Omicron BA.4 dan BA.5, Seberapa Cepat Bisa Muncul Gejala?

Omicron BA.4 dan BA.5, Seberapa Cepat Bisa Muncul Gejala?

font size A Ǎ

Saat ini, subvarian Omicron terbaru, yaitu BA.4 dan BA.5 sudah terdeteksi di Indonesia. Dikhawatirkan, varian ini memiliki kemampuan untuk lolos dari imunitas tubuh – atau escape immunity. Selain itu, keduanya disebut memiliki masa inkubasi yang cukup cepat jika dibandingkan dengan varian lainnya.

Diketahui, kemunculan kedua varian ini pun dikhawatirkan bisa menyebabkn kenaikan kasus di sejumlah negara. Diperkirakan puncak kasus BA.4 dan BA.5 ini sekitar sepertiga dari puncak Delta dan Omicron, sementara kasus rawat inap juga sepertiga dari puncak Delta dan Omicron.

Disebut bisa lebih mudah menular, lantas, berapa lama masa inkubasi varian Omicron BA.4 dan BA.5? Berikut informasinya.

 

 

Masa Inkubasi Omicron BA.4 dan BA.5

Omicron BA.4 dan BA.5, Seberapa Cepat Bisa Muncul Gejala?

Credit Image - nasional.kompas.com

Dilansir dari CNN Indonesia, disebutkan bahwa seseorang yang terinfeksi subvarian ini bahkan bisa mengalami gejala seperti batuk, sakit tenggorokan, hingga tubuh lemas hanya dalam waktu dua atau tiga hari setelah melakukan kontak dan tertular.

Padahal, untuk varian Delta dan Omicron masa inkubasinya paling cepat selama lima sampai tujuh hari hingga munculnya gejala. Jadi untuk varian BA.4 dan BA.5 akan lebih cepat muncul gejalanya. Kedua varian ini pun lebih mudah menginfeksi orang-orang yang imunitasnya rendah, memiliki komorbid, dan lansia.

 

Gejala Varian Omicron Terbaru

Omicron BA.4 dan BA.5, Seberapa Cepat Bisa Muncul Gejala?

Credit Image - suara.com

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Erlina Burhan, mengungkapkan gejala yang muncul pada pasien terpapar Omicron BA.4 dan BA.5 mirip dengan gejala Omicron terdahulu. Sampai kini, kemungkinan gejala dari laporan berbagai negara mirip dengan Omicron BA.1.

Kemudian, gejala pasien dari dua subvarian tersebut yang paling sering dilaporkan adalah batuk, yaitu sebesar 89 persen, fatigue – atau kelelahan sebesar 65 persen, hidung tersumbat sebanyak 59 persen, demam 38 persen, mual dan muntah ada 22 persen.

Selain itu, ada pula gejala lainnya, yaitu sesak nafas sebanyak 16 persen, diare 11 persen, kemudian anosmia 8 persen. Dari 8 pasien kasus Omicron BA.4 dan BA.5, ada satu pasien yang sempat mengalami gejala berat.

 

Langkah Pencegahan Infeksi Virus

Omicron BA.4 dan BA.5, Seberapa Cepat Bisa Muncul Gejala?

Credit Image - biz.kompas.com

Langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran dan penularan beragam mutasi virus, termasuk Omicron – dan turunannya, yakni dengan menerapkan protokol kesehatan berupa menjaga jarak, memakai masker, rutin mencuci tangan, hingga membuka jendela untuk meningkatkan ventilasi dan menghindari tempat yang ramai.

Selain itu, mendapatkan vaksinasi secara lengkap sekaligus booster juga tak kalah pentingnya. Nantinya, setelah vaksin, kamu juga masih disarankan untuk mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kekebalan tubuh.

Menjaga kekebalan dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup. Hidup sehat – dapat bantu jaga imunitas tubuh tetap kuat. Dan, lengkapi hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Multivitamin andalanmu yang satu ini memiliki kandungan lengkap, mulai dari Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Konsumsi Enervon-C dalam bentuk tablet yang memiliki kandungan vitamin C 500 mg, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan vitamin C lebih tinggi, yakni 1000 mg untuk memberikan perlindungan ekstra, serta mampu membuat tubuhmu terasa lebih segar.

Namun, jika kamu memiliki masalah lambung yang cukup sensitif, maka direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active – dengan kandungan non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc dapat menjaga stamina tubuh, sekalius mengoptimalkan kinerja sistem imun.

Dengan rutin mengonsumsi multivitamin dari Enervon, imunitas tubuh bakal lebih kuat, sehingga tidak mudah terjangkit penyakit, termasuk Covid-19. Selain itu, kandungan vitamin B kompleks di dalamnya juga dapat membantu proses metabolisme, sehingga makanan yang kamu konsumsi dapat diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama.

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia, ya!

 

Masa inkubasi varian Omicron BA.4 dan BA.5 disebut lebih cepat dibanding varian lainnya. Untuk menghindari risiko penularan virus, terus lakukan protokol kesehatan dan jaga kekebalan tubuhmu.

 

 

Featured Image – klikdokter.com

Source – cnnindonesia.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!