Memiliki keluarga yang harmonis menjadi impian setiap individu, tak hanya orangtua, tapi begitu pula dengan anak-anak. Setuju, kan?

Untuk kamu yang baru memulai sebuah rumah tangga – atau merasa hubungan keluarga tengah bermasalah, coba carilah jalan keluarnya, sehingga baik moms maupun dads dapat menjadi keluarga harmonis.

Perlu diketahui, keluarga yang bahagia dapat meningkatkan kualitas hidup dan ini pun akan berdampak baik untuk berbagai hal. Ingatlah jangan sampai sebuah keluarga yang seharusnya menjadi rumah terbaik malah menjadi sumber utama keterpurukan.

Untuk menciptakan keluarga harmonis, moms dan dads dapat memulainya dengan menerapkan tips di bawah ini.

 

 

1. Menjalin Komunikasi yang Baik

Credit Image - kompas.com

Jika keluargamu mulai terasa kurang harmonis, coba deh perhatikan kembali, apakah komunikasi yang terjalin sudah baik? Kalau belum, maka perbaiki secara perlahan, ya.

Dalam sebuah keluarga, komunikasi yang baik sangat penting untuk menciptakan keharmonitas, mulai dari komunikasi suami-istri, ayah dengan anak, ibu dengan anak, hingga adik-kakak. Komunikasi menjadi cara terbaik untuk menyampaikan perasaan dan mengekspresikan apa yang dirasakan.

Komunikasi akan mencegah terjadinya kesalahpahaman karena sesuatu disampaikan secara jelas, tidak saling menerka-nerka. Komunikasi yang baik ini harus dilakukan oleh semua anggota keluarga untuk merasakan keharmonisan. Jika ada saja yang tidak melakukannya, pertengkaran akan mudah terjadi.

 

2. Terbuka dan Bersikap Jujur

Harus moms dan dads pahami bahwa kebohongan kerap menjadi alasan sebuah hubungan bermasalah. Begitu pun dalam berkeluarga, kebohongan bisa menjadi alasan pertengkaran terjadi, baik antara suami-istri atau orang tua dan anak.

Apalagi kebohongan yang terus-menerus akan menimbulkan ketidakpercayaan yang berlanjut yang bisa berdampak tidak baik pada banyak hal.

Hal itu yang membuat bersikap jujur dan terbuka menjadi trik membentuk keluarga harmonis yang harus dilakukan oleh semua anggota keluarga. Seburuk apapun kondisinya, kejujuran dan keterbukaan akan lebih baik karena anggota keluarga lainnya akan merasa dipercaya. Selain itu, masalah yang terjadi bisa diselesaikan bersama-sama.

 

3. Bertukar Cerita

Credit Image - kumparan.com

Sering bertukar cerita tentang keseharian masing-masing termasuk hal-hal sepele dapat membuat lebih terbuka dan jujur ketika ada suatu hal buruk atau penting yang menimpa salah satunya. Jika sudah terbiasa bercerita, akan lebih berani dan mudah untuk menceritakan berbagai hal, termasuk hal-hal besar.

Saling bertukar cerita pun akan membuat hubungan lebih erat dan merasakan pentingnya kehadiran masing-masing. Tidak perlu menunggu ditanya, jika moms atau dads bisa memulainya, maka mulailah lebih dulu untuk bercerita atau bertanya kegiatan sehari-hari anggota keluarga yang lain.

 

4. Luangkan Waktu Bersama

Yang tak boleh dilupakan dalam menciptakan keluarga harmonis, yaitu meluangkan waktu bersama-sama.

Setiap anggota keluarga pasti mempunyai kesibukan masing-masing yang membuat berkurangnya komunikasi atau kegiatan berkumpul bersama. Sesekali, baik moms maupun dads dan keluarga harus meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan bersama, entah itu liburan, masak besar di rumah, deep talk atau sebagainya.

Kegiatan tersebut bisa dilakukan saat hari libur di sela-sela kesibukan. Misalnya sudah beberapa minggu anggota keluarga selalu sibuk bahkan di hari libur. Lalu ada satu malam semua keluarga ada di rumah semua, kamu pun dapat memanfaatkannya dengan memasak atau memesan makanan kesukaan semuanya lalu berkumpul sambil menonton tv.

