Sejak pandemi Covid-19 berlangsung, berbagai kebiasaan ketika bekerja pun terus berubah, termasuk lokasi kerja. Jika dulu karyawan berada di kantor dari pagi sampai sore, kini, terdapat sistem baru yang disebut dengan hybrid working.

Apakah kamu sudah mengenal sistem kerja yang satu ini? Eits, jangan salah, menurut banyak ahli, hybrid working adalah era baru yang diprediksikan akan semakin populer hingga beberapa tahun ke depan, karena dianggap lebih fleksibel dalam urusan waktu.

Jika kamu penasaran dengan konsep hybrid working, yuk, coba simak informasi selengkapnya di bawah ini!

 

 

Apa itu Hybrid Working?

Credit Image - tekno.kompas.com

Dilansir dari Glints, menurut penjelasan dari BBC, hybrid working sebenarnya lebih mencakup pada kebebasan mengenai di mana karyawan harus bekerja.

Karyawan boleh menyesuaikan di mana mereka ingin bekerja apakah itu di kantor atau bekerja dari rumah.

Memang, konsep dari hybrid working adalah penggabungan dari bekerja di kantor dengan bekerja dari rumah atau lokasi lainnya. Jadi, perusahaan yang menerapkan konsep ini akan memberikan keleluasaan kepada para karyawannya untuk bekerja dari mana saja.

Karyawan boleh bekerja di kantor tapi mereka lebih fleksibel dan tidak terpaku dengan aturan bekerja dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Pasalnya, karyawan juga dipersilakan untuk bekerja dari rumah atau tempat lain yang mereka kehendaki.

Sebenarnya konsep kerja ini sudah ada sejak lama tapi trennya dipercepat akibat adanya pandemi Covid-19.

Saat menerapkan hybrid working, perusahaan akan menetapkan hari-hari tertentu agar karyawannya masuk kerja ke kantor. Ketika di kantor, biasanya digunakan untuk rapat dan kolaborasi antar tim. Selain itu, saat ada kegiatan mentoring, pengembangan diri, atau orientasi juga diperlukan kedatangan karyawan di kantor.

Sementara itu, untuk pekerjaan individu setiap karyawan bisa bebas dikerjakan dari rumah atau tempat mana pun yang diinginkannya.

 

Keuntungan yang Dapat Kamu Peroleh

Konsep hybrid working semakin populer karena memiliki beberapa kelebihan yang bisa menguntungkan baik karyawan maupun pihak perusahaan. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Fleksibilitas waktu

Kelebihan pertama dari konsep hybrid working adalah fleksibilitas yang bisa dirasakan oleh setiap karyawan. Saat bisa bekerja di kantor sekaligus di rumah, tentunya membuat karyawan bisa memiliki lebih banyak waktu berkumpul dengan keluarga.

Selain itu, kelelahan akibat waktu perjalanan dari rumah ke kantor juga bisa berkurang saat menerapkan konsep yang satu ini.

Tempat kerja yang menggunakan konsep ini tidak mengharuskan semua karyawan bekerja pada waktu yang sama. Hal tersebut memungkinkan karyawan untuk menentukan waktu kerja yang menurut mereka paling produktif.

 

2. Meningkatkan kesejahteraan karyawan

Selain jam kerja yang lebih fleksibel, kesejahteraan karyawan juga bisa meningkat dengan menerapkan hybrid working.

Menurut Compass Offices, kesempatan bagi karyawan untuk bekerja dari rumah dapat membantu mereka dalam meningkatkan kesejahteraannya dan memiliki work life balance. Jadi, saat kesejahteraan karyawan tercukupi tentunya mereka akan lebih produktif sehingga bisa bermanfaat baik bagi perusahaan.

 

3. Mengurangi biaya operasional kantor

Biaya operasional perusahaan juga akan lebih sedikit jika menerapkan sistem kerja hybrid, karena tidak semua karyawan harus datang ke kantor. Hal yang satu ini tentunya sangat bermanfaat bagi perusahaan yang baru merintis seperti startup yang masih belum memiliki kantor sendiri.

