Sejak tahun 2020 silam, hampir seluruh negara di dunia dilanda oleh pandemi Covid-19. Sayangnya, hingga kini, masih belum ada tanda-tanda yang menunjukkan kondisi pandemi akan segera berakhir. Untuk itu, masyarakat dianjurkan terus waspada terhadap segala mutasi virus corona semakin marak belakangan waktu terakhir.

Bahkan, memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO juga memberi peringatan – bahwa, masyarakat mesti semakin waspada, karena diprediksi pandemi tahun kedua akan lebih membahayakan.

Dari peringatan tersebut, tak heran kalau berbagai negara sudah semakin meningkatkan kewaspadaannya. Dan, tak sedikit pula yang menerapkan pembatasan kegiatan – maupun lockdown di beberapa daerah.

 

 

WHO: Pandemi Tahun Kedua Bisa Lebih Mematikan

Credit Image - rocb-europe.org

Belum lama ini, pimpinan WHO memperingatkan bahwa tahun kedua pandemi Covid-19 akan lebih berbahaya, dan mematikan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan, beberapa negara, seperti Jepang dan Singapura – sudah meningkatkan kewaspadaan di negara tersebut.

Selain itu, pesan lainnya juga disampaikan oleh WHO – untuk segera berbagi vaksin corona, terutama bagi negara yang sangat membutuhkan, atau sedang dalam kondisi darurat. Saat ini, di Jepang, status darurat Covid-19 telah diperluas ke 3 wilayah terbaru.

Kemudian, sejumlah petisi untuk menunda olimpiade yang seharusnya digelar bulan Juli pun mungkin akan segera diwujudkan. Adapun ketiga daerah yang mengalami perluasan status darurat di Jepang, yaitu Hiroshima, Okayama, dan Hokkaido. Namun, rencananya status tersebut hanya akan berlaku hingga akhir bulan Mei.

 

Meski Sudah Ada Vaksin, Tapi Masyarakat Mesti Tetap Waspada

Credit Image - liputan6.com

Walaupun program vaksinasi Covid-19 masih terus berlangsung, namun masyarakat masih harus waspada terhadap risiko penularan virus. Jangan sampai lengah, karena vaksin bukanlah jaminan dapat kebal dari infeksi virus corona!

Hanya saja, dengan memperoleh vaksin, maka risiko mengalami gejala berat ketika terpapar Covid-19 dapat berkurang.

Seperti, untuk vaksin Sinovac yang digunakan di Indonesia – menurut informasi dari  Data Pemerintah Chili tahun 2021, dengan memperoleh vaksin Sinovac ada sejumlah risiko yang dapat berkurang — seperti, 67 persen mencegah Covid-19 dengan gejala, 85 persen mengurangi risiko jalani rawat inap, 89 persen mencegah masuk ICU akibat infeksi virus corona, dan 80 persen mencegah risiko kematian.

Usai memperoleh vaksinasi pun masyarakat masih harus menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan – menjadi kunci utama pencegahan penularan virus corona.

Melindungi diri tetap jadi prioritas utama dalam rangka pemutusan mata rantai penularan virus. Dengan demikian, protokol kesehatan masih harus dijalani secara maksimal, termasuk bagi orang yang sudah memperoleh vaksin.

 

Lindungi Diri Dengan Optimalkan Imun Tubuh

Credit Image - lifestyle.kompas.com

Selain menerapkan protokol kesehatan, sekaligus mendapat vaksin — tak boleh dilupakan, menjaga imunitas tubuh juga mesti dijalani. Bagaimana caranya?

Mudahnya, masyarakat sangat dianjurkan menjalani gaya hidup sehat, seperti memiliki pola makan bergizi seimbang, rutin berolahraga — aktif bergerak bisa kurangi risiko infeksi virus, miliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas, serta kelola stres dengan baik.

Selain itu, penuhi juga kebutuhan vitamin harian — terutama Vitamin C yang berperan penting dalam menjaga kekebalan tubuh. Vitamin yang satu ini juga bisa didapat dengan rutin mengonsumsi suplemen multivitamin.

Direkomendasikan untuk minum Enervon-C yang memiliki kandungan lengkap, yaitu Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C Effervescent — dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk berikan perlindungan ekstra, terutama kamu yang sudah sering beraktivitas di luar rumah.

Untuk yang memiliki aktivitas padat – direkomendasikan minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc untuk menjaga stamina tubuh agar tidak mudah lelah, sekaligus mengoptimalkan imunitas!

 

 

 

Featured Image - answerseasonmount.live

Source - health.detik.com