Gangguan kesehatan mental merupakan salah satu momok yang sering kali sulit dikenali gejalanya, namun dampaknya bisa sangat fatal. Semua usia memiliki risiko yang hampir sama terkena penyakit kesehatan mental. Tapi kesehatan mental lansia menjadi lebih rentan karena banyak faktor. Mulai dari kesehatan fisik yang semakin lemah, sulit memiliki kegiatan rutin, hingga menurunnya interaksi dengan orang di sekitarnya. Itulah kenapa perlu sekali memahami jenis gangguan kesehatan mental lansia dan cara mencegahnya.

Kesehatan Mental Lansia dan Kasus Umumnya

WHO (2023)¹ melaporkan bahwa sekitar 14% dari populasi lansia seluruh dunia usia 60 tahun ke atas hidup dengan penyakit mental. Dari jumlah ini, mereka memiliki kondisi gangguan mental ini dalam 10% dari total masa hidup. Lebih lanjut, WHO juga menjelaskan bahwa kesepian dan isolasi sosial adalah faktor kunci lansia rentan terhadap gangguan kesehatan psikologis pada masa hidupnya. Tidak hanya mengubah secara total kehidupan mereka, kondisi ini juga memicu kesehatan mental dari keluarga dan orang-orang yang merawatnya. Bahkan bukan tidak mungkin kondisi ini menjadi penyebab munculnya kekerasan terhadap lansia.

Dalam laporan yang sama ditunjukkan bahwa kondisi kesehatan mental yang umumnya diderita lansia adalah depresi, demensia, dan gangguan kecemasan. Khusus untuk demensia pada lansia, ada beberapa jenis gangguan kesehatan mental lain yang menjadi turunannya dengan penyebab yang berbeda. Selain sulit dikenali gejalanya, penilaian dari lingkungan keluarga dan masyarakat soal penuaan membuat langkah mencari bantuan menjadi terhenti.

Cara Mencegah Gangguan dan Menjaga Kesehatan Mental Lansia

Mental Health Foundation (2021)² membagikan beberapa cara untuk mencegah gangguan kesehatan mental lansia terjadi.

1. Mempersiapkan Masa Pensiun dengan Matang

Bagi sebagian orang, pensiun memang hal yang melegakan. Namun tidak sedikit yang menjadikannya sebagai momok menakutkan. Beberapa hal yang membuat fase ini memiliki konotasi negatif adalah hilangnya tujuan hidup dan rasa percaya diri, ketakutan akan menurunnya kemampuan berpikir, hingga kehilangan teman, lingkungan familier, dan rutinitas yang sudah biasa dilakukan selama bertahun-tahun. Agar hal-hal ini tidak memicu gangguan mental, pensiun perlu dipersiapkan dengan baik. Salah satunya adalah dengan merencanakan kegiatan untuk mengisi masa pensiun.

2. Mengurangi Risiko Kekurangan Finansial

Masih berkaitan dengan masa pensiun, kondisi finansial yang baik juga akan menurunkan risiko seorang lansia mengalami gangguan mental. Kekurangan sumber daya finansial adalah salah satu faktor munculnya rasa cemas dan rasa tidak percaya diri. Selain tabungan masa tua, investasi dalam berbagai model bisnis sesuai kemampuan bisa menjadi alternatif untuk mandiri dalam hal finansial.

3. Memiliki Aktivitas yang Meningkatkan Suasana Hati

Untuk mencegah munculnya pikiran negatif dan suasana hati menurun, lansia sangat membutuhkan aktivitas fisik rutin. Hal ini bisa datang dari menjalani hobi, melakukan kegiatan sosial, bergabung dengan komunitas, menjadi relawan, dan masih banyak lagi lainnya. Selain meningkatkan peluang untuk berinteraksi dengan lebih banyak orang, hal ini juga membuat otak terus aktif berpikir pada hal positif.

4. Pentingnya Dukungan Sosial dari Sekitar

Kesepian menjadi gangguan kesehatan mental lansia yang datang akibat banyak faktor. Di antaranya adalah gangguan kesehatan fisik yang membuatnya terbatas beraktivitas dan meninggalnya orang terdekat. Untuk mencegah hal tersebut, dukungan sosial dari orang-orang sekitar sangatlah penting. Bentuknya bisa sangat beragam, mulai dari memastikan mereka mudah mengakses kegiatan sosial, kerap mengajak berbincang meski secara daring, memberi mereka tanggung jawab sederhana, dan masih banyak lagi lainnya. Termasuk membangun hubungan baik dengan lingkungan sekitar seperti tetangga, juga akan mendukung lansia sehat secara psikologis.

5. Memastikan Pola Hidup Sehat

WHO juga menjelaskan bahwa sehat secara fisik akan mendukung kesehatan psikologis lansia. Mulai dari pola makan dengan gizi seimbang, aktif secara fisik, serta menghindari rokok dan konsumsi alkohol. Tentu saja pola hidup ini perlu dibiasakan sejak usia dewasa. Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan mental, gaya hidup sehat juga akan menurunkan risiko terkena penyakit kronis saat lansia.

6. Akses Kesehatan dan Ruang Publik yang Mudah

Salah satu cara menurunkan rasa cemas adalah memudahkan lansia mandiri dalam mengakses fasilitas publik seperti penyedia kesehatan dan mobilisasi. Beberapa contoh bentuk penerapannya adalah sebagai berikut: 1) Memastikan lansia mendapat pengecekan kesehatan secara berkala; 2) Memilihkan lansia alat transportasi pribadi atau umum yang mudah dan aman sesuai kemampuan; 3) Membekali lansia nomor bantuan medis untuk situasi darurat. Tentu saja praktiknya akan berbeda untuk lansia yang tinggal dengan anaknya.

Perkuat Kesehatan Fisik Lansia dengan Enervon Gold

Untuk mendukung kesehatan mental lansia, kesehatan fisik memiliki peran yang sama pentingnya. Dari tubuh yang sehat, aktif, dan mandiri melakukan berbagai macam aktivitas, kondisi psikologisnya akan sangat terbantu, begitu juga sebaliknya.

Sebagai tips tambahan untuk memperkuat tips di atas, terutama pada poin 5, mengonsumsi suplemen bisa menjadi alternatif yang disarankan. Dengan formula yang dibuat khusus untuk lansia, Enervon Gold hadir dengan kandungan yang lengkap. Dalam satu tabletnya, suplemen ini mengandung vitamin C, B1, B2, B5, B6, B9, B12, lutein, serta minyak ikan yang tinggi akan omega 3. Masing-masing memiliki manfaat besar, baik secara fisik maupun psikologis. Bantu jaga kesehatan lansia bersama Enervon Gold. Pastikan kamu mendapatkan produk yang asli dengan mengaksesnya di Tokopedia dan Shopee resmi Enervon.

Referensi:

  1. WHO. 2023. Mental health of older adults. Diakses pada 8 Oktober 2023 dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-of-older-adults
  2. Mental Health Foundation. 2021. Mental health in later life. Diakses pada 8 Oktober 2023 dari https://www.mentalhealth.org.uk/explore-mental-health/a-z-topics/mental-health-later-life