Untukmu yang hidup di kota besar, sepertinya junk food merupakan jenis makanan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Makanan cepat saji ini pun kerap menjadi pilihan, apalagi bagi kamu yang tak ingin lama menunggu makanan, lantaran kegiatan yang padat.

Selain instant – dan pastinya mudah dikonsumsi, jenis makanan ini pun nikmat dan mudah ditemui. Sayangnya, terlalu sering makan junk food pun tak baik buat kesehatan tubuh. Semuanya yang berlebihan tentu bisa berdampak buruk, kan?

Makanan cepat saji cenderung memiliki nilai nutrisi yang rendah, karenanya tidak baik untuk dijadikan sebagai menu harian. Nah, demi kesehatan, berikut ini trik mengurangi kebiasaan makan junk food, sebagaimana dikutip dari IDN Times.

Yuk, simak informasi lengkapnya, Enervoners!

 

 

1. Olahraga Rutin

Credit Image - cnnindonesia.com

Olahraga merupakan kegiatan yang dapat membuat bahagia karena memproduksi endorfin. Endorfin sendiri adalah hormon rasa senang di otak.

Laporan penelitian berjudul "Pengaruh Latihan Fisik Intensitas Ringan Dan Sedang Terhadap Perubahan Kadar Hormon Beta–Endorphin Mencit (Mus Musculus L.) Hamil" dalam Biomedical Journal of Indonesia tahun 2017, olahraga disebut terbukti dapat meningkatkan kadar β-endorphin 4-5 kali dalam darah. Makin sering olahraga, makin tinggi pula kadar β-endorphin yang kita miliki.

Peningkatan β-endorphin terbukti berhubungan erat dengan penurunan rasa nyeri, peningkatan daya ingat, hingga memperbaiki nafsu makan. Nah, daripada kamu mencari kesenangan dari makanan, cobalah untuk berolahraga.

 

2. Makan Setengah Porsi

Menghentikan konsumsi makanan cepat saji pasti tidak mudah untuk sebagian orang. Karenanya, makan setengah porsi adalah salah satu solusi yang bisa dilakukan. Cobalah membeli ayam yang ukurannya kecil dan pilih bagian dada. Kalau masih terlalu besar, makan setengahnya saja. Untuk mengantisipasi rasa lapar yang masih timbul, atasi dengan makan salad.

 

3. Jangan Lewatkan Sarapan

Credit Image - ealth.okezone.com

Beberapa orang mungkin meninggalkan sarapan karena terbentur dengan rutinitas pagi mereka. Padahal, ini adalah kebiasaan yang salah.

Sarapan sebaiknya tidak dilewatkan karena dapat membuatmu merasa kenyang lebih lama dan mencegah lapar mata. Selain itu, sarapan yang baik adalah yang kaya serat dan protein, sehingga menghindarkanmu dari keinginanngemil makanan cepat saji.

 

4. Memilih Menu yang Mahal

Tips ini bukan untuk mengajakmu boros, lho, melainkan untuk memberikan sugesti positif. Jika kamu hobi makan junk food dan berhadapan dengan fakta menu yang mahal, mungkin saja otakmu akan berpikir ulang untuk membelinya.

Dengan memilih menu mahal ketika sekalinya membeli junk food, kamu mungkin akan lebih menginvestasikan uangmu pada makanan yang lebih murah namun sehat. Misalnya, sayur maupun buah-buahan.

 

5. Mengatur Gula Darah

Credit Image - suarasurabaya.net

Stabilnya kadar gula darah akan mengurangi keinginan menyantap kudapan. Kamu pun akan lebih jauh dari sifat lapar mata. Cobalah makan sering tetapi dalam porsi kecil atau konsumsi snack yang sehat. Misalnya, biskuit gandum, buah potong, atau jus buah.

 

6. Mencari Alternatif Pengganti Menu Junk Food

Cobalah buah alpukat. Buah ini mengandung lemak baik. Jika tidak, buah-buahan segar, yoghurt, dan sorbet bisa jadi solusi. Buah kering yang manis namun bergizi, juga bisa disantap. Namun, tetap perhatikan jumlahnya agar tidak berlebihan, ya!

 

7. Mencari Teman dengan Misi yang Sama

Credit Image - thechalkboardmag.com

Jika kamu kesulitan melawan adiksi terhadap junk food sendirian, cobalah mengajak atau mencari teman. Ikut komunitas juga bisa jadi salah satu cara yang menarik. Dari sini, kamu punya teman untuk berbagi. Kalian bisa memberikan saran dan saling mengingatkan bila satu sama lain luput.

 

8. Mengonsumsi Suplemen

Bila kekurangan nutrisi, tubuh akan akan secara otomatis memberi perintah pada otak agar nutrisi itu tercukupi. Termasuk, jika tubuh kekurangan zat gizi mikro, seperti vitamin dan mineral. Jika kamu kesulitan untuk memenuhi nutrisi tersebut, ada baiknya mengonsumsi suplemen.

Tapi ingat jangan sampai kamu asal memilih suplemen, ya!

Biar pencukupan nutrisi makin optimal, kamu direkomendasikan untuk mengonsumsi multivitamin dari Enervon-C.

Multivitamin Enervon-C memiliki kandungan Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit. Kamu dapat mengonsumsinya dalam bentuk tablet yang mengandung 500 mg vitamin C, maupun Effervescent dengan kandungan 1000 mg vitamin C.

Multivitamin Enervon-C dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa dirasakan berkat kandungan vitamin B kompleks di dalamnya.

Yuk, segera dapatkan multivitamin Enervon dengan mengunjungi official store-nya di sini, ya!

 

Mengurangi asupan junk food memang tidak semudah itu, apalagi jika kamu sudah ketagihan. Tapi, jangan putus semangat, karena deretan trik di atas dapat membantumu – dan yang terpenting niat, ya. Selamat mencoba, Enervoners!

 

 

Featured Image – lessoftheexcess.com

Source – idntimes.com