Skorbut: Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin C, Kenali Sejumlah Faktanya

Skorbut: Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin C, Kenali Sejumlah Faktanya

Sebagian orang mungkin mengenal manfaat vitamin C untuk mencegah sariawan hingga menjaga daya tahan tubuh. Namun lebih dari itu, sariawan bisa mencegah berbagai macam penyakit, pasalnya ada masalah kesehatan yang bisa timbul akibat kekurangan vitamin C.

Tanpa asupan vitamin yang cukup kamu berisiko mengalami penyakit langka yang dikenal sebagai skorbut. Masalah kesehatan yang satu ini pun dialami oleh seseorang yang kekurangan vitamin C sangat parah.

Lantas, apa itu skorbut? Dan apa tanda hingga gejala dari penyakit kekurangan vitamin C tersebut? Berikut informasi lengkapnya!

 

 

Apa Itu Skorbut?

Skorbut: Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin C, Kenali Sejumlah Faktanya

Credit Image - sciencealert.com

Skorbut adalah suatu penyakit langka akibat kekurangan vitamin C yang sangat parah. Penyakit ini dapat menyebabkan lesu dan kelemahan, penyakit gusi, anemia, hingga perdarahan melalui kulit. Kekurangan vitamin C yang parah juga dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada beberapa bagian tubuh, terutama kaki.

Tidak jarang, kondisi yang dikenal juga dengan nama scurvy ini mengganggu fungsi sistem imun dan metabolisme kolesterol dalam tubuh.

Kasus scurvy pada zaman modern tergolong langka karena kebanyakan orang dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dari makanan sehari-hari. Bahkan, orang yang jarang makan sehat pun belum tentu berisiko mengalaminya.

Skorbut biasanya baru terjadi ketika seseorang kekurangan vitamin C setidaknya selama tiga bulan. Mengutip DermNet NZ, di negara-negara berkembang, kekurangan vitamin C terjadi pada sekitar 10% perempuan dan 14% laki-laki.

 

Tanda dan Gejala Skorbut

Skorbut: Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin C, Kenali Sejumlah Faktanya

Credit Image - campuspedia.id

Gejala skorbut bisa muncul dalam jangka waktu 8–12 minggu. Tanda-tanda awalnya yakni badan lesu dan letih, berat badan turun, serta menurunnya nafsu makan. Dalam 1–3 bulan ke depan, mungkin timbul gejala lain berupa:

  • Nyeri otot
  • Anemia
  • Penyakit gusi
  • Sesak napas
  • Gigi goyang atau lepas
  • Rambut berlekuk-lekuk
  • Perubahan mood (suasana hati)
  • Pembengkakan pada beberapa bagian tubuh
  • Munculnya bintik-bintik merah akibat perdarahan di bawah kulit.

Jika pasien tidak mendapatkan penanganan yang tepat, skorbut bisa bertambah parah dan menyebabkan hancurnya sel darah merah. Pasien mungkin juga mengalami sakit kuning, perdarahan spontan, hingga kerusakan saraf.

Sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Orthopaedics and Trauma juga melaporkan adanya perdarahan subperiosteal pada pasien skorbut. Perdarahan ini terjadi pada bagian ujung tulang-tulang panjang, seperti tulang paha.

 

Cara Mengatasi Penyakit Skorbut

Skorbut: Penyakit Akibat Kekurangan Vitamin C, Kenali Sejumlah Faktanya

Credit Image - klikdokter.com

Perlu diketahui, dokter bisa mendiagnosis penyakit skorbut dengan pemeriksaan fisik dan tes darah untuk mengetahui kadar vitamin C di dalam tubuh. Setelah itu, barulah kamu akan diberikan penanganan sesuai tingkat keparahan kondisi.

Skorbut sebenarnya merupakan penyakit yang bisa ditangani melalui pola makan. Kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin C, terutama sayuran maupun buah-buahan.

Selain itu, kekurangan vitamin C perlu ditangan dengan pemberian suplemen vitamin C secara oral. Untuk mengatasi skorbut dengan konsumsi suplemen vitamin C, kamu disarankan memilih jenis multivitamin yang punya kandungan kombinasi vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh.

Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah sakit.

Minum Enervon-C secara rutin, baik dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, maupun Enervon-C Effervescent – yang satu ini punya kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg.

Kamu punya masalah lambung sensitif? Tak masalah! Direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active yang punya kandungan non-acidic 500 mg Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuhmu agar tidak mudah lelah, sekaligus menjaga daya tahan tubuhmu.

Kandungan vitamin C di dalam Enervon-C dan Enervon Active dapat membantu menjaga kesehatan jantung, sekaligus mendukung fungsi organ tubuh lainnya, ya. Selain itu, kandungan vitamin B kompleks di dalamnya dapat mengoptimalkan proses metabolisme, sehingga makanan yang dikonsumsi bisa diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama.

Untuk memperoleh produk Enervon yang asli, kamu bisa segera mengunjungi kunjungi official store-nya di Tokopedia, ya!

 

Kekurangan vitamin C bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk skorbut. Untuk menghindarinya, pastikan kamu sudah memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

 

 

Featured Image – checkiday.com

Source - hellosehat.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!