Pastinya, setiap orang pernah melalui hari-hari dengan perasaan sedikit kosong, sehingga tak jarang akhirnya kehilangan fokus. Kondisi tersebut tentu tidak menyenangkan, bahkan mengganggu kemampuan berkonsentrasi hal-hal penting, seperti pekerjaan, keluarga, atau tugas sekolah.

Mengenai hal tersebut, seorang psikolog kinerja Haley Perlus mengatakan bahwa ada berbagai alasan orang tidak fokus – sekaligus cara untuk mengatasinya. Sudah penasaran, apa saja sih penyebab seseorang susah fokus?

Berikut ini 4 di antaranya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

 

 

#1 – Lelah

Credit Image - lifestyle.kompas.com

Yang pertama, rasa lelah juga dapat menyebabkanmu kehilangan fokus. Ketika merasa lelah, bukan hanya tubuh saja, namun otak pun ikut kelelahan. Nah, salah satu penyebab dari hal ini, yaitu kekurangan waktu tidur.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kurang tidur mengganggu kinerja, pembelajaran, dan juga memori. Untuk mengatasi hal ini, dianjurkan agar tidur cukup minimal 7 jam per malamnya. Selain itu, disarankan pula untuk beberapa strategi, seperti:

  • Hindari tidur siang yang lama di siang hari.
  • Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan.
  • Hindari makanan berat, alkohol atau stimulan seperti kafein menjelang waktu tidur.

Namun, kalau kamu masih lelah setelah tidur semalaman, pertimbangkan sesuatu yang memengaruhi kualitas tidur, seperti berolahraga berlebihan, minum terlalu banyak alkohol atau kafein, atau merasa stres.

 

#2 – Stres

Credit Image - halodoc.com

Selanjutnya, stres juga dapat menjadi penyebab kamu susah fokus, lho. Ketika seseorang mengalami stres atau kecemasan, otak, bahkan kadang-kadang tubuh sangat sibuk berusaha melawan perasaan tidak nyaman, sehingga sulit untuk berkonsentrasi pada hal lain.

Ada pun tanda-tanda stres yang perlu diperhatikan, seperti ketegangan di leher, punggung, maupun baju. Selain itu, kamu pun kerap mudah marah, hingga sakit kepala.

Untuk mengatasinya, lakukan meditasi secara rutin. Sebuah studi Maret 2018 di Mindfulness menemukan bahwa orang yang menyelesaikan hanya 10 sesi meditasi singkat, yaitu masing-masing sekitar 10 menit melalui aplikasi smartphone melaporkan tingkat iritabilitas dan stres yang lebih rendah.

Lalu, mengonsumsi makanan padat nutrisi, tidur berkualitas dan olahraga teratur pun dapat membantu mengatasi stres. Intinya, tubuh yang sehat – dan istirahat cukup memang berperan besar dalam menangani rasa stres.

 

#3 – Lapar, Kekurangan Nutrisi

Credit Image - lifestyle.okezone.com

Kelaparan juga dapat mengurangi tingkat fokus seseorang. Dikatakan bahwa kelaparan akan menyebabkan kekurangan energi yang dapat merusak konsentrasi. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi hal ini?

Kamu dapat mengawali pagimu dengan sarapan sehat, seperti oatmeal, atau telur untuk meningkatkan metabolisme. Penelitian menunjukkan bahwa makanan sarapan yang terdiri dari biji-bijian, susu, dan buah-buahan berserat tinggi dapat membantu meningkatkan memori dan perhatian jangka pendek. Dan, pilihlah makanan yang mendukung fungsi otak, misalkan targetkan dua porsi ikan berlemak setiap minggu.

Atau, kamu bisa makan satu ons kacang, biji-bijian, atau cokelat hitam sehari memasok sumber antioksidan yang luar biasa seperti vitamin E, yang telah dikaitkan dengan penurunan kognitif yang lebih sedikit seiring bertambahnya usia.
 

#4 – Terlalu Banyak Hal yang Dikerjakan

Credit Image - klikdokter.com

Apakah kamu masih suka melakukan multitasking? Wah, kalau begitu, hal tersebut harus segera dihentikan, ya. Pasalnya, mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu waktu justru mengurangi efisiensi, serta kinerjamu.

Misalnya, ketika kamu mencoba melakukan dua hal sekaligus, otak tidak memiliki kemampuan untuk melakukan kedua tugas secara bersamaan. Untuk itu, cobalah membuat prioritas – dan fokuslah pada tanggung jawab yang paling mendesak.

Agar kamu dapat fokus sepanjang hari, pastikan energi sudah terjaga dengan baik, seperti dengan mengonsumsi vitamin dan mineral setiap harinya. Hal ini berkaitan erat dengan kandungan vitamin B kompleks yang berperan untuk membantu proses metabolisme, sehingga tubuh dapat memperoleh pasokan energi yang cukup setiap harinya. Dengan begitu, tubuh tidak mudah lelah selama menjalani aktivitas.

Vitamin B kompleks dapat ditemukan dalam berbagai sumber makanan, seperti daging merah dan daging ayam, ikan, kerang, kacang-kacangan, telur, gandum, dan sayuran hijau. Untuk menu sarapan, kamu bisa memadukan oatmeal dengan potongan buah, atau sandwich roti gandum dengantelur, maupun isian selai kacang.

Sejumlah makanan kaya akan vitamin B kompleks tersebut memang dapat membantu membentuk energi untuk tubuh. Namun, kamu juga bisa memperoleh asupan vitamin B dengan mengonsumsi suplemen multivitamin yang punya kandungan lengkap, seperti Enervon-C atau Enervon Active.

Kamu dapat mengonsumsi multivitamin Enervon-C yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat yang dapat menjaga daya tahan tubuh agar tak mudah sakit.

Minum Enervon-C secara rutin, baik dalam Enervon-C Effervescent – yang satu ini punya kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg.

Kamu punya masalah lambung sensitif? Tak masalah! Direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active yang punya kandungan non-acidic 500 mg Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc yang dapat menjaga stamina tubuhmu agar tidak mudah lelah, sekaligus menjaga daya tahan tubuhmu.

Seperti yang sudah disebutkan, kandungan Vitamin B Kompleks dalam Enervon Active – dapat mengoptimalkan proses metabolisme, sehingga makanan yang dikonsumsi bisa diubah menjadi sumber energi yang lebih tahan lama. Jadi, tak perlu khawatir mudah lemas ketika beraktivitas.

Dan pastinya, kandungan Vitamin C di dalam kedua multivitamin tersebut dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, sehingga tidak rentan terkena berbagai macam penyakit!

Untuk mendapatkan sejumlah produk Enervon, kamu bisa kunjungi official store Enervon di Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Selain itu, multivitamin Enervon juga bisa didapatkan di drug store maupun apotek terdekat di daerahmu.


Nah, itulah keempat penyebab kamu masih sering sulit fokus, serta cara mengatasinya. Selamat mencoba!

 

 

Featured Image – honestdocs.id

Source – cnnindonesia.com