan, lho.

Karena, kurangnya waktu tidur bisa membuatmu merasa lelah – atau tidak enak badan keesokan harinya. Bahayanya, jika insomnia dibiarkan dalam jangka panjang ini bisa memicu timbulnya masalah kesehatan yang lebih serius.

Berikut ini dampak buruk dari insomnia yang mesti diwaspadai.

 

 

Memicu Microsleep

5 Dampak Membiarkan Insomnia, Ternyata Berbahaya, Lho!

Credit Image - tirto.id

Dampak pertama membiarkan insomnia gak diobati yaitu bisa memicu microsleep. Kondisi ini biasanya terjadi selama beberapa detik saja, sehingga sering tidak disadari. Salah satu pemicunya yaitu karena kekurangan waktu tidur pada malam hari.

Beberapa tanda microsleep yaitu kamu jadi tidak sadar akan apa yang terjadi, terus-menerus menguap, dan gejala lainnya. Kalau terus-terusan terjadi, ini bisa sangat mengganggu aktivitas harian kamu. Bahkan, kalau terjadi saat kamu sedang berkendara atau mengoperasikan alat berat, dampaknya bisa fatal.

Untuk mengatasi insomnia, cobalah untuk menciptakan suasana atau tempat tidur yang nyaman. Misalnya dengan memperhatikan kondisi kasur, pencahayaan, kebisingan, dan sebagainya. Usaha ini perlu kamu coba agar keesokan harinya bisa lebih segar dan bugar.

 

Menimbulkan Masalah Berat Badan

Masalah berat badan juga bisa timbul akibat insomnia. Bukannya menurunkan, insomnia malah bisa memicu penambahan berat badan. Dilansir New York Times, meskipun kamu mungkin mengharapkan yang sebaliknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang durasi tidurnya pendek cenderung memiliki berat badan lebih besar daripada orang-orang yang durasi tidurnya lebih lama, meskipun orang tersebut menghabiskan lebih banyak kalori saat bangun daripada tidur.

Pasalnya, insomnia dapat mengurangi produksi hormon leptin yang berfungsi menekan rasa lapar. Dilansir Healthline, tidur memengaruhi kadar dua hormon, leptin dan grelin, yang mengontrol rasa lapar dan kenyang.

Leptin memberi tahu otak kamu bahwa kamu sudah cukup makan. Tanpa tidur yang cukup, otak kamu mengurangi leptin dan meningkatkan grelin, yang merupakan stimulan nafsu makan.

Beberapa tanda yang bisa dirasakan yaitu kamu jadi mudah lapar atau ingin ngemil pada malam hari. Kalau terus dilakukan, ini bisa memicu berat badan menjadi bertambah. Makanya, kalau kamu tidak ingin mengalami masalah kesehatan ini, segera obati insomnia.

 

Gangguan Kardiovaskular

5 Dampak Membiarkan Insomnia, Ternyata Berbahaya, Lho!

Credit Image - emc.id

Tidur secara teratur sebenarnya tidak hanya memengaruhi kekebalan tubuh. Kebiasaan ini juga memperbaiki keseluruhan kondisi tubuh kamu, seperti menjaga pembuluh darah tetap sehat, menjaga kesehatan jantung, hingga mencegah peradangan, sehingga penting untuk dimaksimalkan.

Sebaliknya, jika kamu membiarkan insomnia tidak terobati, ini bisa bisa berdampak pada timbulnya penyakit serius. Dilansir Healthline, orang yang kurang tidur lebih mungkin terkena penyakit kardiovaskular. Satu analisis mengaitkan insomnia dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

Untuk mengurangi insomnia, mungkin pertama-tama kamu perlu mencari pemicunya. Jika penyebabnya stres, kamu bisa perlahan melakukan relaksasi atau menenangkan diri. Beda lagi kalau penyebabnya karena jadwal tidur yang berantakan, kamu perlu membuat jadwal tidur yang lebih baik.

 

Menyebabkan Kelelahan Otak

Selain dampak di atas, insomnia juga bisa membuat kamu jadi lebih sulit menyelesaikan tugas atau aktivitas sehari-hari. Ini karena kurangnya waktu tidur tadi sehingga menimbulkan kelelahan pada otak. Akibatnya, kamu jadi sulit untuk berkonsentrasi, sulit mengingat sesuatu, atau bahkan dalam jangka panjang bisa menimbulkan halusinasi.

Padahal, dalam melakukan aktivitas apa pun konsentrasi sangat dibutuhkan. Tujuannya agar tugas itu selesai dengan maksimal dan lebih cepat. Kalau kamu membiarkan insomnia berlarut-larut, lama-lama ini bisa menghambat produktivitas kamu.

 

Melemahkan Kekebalan Tubuh

5 Dampak Membiarkan Insomnia, Ternyata Berbahaya, Lho!

Credit Image - klikdokter.com

Sistem imun memiliki peran sentral dalam pertahanan tubuh. Di antaranya untuk melawan bakteri, virus, dan zat asing lainya. Kalau sistem imun melemah, maka tubuh pun juga akan mudah terserang penyakit.

Bukan hanya karena cuaca, salah satu penyebab dari melemahnya sistem imun ini adalah  karena kebiasaan kurang tidur atau insomnia tadi. Pada kondisi ini, sistem kekebalan tubuh mencegah untuk membangun kekuatannya, sehingga berakibat pada tubuh yang rentan sakit serta membutuhkan waktu yang lama untuk bisa pulih.

Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan terapi secara perlahan. Misalnya dengan rutin melakukan olahraga. Sederhana saja, seperti joging atau lari-lari kecil di sekitar rumah. Namun, hindari berolahraga terlalu dekat dengan jam tidur, ya!

Tidur memang bisa meningkatkan kekebalan tubuh – untuk itu, pastikan kamu sudah mencukupi kebutuhan tidurmu setiap malamnya.

Selain tidur, menjaga imunitas bisa dilakukan dengan pola makan sehat, berolahraga secara rutin, dan kelola stres. Dan biar imunitas semakin kuat, kamu juga disarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, salah satunya dengan mengonsumsi suplemen multivitamin, seperti Enervon-C atau Enervon Active – yang punya kandungan lengkap, sekaligus bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Multivitamin Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat  yang berperan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent – dengan kandungan Vitamin C yang lebih tinggi, serta mampu memberikan perlidungan ekstra terhadap tubuh, sekaligus membuat tubuh terasa segar sepanjang hari!

Untuk kamu yang memiliki masalah lambung sensitif, direkomendasikan untuk minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, multivitamin Enervon-C dan Enervon Active juga dapat menjaga metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya. Dengan manfaat ini, tubuh pun bisa lebih produktif dalam menjalani rutinitas harian.

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia, ya!

 

Itulah dampak jika membiarkan insomnia. Jika kamu mengalaminya, segera atasi agar terhindar dari risiko di atas.

 

 

Featured Image – health.com

Source – idntimes.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!