Sampai saat ini, program vaksinasi masih terus dijalani. Namun sayangnya, tak sedikit masyarakat yang masih ragu terhadap vaksin Covid-19, termasuk Sinovac – merupakan merek vaksin yang paling banyak digunakan di Indonesia. Walaupun sudah mendapat lisensi penggunaan darurat dari WHO, tapi keraguan masih seringkali membayangi pikiran masyarakat.

Perlu diketahui, ternyata vaksin Sinovac dapat menurunkan kasus Covid-19 secara drastis di dunia nyata. Ini dinyatakan melalui informasi yang diperoleh dari Brazil – dikatakan, bahwa vaksin Sinovac dapat menurunkan kasus virus corona bergejala dalam jumlah yang cukup tinggi.

Lantas, bagaimana sih sebenarnya kabar baik tersebut? Berikut ini ulasan lengkapnya.

 

 

Vaksin Sinovac: Mampu Menurunkan Kasus Covid-19 Secara Nyata!

Credit Image - thejakartapost.com

Dilansir dari akun Instagram @adamprabata – dikutip dari Press Conference Institute Butantan, menyatakan bahwa vaksin Sinovac berpengaruh besar terhadap penurunan kasus Covid-19 bergejala di kota Serrana, Brazil, sebesar 80 persen.

Tak hanya itu, angka kasus virus corona dengan gejala saja yang menurun, tapi vaksin tersebut juga terbukti menurunkan kasus rawat inap akibat Covid-19 di kota Serrana sebesar 86 persen. Kemudian, angka kematian juga menurun hingga 95 persen.

Penurunan angka Covid-19, kasus rawat inap, hingga risiko kematian menurunkan karena 95 persen yang bisa mendapat vaksin Covid-19 sudah divaksinasi secara lengkap. Jadi, sudah ada lebih dari 60 persen total penduduk kota Serrana yang sudah menerima vaksinasi.

Pada intinya, penurunan kasus Covid-19 pasca vaksinasi dapat diperoleh, setelah mencapai jumlah cakupan vaksinasi tertentu di sebuah populasi masyarakat.

 

Juga Mampu Meningkatkan Antibodi, Termasuk Pada Penyintas

Credit Image - path.org

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Muena di tahun 2021, vaksin Sinovac baik yang diberikan dalam satu dosis maupun dua – dalam kata lain secara lengkap, terbukti dapat meningkatkan antibodi terhadap virus penyebab Covid-19.

Bahkan, antibodi pun bisa meningkat bagi seseorang yang belum memilikinya, atau belum pernah terinfeksi virus corona. Dengan demikian, risiko tertular pun bisa diminimalisir – tapi, jika pun terinfeksi, kemungkinan hanya akan mengalami gejala ringan saja.

Selain itu, vaksin Sinovac juga terbukti dapat meningkatkan antibodi terhadap orang yang sebelumnya sudah pernah positif Covid-19 dan sudah memiliki antibodi. Hal tersebut juga disebutkan dari penelitian Muena di tahun 2021.

Jadi, dengan semakin terbentuknya antibodi terhadap virus corona, maka risiko reinfeksi pun dapat diminimalisir.

 

Sudah Divaksinasi? Prokes Tetap Harus Dijalani!

Credit Image - fk.ui.ac.id

Nantinya, meskipun masyarakat sudah mendapatkan vaksin, tetapi protokol kesehatan masih harus diterapkan. Mengapa demikian? Sebab, sudah peroleh vaksin belum menjamin 100 persen kebal dari virus corona. Hanya saja, dengan dapat vaksin, gejala yang mungkin dialami akan lebih ringan – dibanding yang tidak divaksinasi.

Adapun protokol kesehatan yang mesti diterapkan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, masyarakat juga wajib menjaga kesehatan tubuh – sehingga sistem kekebalan dapat lebih terjaga. Jika imun sudah kuat, maka risiko infeksi pun akan semakin berkurang. Apa saja yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh?

Adapun yang bisa dilakukan, yaitu menerapkan pola makan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, istirahat selama 7-8 jam dalam semalam, rutin berolahraga, dan kelola stres dengan baik.

Selain itu, penuhi juga kebutuhan vitamin harian, terutama Vitamin C yang berperan penting dalam menjaga sistem imun tubuh. Untuk peroleh vitamin tersebut – bisa dengan rutin mengonsumsi multivitamin setiap harinya.

Direkomendasikan untuk minum Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat – berperan menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Minum Enervon-C Effervescent – dengan kandungan 1000 mg Vitamin C yang dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap tubuh!

Untuk yang punya aktivitas padat, direkomendasikan minum Enervon Active yang mengandung non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc – untuk bantu menjaga stamina agar tak mudah lelah, sekaligus optimalkan sistem kekebalan tubuh.

 

Itulah ulasan mengenai vaksin Sinovac yang terbukti dapat mengurangi angka kasus Covid-19 dengan gejala. Jadi, tak perlu lagi ragu untuk mendapatkan vaksin, ya?

 

 

Featured Image - koran.tempo.co

Source - instagram.com/@adamprabata