Mengenal Daring dan Luring Dalam Metode Pembelajaran Anak

Mengenal Daring dan Luring Dalam Metode Pembelajaran Anak

font size A Ǎ

Moms, apakah kamu pernah mendengar kata daring dan luring dalam urusan pendidikan anak? Ya, beberapa waktu terakhir, kedua kata tersebut seringkali terdengar ya. Berbeda dengan luring, sistem pembelajaran daring – ternyata memiliki tantangannya tersendiri, lho.

Tak hanya membutuhkan suasana di rumah yang mendukung Si Kecil untuk belajar, namun diperlukan juga koneksi internet yang memadai. Dengan kedua poin tersebut, tentunya kegiatan belajar daring dapat berjalan secara efektif.

Setiap metode pembelajaran, baik daring dan luring – memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Moms, sudah tahu mengenai hal tersebut? Atau justru kamu masih bingung dengan istilah daring dan luring dalam belajar anak?

Nah, agar tak penasaran, berikut ini ulasan mengenai metode belajar daring dan luring, sekaligus cara tepat untuk membantu meningkatkan efektivitas belajar Si Kecil. Yuk, simak sampai habis ya!

 

 

Apa Itu Metode Belajar Daring?

Mengenal Daring dan Luring Dalam Metode Pembelajaran Anak

Credit Image - halodoc.com

Arti daring dan luring, tentunya harus kamu pahami terlebih dahulu ya. Apalagi, sekarang ini, kedua istilah tersebut sangat sering digunakan dalam penerapan sistem belajar anak. Daring alias online – merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung, baik antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet.

Dalam hal ini, Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring.

Adapun kelebihan dari metode pembelajaran ini, yaitu waktu dan tempat belajar menjadi lebih efektif, karena siswa bisa langsung mengikuti proses belajar dari rumah. Selain itu, siswa juga menjadi tak bergantung pada guru, namun bisa juga belajar untuk melakukan riset sendiri melalui internet.

Lalu, bagaimana dengan kekurangannya? Dalam metode belajar daring, guru menjadi sulit untuk mengontrol tingkat keseriusan siswa yang mengikuti pelajaran, kemudian pembelajaran jadi lebih banyak bersifat teori – dibanding praktik.

Selain itu, adanya banyak distraksi dapat mengganggu konsentrasi siswa ketika belajar, lho. Jadi, memang metode belajar yang satu ini sering menjadi tantangan tersendiri, baik bagi anak maupun orangtua.

 

Bagaimana Dengan Metode Belajar Luring?

Mengenal Daring dan Luring Dalam Metode Pembelajaran Anak

Credit Image - news.detik.com

Sementara, metode belajar luring merupakan cara belajar dengan tatap muka – atau bertemu langsung yang terjadi antara guru dengan siswa. Sebelum pandemi, metode belajar yang satu ini paling sering digunakan, yaitu dengan siswa belajar di sekolah.

Metode luring memiliki sejumlah kelebihan, seperti guru lebih mudah mengontrol siswa ketika proses belajar dan mengajar berlangsung. Selain itu, para siswa pun punya kesempatan untuk melakukan praktik, yang tentunya dibarengi dengan pembelajaran teori.

 

Maksimalkan Proses Belajar Si Kecil, Lakukan Sejumlah Hal Ini Ya!

Mengenal Daring dan Luring Dalam Metode Pembelajaran Anak

Credit Image - suara.com

Baik daring dan luring, keduanya tentu memerlukan sejumlah langkah lainnya untuk mendukung proses belajar anak ya. Jadi, apa saja yang perlu dilakukan orangtua? Berikut ini di antaranya.

  • Ciptakan suasana belajar yang nyaman
  • Mengajak anak untuk belajar bersama
  • Selalu pantau Si Kecil ketika belajar, apalagi saat ia belajar secara online
  • Batasi pula waktu menonton TV
  • Pastikan anak selalu merasa nyaman
  • Dan, jangan lupa – lengkapi kebutuhan nutrisi anak untuk dukung proses belajarnya

Untuk mendukung kegiatan belajar Si Kecil, pastikan moms sudah memenuhi kebutuhan nutrisinya ya. Selain baik untuk perkembangan kecerdasannya – nutrisi yang tepat dapat bantu jaga daya tahan tubuh si kecil.

Berikan buah dan sayuran untuk mencukupi nutrisi, termasuk vitamin. Sebagai pelengkap, kamu juga dapat berikan multivitamin dengan kandungan lengkap untuk si kecil. Namun, multivitamin apa yang direkomendasikan?

Berikan Enervon-C Plus Sirup yang mengandung Vitamin A, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, dan Vitamin B12), Vitamin C, dan Vitamin D. Sejumlah vitamin ini penting untuk dukung perkembangan kecerdasan anak, lho.

Selain itu, Enervon-C Plus Sirup dapat bantu optimalkan tambuh kembang si kecil, membuat anak tetap aktif di masa pertumbuhannya, meningkatkan nafsu makan, membantu pembentukan tulang dan gigi, serta bantu pelihara daya tahan tubuhnya biar tidak mudah sakit.

 

Wah, bagaimana nih moms? Sekarang sudah tak lagi bingung dengan istilah daring dan luring ya? Jika anak masih terus menerapkan metode belajar online – pastikan terus mendampinginya, sehingga ia mampu menerima pelajaran secara maksimal!

 

 

Featured Image - ef.co.id


Post Comment

Please login to comment

Comments

NO COMMENT YET, BE THE FIRST!