Kenali Gejala dan Penyebab Fatigue, Kondisi Kelelahan yang Sering Dialami

Kenali Gejala dan Penyebab Fatigue, Kondisi Kelelahan yang Sering Dialami

font size A Ǎ

Pernahkah kamu merasa selalu lelah dan lesu? Bisa jadi, kamu mengalami fatigue – kondisi di mana kamu merasa lelah, lesu, dan kurang bertenaga dalam waktu yang lama. Namun, fatigue adalah hal yang berbeda dari sekedar merasa ngantuk saja, lho.

Fatigue adalah kondisi yang membuatmu tidak memiliki motivasi dan energi. Mengantuk mungkin adalah gejala fatigue, namun kedua hal tersebut tidaklah sama. Fatigue adalah gejala umum dari berbagai kondisi medis, baik yang ringan sampai serius.

Selain itu, fatigue adalah sesuatu masalah yang bisa disebabkan oleh gaya hidup kurang sehat, mulai dari kurang olahraga atau pola makan yang buruk.

 

 

Jenis-Jenis Fatigue

Kenali Gejala dan Penyebab Fatigue, Kondisi Kelelahan yang Sering Dialami

Credit Image - greatplacetowork.co.id

Dilansir Medical News Today, ada dua jenis kelelahan yakni:

  • Kelelahan fisik. Seseorang merasa sulit secara fisik untuk melakukan hal-hal yang biasa dilakukan, misalnya naik tangga. Kondisi ini termasuk otot lemah. Diagnosis nantinya mungkin melibatkan tes kekuatan.
  • Kelelahan mental. Seseorang merasa lebih sulit untuk berkonsentrasi pada banyak hal. Orang tersebut mungkin merasa mengantuk. Kesulitan untuk tetap terjaga saat bekerja juga kondisi yang menggambarkan kelelahan mental.

Jika fatigue yang dialami adalah kondisi yang tidak dapat teratasi dengan istirahat dan nutrisi yang tepat, atau kamu curiga itu disebabkan oleh kondisi lain, segera hubungi dokter. Tenaga medis dapat membantu mendiagnosis penyebab kelelahan dan membuat rencana perawatan yang tepat.

Fatigue, terutama fatigue kronis, biasanya berhubungan dengan kondisi medis atau masalah kesehatan. Kondisi itu dikenal dengan myalgic encephalomyelitis (ME) atau sindrom kelelahan kronis (CFS).

 

Tanda dan Gejala Fatigue

Fatigue adalah keluhan yang umum terjadi. Penting untuk diketahui, fatigue adalah suatu gejala, bukan penyakit. Banyak penyakit yang dapat mengakibatkan kelelahan, dalam bentuk fisik, psikologis atau gabungan keduanya.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Ada berbagai gejala fatigue yang terkait tergantung pada penyebab. Individu dengan penyakit jantung, penyakit paru-paru atau anemia dapat mengalami sesak napas atau mudah lelah setelah melakukan aktivitas yang minim.

Orang dengan diabetes dapat mengalami poliuria (buang air kecil berlebih), polidipsia (haus berlebih), atau perubahan pada penglihatan.

Orang dengan hipotiroidisme juga dapat mengalami gejala kedinginan, kulit kering dan rambut yang rapuh.

Selain itu, gejala fatigue adalah:

  • Penurunan berat badan
  • Nyeri pada dada dan sesak napas
  • Muntah dan diare
  • Demam dan menggigil
  • Kelemahan atau nyeri otot
  • Kecemasan dan depresi.

Apabila tidak diatasi dengan baik, kondisi kelemahan dapat menyebabkan beberapa kemungkinan komplikasi, seperti:

  • Depresi
  • Isolasi sosial
  • Batasan gaya hidup
  • Meningkatnya absen di tempat kerja.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila kamu memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan petugas kesehatan.

