Ketahui Hubungan Efek Begadang dengan Menurunnya Produktivitas Kerja

Ketahui Hubungan Efek Begadang dengan Menurunnya Produktivitas Kerja

font size A Ǎ

Tak bisa dipungkiri, produktivitas adalah salah satu hal penting dalam hidup setiap individu. Namun, kebiasaan tidur terlalu larut justru semakin sering dilakukan. Ingat, efek begadang – dan akhirnya kekurangan waktu istirahat dapat menghambat tingkat produktivitas.

Sebuah studi yang dipublikasi dalam jurnal Sleep Health menyebut, terlalu asyik bermain dengan gadget di malam hari dapat memengaruhi kinerja produktivitas keesokan harinya. Mengutip Huffington Post, peneliti menganalisis sekitar 37.000 cuitan yang dibuat oleh 112 pemain NBA dalam kurun waktu 2009 hingga 2016. Peneliti pun menemukan korelasi antara aktivitas larut – dan kinerja buruk pertandingan di hari berikutnya.

Pemain yang mengunggah cuitan pada malam hari sebelum pertandingan mencetak poin lebih sedikit dibandingkan yang lain. Orang yang getol bermain Twitter malam hari kerap melakukan pelanggaran dalam pertandingan.

Jadi, apa pentingnya tidur di malam hari?

 

 

Pentingnya Tidur di Malam Hari

Ketahui Hubungan Efek Begadang dengan Menurunnya Produktivitas Kerja

Credit Image - halodoc.com

Meski demikian, ahli sosiologi dari Stony Brook University, Jason J Jones, melihat bahwa penelitian tersebut dapat digeneralisir dengan menggarisbawahi pentingnya tidur di malam hari. Cara terbaik untuk memperbaiki kinerja di hari esok adalah dengan tidur berkualitas.

Berusaha mematikan ponsel di malam hari, yaitu perkara keseimbangan. Sebelumnya, sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal American Academy of Sleep Medicine, menemukan hal serupa. Hasilnya menunjukkan bahwa insomnia memberikan dampak besar terhadap produktivitas kerja.

Mengutip Medical Express, peneliti menemukan mereka dengan insomnia mengalami penurunan produktivitas hingga 107 persen, sementara yang mengalami insomnia ringan mengalami penurunan produktivitas sebanyak 58 persen.

Banyak yang mengaitkan efek begadang dengan tingkat produktivitas yang tinggi. Banyak yang percaya bahwa untuk menyelesaikan lebih banyak hal mereka mengorbankan tidur. Hal ini didorong oleh hipotesa orang-orang yang mengalami insomnia dapat menggunakan waktu malam harinya untuk mengerjakan berbagai hal agar lebih produktif. Namun, fakta tidak berkata demikian.

Studi itu juga menunjukkan, mereka yang tidur teratur selama 7-8 jam dapat mempertahankan produktivitasnya. Sementera, mereka yang hanya tidur 5-6 jam bakal mengalami penurunan produktivitas sebanyak 19 persen.

Bagaimana tidak? Tidur berkualitas memiliki banyak manfaat baik untuk tubuh. Berdasarkan sleep.org, tidur dapat membantumu untuk lebih fokus pada tugas di keesokan hari. Selain itu, tidur juga diklaim dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam membuat keputusan yang lebih akurt.

 

Tidur yang Cukup Dapat Menjaga Kesehatan Tubuh

Ketahui Hubungan Efek Begadang dengan Menurunnya Produktivitas Kerja

Credit Image - yoyic.id

Tidak hanya berkaitan dengan produktivitas, namun efek begadang pun bisa memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan, lho. Ketika kurang tidur, kamu akan lebih mudah sakit, mengingat kebiasaan begadang bisa melemahkan kekebalan tubuh.

Tubuh dan sistemnya memerlukan waktu istirahat untuk mengisi energi kembali setelah lelah melakukan banyak aktivitas seharian. Tetapi, jika tidak memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk istirahat, maka tubuh dapat menjadi lemah dan rentan terhadap penyakit.

Tak hanya mencukupi waktu tidur, agar kesehatan tubuh tetap terjaga pastikan kamu juga menjalani pola hidup sehat lainnya, ya.

Ada pun berbagai hal lainnya yang juga penting dijadikan sebagai kebiasaan, yaitu mengonsumsi asupan makanan bergizi seimbang, rutin melakukan olahraga, cukupi kebutuhan cairan tubuh, serta mengelola stres dengan baik – pasalnya, stres juga dapat melemahkan kekebalan tubuh.

Selain itu, lengkapi pula hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin yang kaya akan kandungan vitamin C, vitamin B kompleks, maupun zinc. Kombinasi vitamin dan mineral tersebut dapat membantu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang berbagai macam penyakit.

Untuk multivitamin yang direkomendasikan, kamu dapat mengonsumsi Enervon-C atau Enervon Active – yang punya kandungan lengkap, sekaligus bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Multivitamin Enervon-C mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat  yang berperan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg Vitamin C, atau Enervon-C Effervescent – dengan kandungan Vitamin C yang lebih tinggi, serta mampu memberikan perlidungan ekstra terhadap tubuh, sekaligus membuat tubuh terasa segar sepanjang hari!

Untuk kamu yang memiliki masalah lambung sensitif, direkomendasikan untuk minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, multivitamin Enervon-C dan Enervon Active juga dapat menjaga metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya. Dengan manfaat ini, tubuh pun bisa lebih produktif dalam menjalani rutinitas harian.

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia, ya.

 

Itulah hubungan efek begadang dengan produktivitas. Pastikan kamu sudah mencukupi waktu tidur agar kegiatan sehari-hari tidak terganggu.

 

 

Featured Image – menit.co.id

Source - cnnindonesia.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!