Selain itu, tanyakan kesibukan masing-masing atau adakah kesulitan yang dialami. Meskipun hanya beberapa jam, quality time seperti ini pun menjadi salah satu kunci utama dalam membentuk keluarga harmonis.

 

5. Hindari Sikap Egois dan Emosional

Credit Image - journal.sociolla.com

Tips menciptakan keluarga harmonis berikutnya, yakni menghindari sikap egois dan terlalu emosional, terlebih dalam menghadapi masalah.

Mengendalikan emosi sangat penting saat mengalami masalah, baik itu masalah keluarga maupun masalah individu. Bentakan atau tidakan egois hanya akan memperumit bahkan menambah masalah yang ada. Apalagi jika tidak ada yang bisa menahan emosi, pertengkaran hebat mungkin saja terjadi.

Marah, kecewa atau emosi buruk lainnya wajar dirasa saat ada masalah. Namun, jangan terlalu lama dibiarkan dan harus cepat dikendalikan. Dengan kepala dingin, permasalahan akan bisa lebih cepat dipikirkan solusinya. Dan yang paling penting jangan sampai meluapkan emosi tersebut dengan kekerasan.

 

6. Sikap Saling Perhatian dan Menerima Kelebihan Serta Kekurangan Masing-masing

Sudah seharusnya sebagai satu bagian keluarga harus mempunyai rasa sayang dan perhatian. Orangtua menyayangi anak-anaknya, demikian pula anak-anak menyayangi orang tuanya. Bentuk perhatian dapat ditunjukkan dengan hal-hal yang paling sederhana.

Seorang ibu misalnya, bisa menunjukkan perhatian dengan membuatkan bekal makanan untuk dibawa ke sekolah anak. Ayah memberikan bentuk perhatian dengan cara mengajari anak-anak belajar. Dan masih banyak contoh lainnya yang dapat dilakukan.

Selain itu, keluarga juga semestinya belajar untuk menerima kelebihan dan kekurangan dari masing-masing anggota keluarga. Seperti diketahui, keluarga adalah orang-orang terdekat yang idealnya sanggup menerima kelebihan dan kekurangan individu, sekalipun masyarakat menolaknya.

Keluarga adalah tempat menggantungkan kehidupan, sehingga baik atau buruknya kepribadian seseorang tetap perlu dibersamai oleh keluarga.  Jadi, yang menjadi kelebihan patut dibanggakan, sedangkan yang menjadi kekurangan harus dilindungi.

Kemudian, pastikan kamu sekeluarga selalu mengingatkan satu sama lain untuk menjaga kesehatan tubuh. Buat moms dan dads, direkomendasikan mengonsumsi multivitamin Enervon-C yang mengandung Vitamin C 500 mg, Vitamin B kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Kombinasi vitamin tersebut dapat menjaga daya tahan tubuh, sehingga kamu tidak perlu takut mudah jatuh sakit, ya!

Selain itu, Enervon-C juga tersedia dalam bentuk tablet effervescent yang memiliki kandungan vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg. Multivitamin dalam bentuk tablet larut air tersebut dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap tubuh, sekaligus memberi rasa segar sepanjang hari, lho.

Kemudian, kandungan vitamin B kompleks dalam Enervon-C dapat membantu optimalkan proses metabolisme, sehingga makanan yang kamu konsumsi dapat diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Manfaat yang satu ini bisa membuatmu makin produktif ketika beraktivitas, lho. Jadi, yuk konsumsi Enervon-C secara rutin, ya!

Jika kesehatan sudah terjaga, menjalani aktivitas bersama pun menjadi lebih menyenangkan, ya? Dengan demikian keluarga yang bahagia pun bisa segera terwujud.

 

Itulah deretan rahasia dalam membentuk keluarga harmonis. Apakah moms dan dads sudah melakukan hal di atas?

 

 

Featured Image – cermati.com

Source – yd.blog.um.ac.id