Pola Makan Berperan Dalam Kekuatan Imunitas, Ini Penjelasannya

Pola Makan Berperan Dalam Kekuatan Imunitas, Ini Penjelasannya

Imun adalah sistem terpenting dalam tubuh manusia. Dengan sistem kekebalan yang baik, maka risiko berbagai macam penyakit dapat dihindari. Menjaga daya tahan pun bisa dilakukan dengan berbagai hal, termasuk menerapkan pola makan sehat.

Konsumsi makanan tidak sehat, kelebihan berat badan, serta asupan vitamin dan mineral yang kurang terpenuhi termasuk beberapa faktor yang dapat menyebabkan melemahnya kekebalan, lho. Akibatnya, kamu pun lebih rentan terhadap serangan patogen berbahaya.

Untuk menjaga imunitas dengan pola makan, berikut ini deretan hal yang perlu diterapkan.

 

 

Makan Secukupnya

Pola Makan Berperan Dalam Kekuatan Imunitas, Ini Penjelasannya

Credit Image - kumparan.com

Seperti halnya mobil yang memerlukan bensin agar bisa berjalan, tubuh kamu membutuhkan asupan nutrisi supaya dapat bekerja dengan optimal. Nutrisi ini tentunya diperoleh dari makanan.

Sistem imun terbentuk dari berbagai sel dan protein yang berperan dalam melawan infeksi dari patogen asing. Untuk membentuk komponen sistem imun ini, tubuh membutuhkan energi yang juga didapatkan dari makanan serta minuman.

Memenuhi kebutuhan nutrisi memang penting, tetapi kamu tidak perlu makan secara berlebihan. Konsumsi makanan berlebihan akan berdampak pada kondisi obesitas, yang akhirnya dapat merusak sel darah putih. Hal ini mengakibatkan sistem imun terganggu dan menyebabkan kamu jadi lebih mudah sakit.

Kuncinya adalah, memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi yang cukup untuk tubuh. Umumnya, anjuran jumlah kalori untuk pria adalah sebesar 2.000 – 3.000 kalori serta wanita sebesar 1.600 – 2.400 kalori per hari. Namun, jumlah kalori ini sebenarnya akan tergantung dari faktor usia, berat badan, dan jenis aktivitas yang kamu lakukan.

 

Batasi Konsumsi Lemak

Tidak hanya jumlah nutrisi yang harus kamu perhatikan, tetapi juga jenisnya. Tubuh ibarat mobil mewah yang membutuhkan jenis bahan bakar khusus agar bisa bekerja dengan baik. Pola makan tinggi lemak jenuh, misalnya daging merah, margarin, keju, gorengan, tentu bukan sumber energi yang tepat ataupun berkualitas.

Dengan membatasi konsumsi lemak tidak sehat, sistem kekebalan tubuh akan makin kuat. Sebaliknya, kalau kadar lemak tubuh terlalu banyak, kamu akan lebih mudah terinfeksi. Kenapa? Karena sisa minyak dari makanan yang kamu konsumsi bisa merusak fungsi sel darah putih yang penting untuk melawan patogen penyebab penyakit.

Belum lagi, makanan tinggi lemak bisa berdampak negatif terhadap kumpulan mikroorganisme baik yang secara alami ada di dalam tubuh kamu.  Mikroorganisme ini ternyata juga berperan dalam menunjang fungsi sistem imun.

Selain sistem imun, pembatasan konsumsi lemak ini pun bermanfaat dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

 

Perbanyak Asupan Buah dan Sayuran

Pola Makan Berperan Dalam Kekuatan Imunitas, Ini Penjelasannya

Credit Image - suara.com

Anjuran pola makan sehat yang bergizi seimbang bukan tanpa alasan. Buah-buahan, sayuran, dan sumber gandum utuh mengandung berbagai vitamin, mineral, fitokimia, serta antioksidan yang penting untuk tubuh. Nutrisi-nutrisi tersebut yang akan menunjang fungsi dan kerja dari sistem kekebalan tubuh.

