Waspada! Paparan Polusi Udara dapat Lemahkan Imunitas

Waspada! Paparan Polusi Udara dapat Lemahkan Imunitas

Pernahkah kamu melihat pemadangan kota Jakarta di siang hari? Ya, jarak pandang bangunan satu dengan lainnya seperti diliputi kabut, kan? Bukan rahasia lagi, kalau ibu kota dipenuhi dengan polusi, sampai-sampai pernah menempati peringkat pertama sebagai kota berpolusi berdasarkan data Air Visual.

Bukan hanya membahayakan sistem pernapasan, tetapi polusi juga bisa menurunkan daya tahan tubuh, lho. Kok, bagaimana bisa? Sejak lama, sebenarnya polusi diwanti-wanti menjadi ancaman yang menurunkan imunitas.

Berikut ini alasan mengapa hal tersebut bisa melemahkan kekebalan tubuh. Simak informasinya sampai habis – dan jangan lupa terapkan tips yang membantumu tetap sehat, ya!

 

 

Polusi Udara Dapat Sebabkan Imunitas Melemah

Waspada! Paparan Polusi Udara dapat Lemahkan Imunitas

Credit Image - antaranews.com

Polusi udara berkaitan erat terhadap masalah kesehatan, termasuk penurunan daya tahan tubuh. Menurunnya dahan tubuh tentu akan membuatmu lebih rentan kena berbagai penyakit yang tak jarang dapat mengganggu aktivitas harian.

Particulate matter (PM), atau partikel padat maupun cair yang terdapat di udara, memiliki pengaruh terhadap sel-sel imun. Ukurannya yang tak kasat mata membuat kamu akhirnya sulit untuk menghindarinya.

Dampak buruknya, PM bisa masuk ke sistem pernapasan dan pembuluh darah. Hal ini mungkin berlanjut sebagai akibat penurunan daya tahan tubuh, lho. PM dari hidrokarbon aromatik polisiklik dapat dengan mudah ditemukan di berbagai lingkungan. Zat yang tergolong memiliki sifat racun ini terdapat dalam asap knalpot dan asap rokok.

Aromatik polisiklik ini diketahui berkaitan erat dengan penurunan daya tahan tubuh. PM juga meningkatkan kerja infeksi virus tertentu. Bila individu terpapar polusi, mak imun tubuhnya berkurang dan mudah terinfeksi penyakit.

 

Polusi pun Memiliki Efek Racun, Lho!

Waspada! Paparan Polusi Udara dapat Lemahkan Imunitas

Credit Image - liputan6.com

Ada efek racun – atau toxic lainnya terhadap daya tahan tubuh, ini disebut sebagai stres oksidatif. Kondisi tersebut terjadi karena ketidakseimbangan antara radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh. Selain itu, stres oksidatif juga disebabkan oleh kerja antioksidan yang terganggu ketika tubuh melakukan pertahanan ketika mencegah infeksi penyakit.

Secara global, lebih dari 90% populasi dunia berada di area yang terpapar udara tidak sehat. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, tingkat polusi udara di Asia cenderung tinggi.

Sekitar 2,2 juta dari 7 juta orang di Asia Pasifik mengalami kematian dini setiap tahunnya akibat dampak polusi udara di dalam dan luar ruangan. WHO memperkirakan 9 dari 10 orang di dunia menghirup udara yang tinggi polutan.

Jadi, polutan mikroskopis yang terdapat di udara bisa masuk ke dalam pertahanan tubuh, mulai dari sistem pernapasan dan peredaran darah dengan risiko merusak paru-paru, jantung, dan otak.

 

Cara Menghadapi Bahaya Polusi Udara

Waspada! Paparan Polusi Udara dapat Lemahkan Imunitas

Credit Image - nutritionpro.net

Tentu saja kamu tidak ingin polusi mengganggu kesehatan, kan? Untuk itu, kamu perlu menerapkan beragam langkah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Caranya mudah, kok, ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi asupan yang tepat sehari-hari.

Agar dapat merespons bakteri atau virus penyebab penyakit akibat polusi udara semakin baik, daya tahan tubuh memerlukan asupan gizi. Nutrisi seperti vitamin dan mineral memiliki fungsi kompleks dalam melawan patogen penyebab penyakit – dan juga mencegah terjadinya infeksi.

Tak hanya dari makanan, seperti sayur dan buah, kamu perlu mengonsumsi suplemen dengan kandungan vitamin C maupun zinc. Kedua kandungan ini berkontribusi dalam melawan segala penyakit akibat polusi udara dan menunjang daya tahan tubuh.

Selain itu, vitamin C dan zinc juga membantu antioksidan dalam melakukan perlindungan daya tahan tubuh dalam menangkal efek buruk polusi udara pada sistem pernapasan.

Seperti yang sudah disebutkan bahwa vitamin C maupun zinc bisa diperoleh dari mengonsumsi suplemen. Kali ini, kamu direkomendasikan memilih jenis multivitamin dari Enervon – yang tersedia untuk segala usia!

Konsumsi Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – yang dapat menjaga daya tahan tubuhmu agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C dalam bentuk tablet yang mengandung Vitamin C 500 mg, atau Enervon-C Effervescent dengan kandungan Vitamin C 1000 mg yang bisa memberi sensasi rasa segar sepanjang hari.

Untukmu kaum aktif dan produktif, direkomendasikan untuk minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – kandungan vitamin C yang ramah dilambung akan membantu menjaga imunitas, dan vitamn B kompleksnya dapat mengoptimalkan energi tubuh agar tidak mudah lelah.

Multivitamin Enervon-C dan Enervon Active pun dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa dirasakan berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya.

Jadi, untuk memaksimalkan perlindungan diri dari polusi udara dengan meningkatkan kekebalan, yuk, segera dapatkan produk Enervon andalan di official store-nya di Tokopedia.

 

Wah, ternyata polusi udara bisa melemahkan kekebalan tubuh, lho. Untuk menghindari risiko berbahaya dari kondisi tersebut, terus kuatkan imunitas dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk mendapat asupan nutrisi tepat!

 

 

Featured Image – itsbuah.com

Source – hellosehat.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!