 

Penyebab Fatigue

Kenali Gejala dan Penyebab Fatigue, Kondisi Kelelahan yang Sering Dialami

Credit Image - sultantv.co

Penyebab kelelahan – atau fatigue pun dapat dibedakan menjadi tiga kategori utama, yaitu faktor gaya hidup, isu medis, dan isu kesehatan mental.

Faktor gaya hidup

Jika kamu mengalami kelelahan, aktivitas dan pilihan gaya hidup Anda dapat menjadi penyebab utama. Faktor gaya hidup yang mungkin menyebabkan fatigue adalah:

  • Aktivitas fisik, termasuk bekerja, yang berlebihan
  • Kurang beraktivitas
  • Kurang tidur
  • Bosan
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Periode stress emosional
  • Berkabung
  • Menggunakan obat-obatan tertentu
  • Mengonsumsi alkohol secara rutin
  • Mengonsumsi kafein
  • Tidak memiliki pola makan yang baik dan bergizi.

 

Masalah medis

Pasien dengan nyeri kronis sering terbangun di sepanjang malam. Mereka biasanya merasa lelah ketika bangun dan tidak bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik. Kombinasi rasa sakit dan kurang tidur dapat menyebabkan kelelahan.

Beberapa masalah dan kondisi medis yang dapat menyebabkan fatigue adalah:

  • Anemia
  • Nyeri
  • Penyakit Addison’s (kelainan yang mempengaruhi kadar hormon)
  • Hipotiroidisme (tiroid underaktif)
  • Hipertiroidisme (tiroid overaktif)
  • Artritis
  • Insomnia dan gangguan tidur lainnya
  • Gangguan makan
  • Gangguan autoimun
  • Fibromyalgia
  • Gagal jantung kongestif
  • Kanker
  • Diabetes
  • Penyakit ginjal atau hati
  • Infeksi
  • Gejala kelelahan kronis
  • Penyakit paru obstruktif kronis (COPD, yang mempersulit pernapasan)
  • Emfisema
  • Restless legs syndrome.

 

Masalah kesehatan mental

Orang yang mengalami kegelisahan serta depresi dapat mengalami kelelahan sebagai gejala dari kondisi tersebut. Sebagai contoh, fatigue adalah gejala dari gangguan kecemasan dan depresi.

 

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Karena kelelahan merupakan gejala dari suatu kondisi penyebab, perawatan tergantung pada penyebab yang mungkin bersifat fisik, psikologis atau gabungan keduanya.

Namun yang terpenting, untuk mengatasi fatigue, ini juga berkaitan dengan gaya hidup. Jika kamu memiliki kebiasaan yang kurang sehat, ada baiknya segera perbaiki hal tersebut – dan terapkan pola hidup yang lebih sehat, ya.

Kamu disarankan menjalani gaya hidup sehat mulai dari mengonsumsi makanan bergizi seimbang hingga rutin berolahraga. Selain itu, memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral juga penting dilakukan untuk menjaga energi tubuh sepanjang hari.

Vitamin dan mineral baik bisa kamu peroleh dengan rutin mengonsumsi multivitamin dengan kandungan lengkap, seperti Enervon-C atau Enervon Active – yang punya kandungan lengkap, sekaligus bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Multivitamin Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat  yang berperan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent – dengan kandungan Vitamin C yang lebih tinggi, serta mampu memberikan perlidungan ekstra terhadap tubuh, sekaligus membuat tubuh terasa segar sepanjang hari!

Untuk kamu yang memiliki masalah lambung sensitif, direkomendasikan untuk minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, multivitamin Enervon-C dan Enervon Active juga dapat menjaga metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya. Dengan manfaat ini, tubuh pun bisa lebih produktif dalam menjalani rutinitas harian.

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia, ya!

 

Fatigue adalah kondisi yang cukup umum dialami – dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Jika kamu merasakannya, tetap perhatikan penyebabnya dan segera mencari cara untuk mengatasi fatigue.

 

 

Featured Image – voi.id


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!