Sayuran, terutama yang berdaun hijau memiliki nutrisi yang vital untuk sistem kekebalan tubuh. Apa saja nutrisi yang dapat menambah daya tahan tubuh dari sayuran? Vitamin A and C, serta B9 alias folat bisa diperoleh dari sayuran berdaun hijau.

Brokoli bisa kamu konsumsi karena kandungan serat dan antioksidannya. Sayuran ini juga kaya akan vitamin A, C, dan E. Kandungan nutrisi inilah yang membuat brokoli mampu menjaga dan meningkatkan sistem imun tubuh.

Kandungan antioksidan pada bayam tidak kalah tinggi dibandingkan brokoli. Tidak cuma antioksidan, bayam pun mengandung banyak beta karoten, vitamin C, dan vitamin A yang efektif menguatkan sistem kekebalan tubuh. Supaya nutrisi di dalamnya tidak terbuang, sebaiknya kamu tidak memasak bayam terlalu lama.

Buah-buahan berwarna cerah dan terang juga kaya akan antioksidan, vitamin, serta mineral yang berperan penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh. Contoh buah-buahan ini yaitu pepaya, jeruk, lemon, cabai, paprika, kiwi, mangga, jambu, dan stroberi.

 

Perbanyak Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin, Mineral, dan Antioksidan

Vitamin dan mineral ialah nutrisi esensial untuk kesehatan serta fungsi sel serta organ-organ tubuh. Vitamin C, D, E, dan zinc dikatakan paling penting dalam menjaga fungsi normal sistem imun. Kekurangan salah satu nutrisi ini bisa membuat seseorang cenderung lebih rentan terinfeksi penyakit. Kamu bisa memenuhi asupannya dari berbagai makanan sehari-hari, termasuk:

  • Vitamin E (sumber: minyak sayur, sinar matahari, kacang-kacangan, bayam, serta brokoli)
  • Vitamin D (sumber: ikan salmon, keju, dan susu)
  • Zinc (sumber: daging, kacang-kacangan, biji-bijian utuh)
  • Beta karoten (sumber: ubi, wortel, sayuran hijau)

 

Penuhi Kebutuhan Vitamin C

Pola Makan Berperan Dalam Kekuatan Imunitas, Ini Penjelasannya

Credit Image - everydayhealth.com

Daya tahan tubuh yang kuat sering dikaitkan dengan pemenuhan asupan vitamin C. Banyak orang yang mengonsumsi vitamin ini, baik dari makanan maupun suplemen.  

Antioksidan yang terkandung di dalam vitamin C melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin satu ini menunjang kerja sel-sel imun ketika menyerang virus dan bakteri. Beberapa sumber vitamin C adalah buah-buahan sitrus, stroberi, brokoli, dan kale.

Selain dari buah maupun sayuran, kamu bisa mendapatkan asupan vitamin C dengan rutin mengonsumsi suplemen, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Konsumsi multivitamin Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Enervon-C dapat dikonsumsi dalam bentuk tablet – yang punya kandungan 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk memberikan perlindungan ekstra – terutama buatmu yang harus bekerja di luar rumah.

Bagimu yang punya masalah lambung sensitif, direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuh agar tak mudah lelah – dan pastinya menjaga imunitas tubuh tetap optimal.

Tak hanya membantu menjaga kekebalan saja, namun kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C dan Enervon Active juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga makanan yang kamu konsumsi dapat diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Jadi, tak perlu khawatir tubuh mudah lelah, ya.

Untuk mendapatkan produk Enervon, kamu bisa segera kunjungi e-commerce di Tokopedia, ya!

 

Imun adalah sistem penting dalam tubuh, sehingga menjaga kondisi daya tahan memang penting dilakukan, salah satunya dengan menerapkan pola makan yang sehat.

 

 

Featured Image – klikdokter.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!