5 Dampak Sugar Rush pada Anak, Orangtua Harus Waspada!

5 Dampak Sugar Rush pada Anak, Orangtua Harus Waspada!

font size A Ǎ

Moms dan dads, kamu pasti sudah tahu bahwa di balik makanan manis yang enak, nyatanya jenis makanan tersebut bisa membuat ketagihan. Namun rupanya makanan manis juga bisa meningkatkan risiko sugar rush, apalagi pada anak, lho.

Dilansir dari Orami, menurut laman Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, Surabaya, sugar rush adalah suatu kondisi melonjaknya energi besar pada tubuh setelah mengonsumsi makanan – atau minuman dengan kandungan gula tinggi.

Sugar rush pun bisa menyebabkan dampak buruk pada anak. Berikut ini 5 efek negatif sugar rush yang dapat perlu diketahui, moms dan dads.

 

 

Kinerja Otak Anak Melambat

5 Dampak Sugar Rush pada Anak, Orangtua Harus Waspada!

Credit Image - jawapos.com

Menurut para peneliti di UCLA pada 2012 dalam Arizona Obygn Affiliates, hasil studi pada tikus tentang asupan gula terlalu tinggi, ternyata berdampak buruk bagi kesehatan fungsi otak. Ditemukan bahwa sugar rush dapat memperlambat kinerja otak. Sederhananya, komunikasi antar sel otak pun terganggu.

Kadar gula yang meningkat cenderung meningkatkan resistensi terhadap insulin, hormon yang penting untuk fungsi otak melalui kontrol gula darah. Asupan gula yang berlebihan pada anak-anak dapat menyebabkan gangguan pada neurotransmiter yang bertanggung jawab untuk menjaga suasana hati tetap stabil.

Hal ini membuat anak menjadi lebih rewel dan mood rusak. Sugar rush seringkali menyebabkan depresi dan kecemasan pada anak-anak, lho. Apalagi, kadar gula yang tinggi bisa menyebabkan radang sel di area otak yang disebut hipokampus.

Area ini memainkan peran penting dalam mengatur dan menyimpan ingatan serta menghubungkan indera dan emosi ke ingatan tersebut.

 

Memperburuk Penglihatan

Jika anak banyak mengonsumsi gula, maka ini akan meningkatkan kadar gula dalam darah dan menurunkan fungsi penglihatan pada mata.

Studi dalam jurnal Investigate Opthalmology & Visual Sciences memaparkan bahwa gula darah tinggi dapat membuat mata menjadi bengkak dan menimbulkan masalah seperti penglihatan kabur.

Penelitian telah membuktikan efek sugar rush ini, dan mereka yang memiliki masalah gula darah tinggi kronis lebih berisiko terkena penyakit mata. Maka dari itu dalam mencegah hal yang tak diinginkan, kurangi asupan gula pada anak dan ganti dengan makanan mengandung lutein dan zeaxanthin seperti brokoli, alpukat, telur, dan wortel.

Minyak ikan cod juga sangat bagus untuk meningkatkan penglihatan anak.

 

Gangguan Pencernaan

5 Dampak Sugar Rush pada Anak, Orangtua Harus Waspada!

Credit Image - mayapadahospital.com

Apakah anak sering mengeluh sakit perut, gangguan pencernaan atau asam lambung? Sebab ini bisa menjadi tanda akibat sugar rush pada anak, lho. Anak yang senang mengonsumsi makanan yang mengandung gula seperti soda, permen, atau kue bisa berdampak buruk bagi pencernaannya.

Gula dapat menyebabkan banyak masalah pada saluran pencernaan anak termasuk asam lanbung, kurangnya penyerapan vitamin dan mineral penting. Jika anak sering sakit perut atau mengalami gangguan pencernaan, kurangi camilan manis dan ganti dengan camilan sehat seperti buah apel, pisang, yogurt dan oatmeal.

 

Menyebabkan Penyempitan Saluran Pernapasan

Tampaknya penyebab di balik peningkatan asma pada anak-anak dan remaja terkait dengan sugar rush. Menurut peneliti Sonja Kiertein, Ph.D., dari Nestle Research Center di Swiss, menemukan bahwa asupan gula yang tinggi menyebabkan sistem pernapasan mengalami peradangan alergi.

Peradangan ini dapat menyebabkan penyempitan saluran udara dan produksi lendir sehingga timbul gejala asma, mengi dan sesak napas. Terlebih untuk anak yang memiliki riwayat asma, maka moms dan dads harus membatasi makanan gula pada Si Kecil, ya. Ganti asupan gula alami seperti buah-buahan blueberry, stroberi atau kiwi.

 

Memicu Masalah Kulit, Seperti Eksim

5 Dampak Sugar Rush pada Anak, Orangtua Harus Waspada!

Credit Image - honestdocs.id

Eksim adalah kondisi peradangan kulit yang dapat menyerang anak-anak di bawah usia dua tahun atau lebih.

Menurut studi yang dilakukan National Eczema Association, asupan makanan tinggi gula atau sugar rush, dapat memicu alergi kulit seperti eksim. Mengapa? Karena gula menyebabkan lonjakan kadar insulin yang mengakibatkan peradangan pada kulit.

Membatasi asupan gula juga bisa membantu menghindari Si Kecil kekurangan asupan nutrisi. Untuk itu, pastikan moms dan dads selalu memberikan makanan bergizi seimbang, termasuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral.

Selain itu, memberikan suplemen multivitamin agar kebutuhan vitamin dan mineral tetap terpenuhi juga direkomendasikan. Berikan multivitamin Enervon-C Plus Sirup yang mengandung Vitamin A, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Vitamin C, dan Vitamin D – yang dapat memaksimalkan proses tumbuh kembang Si Kecil, bantu memenuhi kebutuhan nutrisi, hingga menjaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah sakit.

Untuk mendapatkan produk Enervon kamu bisa membelinya di official store di Tokopedia.

 

Jadi, itulah dampak buruk dari sugar rush pada tumbuh kembang anak. Pastikan moms dan dads sudah membatasi asupan gula Si Kecil, ya!

 

 

Featured Image – klikdokter.com

Source – orami.co.id


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!