6 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi

6 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi

Parents, sebagai orangtua, pasti ada waktunya kadang kamu kelepasan – dan akhirnya susah menekan emosi dalam menghadapi Si Kecil. Ini hal yang wajar, kok, karena moms dan dads juga manusia yang punya batas kesabaran.

Meski demikian, anak yang mengalami kekerasan secara fisik dan verbal bisa mengalami trauma, lho. Jadi, bagaimana cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi? Jika kamu terlanjur melakukan tindakan tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, nih.

Berikut 7 cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi. Moms dan dads, yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

 

 

1. Meminta Maaf

6 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi

Credit Image - tribunnews.com

Sebagai orang dewasa, moms dan dads tentu tahu bahwa membentak atau memukul bisa menyakiti orang lain – dn kamu perlu meminta maaf untuk itu. Jadi, jika kita membentak atau memukul anak apa pun alasannya, bukankah anak berhak mendengar permintaan maaf darimu akibat luka yang telah diberikan?

Moms dan dads dapat menjelaskan alasanmu marah, sehingga membentak atau memukulnya. Tapi, sebelum itu, kamu tetap perlu meminta maaf padanya terlebih dahulu, ya!

 

2. Dengarkan Perasaan Anak

Cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi berikutnya, yaitu cobalah mendengarkan luapan perasaan Si Kecil.

Entah diperlihatkan atau tidak, anak pasti mengalami perasaan tertentu ketika mendapat bentakan atau pukulan dari orangtua. Beri waktu pada dirinya – dan parents untuk menenangkan diri terlebih dahulu.

Setelah emosi kamu dan anak mulai stabil kembali, cobalah ajak ia berbicara pelan-pelan. Tanyai dan dengarkan apa yang ia rasakan tentang kejadian itu. Terima apa pun emosi yang dirasakan anak. Ingat, jangan sampai kamu menyangkal atau bersikap defensif saat anak sedang menceritakan apa yang ia rasakan, ya. Anak bisa merasa perasaannya tidak valid jika begitu.

Jika moms dan dads mendengarkannya dengan baik, anak dapat merasa ada yang memahami luapan perasaannya. Perasaannya bisa membaik setelah itu. Begitu juga dengan hubunganmu dengannya.

 

3. Beri Anak Waktu Menenangkan Diri Saat Bersosialisasi

6 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi

Credit Image - fimela.com

Mengalami kekerasan seringkali membuat anak merasa kurang percaya diri, lho, baik itu kekerasan fisik maupun verbal yang tidak terlihat lukanya. Lalu, ketidakpercayaan dirinya dapat memengaruhi kehidupan sosialnya. Anak bisa jadi takut untuk berinteraksi dengan orang lain atau bahkan mengurung diri dari dunia sosial.

Jadi, cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi berikutnya, yaitu memberi waktu anak untuk menenangkan diri, terlebih saat bersosialiasi. Ingat, kalau anak mengalami hal seperti ini, jangan dibiarkan saja, walaupun kamu memahami alasan di balik sikapnya itu, ya. Kehidupan sosial anak penting untuk dibangun.

Sebisa mungkin, kamu tetap perlu membiasakannya bersosialisasi dengan orang lain. Tentu saja tetap dengan menghargai perasaannya. Ketika anak mulai merasa takut saat berinteraksi dengan orang lain, moms dan dads bisa berikan ia waktu untuk menenangkan diri.

Tidak perlu panik, apalagi terburu-buru. Lakukan perlahan-lahan saja. Jika kamu tenang, anak akan merasa nyaman berada di sekitar orangtuanya.

 

4. Pastikan Si Kecil Nyaman Ketika Berinteraksi dengan Orang Lain

Anak-anak yang mengalami trauma akibat kekerasan fisik maupun verbal, dapat menunjukkan reaksi pascatrauma yang berbeda-beda, lho. Coba perhatikan reaksi atau perilakunya, terutama ketika ia merespons sesuatu.

Misalnya, reaksinya ketika didekati temannya, bagaimana ia melakukan rutinitasnya, atau bahkan bagaimana ia ketika tidur.

Dengan memperhatikan reaksinya, kamu bisa tahu apa yang bisa dilakukan untuk membuatnya tetap merasa nyaman. Anak dapat melakukan segala sesuatu dengan lebih baik jika dirinya merasa nyaman, dicintai, dan dihargai.

Jadi, cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi satu ini patut diterapkan, jangan sampai terlewat, ya!

 

5. Mulai Berbagi Cerita dengan Anak

6 Cara Memperbaiki Mental Anak yang Sering Dimarahi

Credit Image - happinest.id

Untuk mengembalikan kepercayaan diri anak yang mengalami kekerasan, interaksi orangtua dengan anak perlu terus dibangun. Untuk itu, berbagi cerita dianggap sebagai salah satu cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi. Meski sederhana, tapi cara ini cukup efektif.

Mulailah dengan cerita tentang pengalaman menyenangkan yang mudah dipahami anak, ya. Dengan cerita-cerita yang seperti itu, anak dapat lebih nyaman untuk kembali mengenal orang lain dan berinteraksi.

 

6. Tetap Didik Anak Seperti yang Seharusnya

Melihat anak sempat mengalami trauma memang sangat memprihatinkan. Namun, jangan perlakukan anak dengan berbeda karena hal itu ya. Bagaimanapun, anak tetap butuh arahan tentang berbagai macam hal dari orangtuanya.

Misalnya, bagaimana bersikap baik terhadap temannya, apa yang harus dilakukan terhadap mainannya setelah ia selesai bermain, apa pentingnya mengucapkan 3 kata ajaib (maaf, tolong, terima kasih), dan bagaimana cara mengakui kesalahan.

Jangan sampai moms dan dads bersikap longgar karena anak pernah mengalami trauma, ya. Sebagai orangtua, tugasmu untuk mendidik anak akan terus berjalan. Setuju, kan? Jadi, tetaplah didik anak seperti yang seharusnya ia dapatkan. Hanya saja, dengan cara yang lebih dapat diterima Si Kecil.

Pada intinya, cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi satu ini bertujuan untuk tetap memberikan dukungan – dan menunjukkan bahwa orangtua terlibat secara emosional.

Selain memberi dukungan secara emosional, dalam meningkatkan prestasi belajar anak, maka moms dan dads juga perlu mencukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil – yang juga menjadi salah satu langkah tepat untuk mendukung kegiatan hariannya.

Selain dengan memberi asupan makanan bernutrisi tinggi, moms dan dads dapat berikan asupan multivitamin dari Enervon-C Plus Sirup yang mengandung Vitamin A, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Vitamin C, dan Vitamin D yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh anak.

Sejumlah vitamin dalam Enervon-C Plus Sirup juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan Si Kecil, mengoptimalkan tumbuh kembangnya, memperkuat tulang dan gigi, sekaligus membantu penuhi kebutuhan nutrisi harian.

Untuk mendapatkan produk Enervon-C Plus Sirup, moms dan dads bisa membelinya di official store di Tokopedia, ya!

 

Moms dan dads, itulah deretan cara memperbaiki mental anak yang sering dimarahi. Jika kamu pernah kelepasan marah – atau bahkan memukul anak, ada baiknya untuk segera diperbaiki.

 

 

Featured Image – liputan6.com

Source – popmama.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!