Biaya sewa tempat, makanan ringan, hingga makan siang bisa dipangkas karena tidak semua karyawan datang ke kantor setiap hari. Jadi, biaya operasional kantor pun bisa menjadi lebih hemat.

 

Kekurangan yang Sering Ditemui

Credit Image - hcamag.com

Sama seperti metode kerja lainnya, hybrid working juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

1. Masalah komunikasi

Jika ingin memiliki tim yang kompak tentunya komunikasi adalah hal paling utama yang harus diperhatikan. Sayangnya, komunikasi bisa menjadi tantangan tersendiri saat menerapkan hybrid working.

Sebenarnya ada banyak sekali tools yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan para anggota tim. Namun, berkomunikasi dengan memanfaatkan teknologi dan bertemu secara tatap muka sangatlah berbeda. 

Bahkan, tidak sedikit orang yang akhirnya mengalami miskomunikasi dan memperburuk hubungan antar individu.

 

2. Tidak semua karyawan paham dengan teknologi

Bagi perusahaan yang akan menerapkan sistem kerja campuran juga harus memperhatikan kesanggupan karyawannya. Pasalnya, tidak semua karyawan paham dengan teknologi terkini yang dibutuhkan saat melakukan kerja dari rumah.

Selain masalah kepahaman, banyak pula karyawan yang tidak memiliki gadget atau akses internet yang mumpuni. Meskipun terdengar sepele, tapi hal-hal seperti itu sangatlah berpengaruh pada produktivitas.

 

3. Sulit mempertahankan produktivitas

Saat bekerja di kantor biasanya kita akan lebih produktif karena waktu kerja yang sudah dipastikan, misalnya dari pukul 9 pagi hingga 5 sore.

Hal itu sangat berbeda saat kita bekerja dari rumah yang memiliki batasan antara saat bekerja dan kehidupan pribadi sangatlah tipis.

Menurut Jostle, tidak semua karyawan mampu selalu produktif saat bekerja dari rumah. Ada banyak yang malah merasa kewalahan hingga akhirnya mengalami burn out akibat bekerja terlalu lama.

 

Dongkrak Produktivitasmu dengan Menjaga Pola Hidup Sehat!

Agar kamu semakin produktif dalam bekerja, kamu juga perlu memerhatikan gaya hidup sehat – yang dapat memberikan energi cukup, sehingga kamu tidak mudah lelah saat beraktivitas.

Pastikan kamu sudah menerapkan pola makan sehat, istirahat yang cukup, berolahraga secara rutin, dan penuhi kebutuhan vitamin dan mineral – yang dapat membantu proses metabolisme.

Selain dari makanan, vitamin dan mineral pun bisa diperoleh dengan rutin mengonsumsi multivitamin yang memiliki kandungan lengkap, seperti Enervon Active. Tenang, kandungan di dalamnya aman dikonsumsi bagimu yang memiliki lambung sensitif, kok!

Enervon Active mengandung non-acidic 500 mg Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuh agar tidak mudah lelah, sekaligus menjaga daya tahan tubuhmu.

Selain itu, kandungan vitamin B kompleks di dalamnya dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga makanan yang kamu konsumsi bisa diubah menjadi sumber energi – yang lebih tahan lama. Manfaat ini bisa membuatmu makin aktif dan produktif sepanjang hari, lho.

Dan yang sudah pasti, vitamin C di dalam multivitamin Enervon Active dapat membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, sehingga kamu tidak mudah sakit – dan bisa semakin produktif dalam menjalani aktivitas harian.

Untuk memperoleh produk Enervon yang asli, kamu bisa segera mengunjungi kunjungi official store-nya di Tokopedia, ya.

 

Hybrid working adalah metode kerja yang sepertinya tengah digandrungi banyak karyawan – dan juga diterapkan banyak perusahaan. Cara kerja ini memiliki keuntungan dan kekurangannya tersendiri, lho. Apakah perusahaan tempatmu bekerja juga menerapkannya?

 

 

Featured Image – gallup.com

Source – glints.com