7 Cara untuk Merangsang Perkembangan Anak, Ada Apa Saja?

7 Cara untuk Merangsang Perkembangan Anak, Ada Apa Saja?

Sang buah hati berusia 1-3 tahun? Wah, ini merupakan masa anak sedang aktif-aktifnya, lho, moms dan dads. Pada fase tersebut, orangtua pun harus mendidik Si Kecil sekaligus mengajaknya beraktivitas, baik itu di dalam maupun luar ruangan.

Rajin melakukan aktivitas baru penting dilakukan, karena anak perlu mendapatkan stimulasi agar perkembangan kognitifnya berjalan dengan baik. Misalnya saja, nih, balita perlu diajarkan bagaimana cara membedakan rasa dan warna.

Nah, tak perlu bingung, moms dan dads, berikut ini berbagai aktivitas yang dapat kamu lakukan untuk membantu perkembangan Si Kecil. Yuk, simak informasinya sampai habis!

 

 

1. Mencoba Tekstur yang Berbeda

7 Cara untuk Merangsang Perkembangan Anak, Ada Apa Saja?

Credit Image - haibunda.com

Tak bisa dimungkiri kalau rasa penasaran balita itu sangat besar. Terkadang ia ingin tahu dunia sekitar dengan cara menyentuh, mencium, dan merasakan tekstur. Tentu saja hal itu adalah bagian dari tumbuh kembangnya.

Nah, moms dan dads bisa membantu Si Kecil memahami dunia sekitar sekaligus belajar dengan cara menyediakan sebuah kertas berisikan huruf alfabet. Kemudian, sediakan bahan-bahan seperti kacang-kacangan, pasta, kapas, dan benda bertekstur lainnya. Mintalah anak untuk menghias kertas tadi dengan bahan-bahan tersebut.

Dengan demikian, ia akan belajar merasakan tekstur benda yang berbeda sembari mempelajari huruf alfabet sebelum mulai sekolah.

 

2. Belajar Mengukur dan Menghitung

Selanjutnya, moms dan dads pun dapat mengajarkan anak bagaimana cara mengukur dan menghitung menggunakan barang sehari-hari.

Misalnya setelah berbelanja buah, kamu dapat mengajak Si Kecil untuk mengukur "Berapa tinggi apel yang Mama/Ayah beli?" menggunakan apel dan penggaris. Sembari mengukur, anak juga akan menghitung banyaknya apel yang ia susun secara bertingkat.

Selain itu, kamu pun bisa mengajak anak bereksperimen seperti menyusun mainan Lego secara bertingkat sampai setinggi sofa atau menghitung berapa banyak buku yang dibutuhkan untuk menutup tempat tidurnya.

 

3. Memberi Label pada Peralatan Rumah Tangga

7 Cara untuk Merangsang Perkembangan Anak, Ada Apa Saja?

Credit Image - health.detik.com

Untuk membantu rasa penasaran Si Kecil dengan peralatan yang ada di rumah, kamu bisa memberi label pada benda-benda tersebut. Contohnya pada lemari, jendela, kursi, dan objek-objek lainnya.

Ketika moms dan dads memasak mungkin anak merasa penasaran dengan bahan yang digunakan. Nah, kamu juga bisa memberikan label di kotak bumbu-bumbu makanan untuk mengajarkan Si Kecil sekaligus mempermudahmu saat ingin menambah bumbu.

Dengan memberikan label pada benda, anak-anak juga bisa lebih mengenali huruf. Seiring berjalannya waktu, ia pun dapat mengidentifikasi kata-kata secara mandiri.

 

4. Mengajari Cara Bersih-Bersih

Nah, di masa-masa seperti ini, sikap Si Kecil akan terbentuk. Untuk itu, kenalkan ia cara bagaimana mengorganisasi benda miliknya dengan cara membereskan mainan sendiri.

Sebagai orangtua, moms dan dads harus mengajarkan tata letak setiap benda, alasan mengapa kita harus menjaga kebersihan sekitar, dan cara menyimpan barang dengan benar.

Cara anak memahami sesuatu tentu beda dengan orang dewasa. Jadi, ubah proses bersih-bersih ini seperti permainan tebak-tebakan. Misalnya dengan mengajukan pertanyaan, "Di mana sepatu kamu harus disimpan?" "Ke mana mainan kamu harus diletakkan?"

Tugas-tugas sederhana ini akan membentuk sikap bertanggung jawab, menolong orang lain, dan menjaga kebersihan bagi anak, lho.

 

5. Berjalan Sembari Mengenalkan Lingkungan Sekitar

7 Cara untuk Merangsang Perkembangan Anak, Ada Apa Saja?

Credit Image - alodokter.com

Berjalan-jalan bisa membantu perkembangan Si Kecil, terutama dalam mengingat jalanan sehingga ia tidak akan tersesat. Namun, aktivitas ini harus diselingi dengan pembelajaran dari moms maupun dads, ya.

Ketika sedang berkeliling, entah menggunakan kendaraan atau berjalan kaki, ajak anak untuk melihat sekitarnya. Lalu, sebutkan tempat-tempat yang dilewati seperti supermarket, minimarket, stasiun, tempat pemadam kebakaran, dan lainnya.

Selain itu, ajarkan juga siapa yang bekerja di tempat-tempat itu, mengapa kita harus berkunjung ke tempat tersebut, dan apa saja yang bisa kita temukan di dalamnya.

 

6. Menyanyikan Lagu-Lagu Anak

Kebanyakan lagu anak-anak memiliki irama yang unik dan kata-kata berima. Seperti contohnya Lagu Alfabet, Balonku, Bintang Kecil, Dua Mata Saya, dan lainnya.

Dikutip dari PopMama, yang melansir ucapan penulis buku anak, Eugie Foster, "Selama tahun-tahun sebelum membaca, anak-anak mempelajari rata-rata sembilan kata baru setiap hari." Melihat hal ini, tentu saja lagu adalah alternatif paling tepat untuk mengajarkan kata-kata yang tersusun rapi.

Nah, kamu bisa bernyanyi di dalam mobil, sebelum tidur, saat sedang memandikan Si Kecil, atau ketika sedang bermain. Beberapa pra-sekolah pun sudah menerapkan kegiatan bernyanyi bersama yang bisa membantu perkembangan anak.

 

7. Mengenalkan pada Cuaca

7 Cara untuk Merangsang Perkembangan Anak, Ada Apa Saja?

Credit Image - kumparan.com

Penting untuk mengajarkan anak tentang keadaan cuaca setiap harinya. Contoh ketika hari mendung, ajarkan dia kalau sebentar lagi akan ada hujan atau ketika matahari terik artinya hari sedang cerah.

Moms dan dads juga bisa membuat karya seni bersama anak seperti membuat agenda cuaca setiap hari. Dengan ini, kreativitas Si Kecil pun akan berkembang.

 

Yuk, maksimalkan perkembangan Si Kecil, salah satunya dengan menerapkan deretan tips di atas. Selamat mencoba, ya, moms dan dads.

 

 

Featured Image – generos.id

Source – popmama.com


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!